Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » ANGIN Puting Beliung Mengamuk, 8 Rumah di Desa Sungai Gayung Kiri Rangsang Rusak

ANGIN Puting Beliung Mengamuk, 8 Rumah di Desa Sungai Gayung Kiri Rangsang Rusak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEPULAUANMERANTI, detak24com – Angin puting beliung menerjang pemukiman warga di lingkungan RT 05 RW 03 Dusun 2 Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Senin (18/12/23) petang.

Kejadian tersebut membuat warga panik dan berteriak saat angin kencang menerjang rumahnya. Suasana semakin mencekam saat angin disertai hujan lebat.

Pantauan di lapangan, nampak sejumlah rumah di Jalan Utama mengalami kerusakan parah. Rumah-rumah warga yang porak-poranda diterpa angin puting beliung ini berkonstruksi papan dan semi permanen. Rata-rata mengalami kerusakan pada bagian atapnya.

Bahkan, dua rumah yakni milik Masdiono (28) dan Samsu Anwar (35) mengalami kerusakan sangat parah. Hampir semua seng beterbangan dan atapnya hancur berantakan.

Kepala Desa Sungai Gayung Kiri, Perdana Noriowati menjelaskan, dikutip Selasa (19/12/24), musibah angin limbubu yang menerjang lingkungannya tersebut terjadi pada petang hari.

Menurut Perdana, setidaknya ada 8 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung tersebut.

“Kejadiannya itu sekira pukul 3 sore. Setelah kami tindaklanjuti dengan melakukan identifikasi, rumah yang mengalami kerusakan itu totalnya ada 8 unit. Rusak berat ada 2, rusak sedang itu 2 unit dan rusak ringan itu 4 unit,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis, pengurus desa yang mendatangi lokasi kejadian masih melakukan pendataan berapa jumlah pasti rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung.

“Yang sudah terpantau ada 8 rumah dan kita akan melakukan identifikasi lanjutan,
untuk estimasi kerugian masih belum bisa ditaksir,” tuturnya.

Kepala Desa berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun dinas terkait, terutama bahan material bangunan untuk warga agar rumahnya dapat kembali dibangun.

“Saya mohon bantuannya untuk rumah warga kurang mampu yang tertimpa musibah ini,” harapnya dikutip detak24com dari halloriau. (*/berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • EDWARD Omar Sharif Hiariej Terima Suap 7 Miliar, Ini Kronologis Transfer Dananya

    EDWARD Omar Sharif Hiariej Terima Suap 7 Miliar, Ini Kronologis Transfer Dananya

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    JAKARTA, detak24com – Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej dilapor ke KPK atas dugaan tindak pidana suap senilai Rp 7 miliar. Pelaporan Wamenkumham itu dilakukan Indonesia Police Watch (IPW), Selasa (14/03/23). Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan pelaporan berisikan dugaan tindak pemerasan dalam jabatan serta gratifikasi oleh Edward Omar Sharif Hiariej pada April hingga Oktober 2022. […]

  • Rekaman CCTV Penganiayaan Afif Hilang di Polsek Kuranji Padang

    Rekaman CCTV Penganiayaan Afif Hilang di Polsek Kuranji Padang

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24com – Publik dikejutkan dengan kabar terhapusnya rekaman CCTV meninggalnya Afif Maulana, pelajar SMP di Padang yang diduga dianiaya polisi. Kabar ini diungkap oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono kepada awak media. Selain itu, Kapolda juga mengatakan terhapusnya rekaman CCTV di Polsek Kuranji karena waktu penyimpanan otomatis pada kamera pengintai tersebut. “CCTV Polsek […]

  • Siswa SMP di Kuansing Riau Bakar Sekolah, Siramkan Bensin ke Guru

    Siswa SMP di Kuansing Riau Bakar Sekolah, Siramkan Bensin ke Guru

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Kuansing, detak24.com – Pelajar SMP berinisial AW (15) di Kuantan Singingi, Riau ditetapkan menjadi tersangka setelah membakar sekolah karena tak terima saat ditegur. Selain itu, AW sempat menyiramkan bensin ke guru yang menegurnya makan di kelas untuk dibakar. Kasat Reskrim Polres Kuantan Singingi, AKP Boy Marudut Tua mengatakan, AW awalnya tak mau mengakui telah membakar […]

  • Tersangka Bebas, Kejari Dumai Selesaikan Kasus Penggelapan Motor Lewat RJ

    Tersangka Bebas, Kejari Dumai Selesaikan Kasus Penggelapan Motor Lewat RJ

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com –  Supir berinisial YS alias Yonda yang sempat terancam menjalani proses peradilan atas dugaan penggelapan motor, akhirnya dapat kesempatan kedua. Kejari Dumai segera menghentikan penuntutan perkara tersebut setelah tersangka dan korban sepakat berdamai melalui mekanisme restorative justice atau RJ. Penghentian penuntutan itu ditandai dengan penerbitan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) oleh Kepala Kejaksaan […]

  • PRIA Kudus Ngaku Imam Mahdi, Mimpi Didatangi Rasulallah

    PRIA Kudus Ngaku Imam Mahdi, Mimpi Didatangi Rasulallah

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    SEORANG pria di Kudus bernama Muhammad Maulana Ishaq mengaku didatangi Nabi Muhammad SAW, menjadikannya sebagai Imam Mahdi. Pada video yang diunggah kembali akun Instagram @ndorobei, tampak seorang pria berkemeja putih dengan peci melakukan sumpah di bawah Al-Quran. “Saya Muhammad Maulana Ishaq, orang Kudus asli kelahiran Kudus dan menetap di Kudus. Jika saya berbohong mengaku diutus Rasulullah […]

  • Kasihan! Warga Satu Desa Terpaksa Balikan BLT Covid-19, Jadi Temuan

    Kasihan! Warga Satu Desa Terpaksa Balikan BLT Covid-19, Jadi Temuan

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Warga satu desa di Kabupaten Pelalawan, Riau terpaksa mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19. Hal itu menyusul temuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Penyebab satu desa harus memulangkan BLT Covid-19 ini, lantaran dalam penyaluran di lapangan tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Memang kemarin ada temuan […]

expand_less