Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Rohil » Polisi Gulung Sindikat Mafia BBM Subsidi di Kelurahan Kencana Rohil

Polisi Gulung Sindikat Mafia BBM Subsidi di Kelurahan Kencana Rohil

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHIL, detak24com – Pemilik gudang dan dua sopir truk tangki ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau atas dugaan terlibat dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar di Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil.

Informasi dirangkum Jumat (24/07/26), ketiga tersangka masing-masing berinisial JU yang diduga sebagai pemilik gudang penampungan BBM, serta JS dan JO yang merupakan supir truk tangki pengangkut BBM.

Menurut Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, dalam kasus ini penyidik turut menyita dua unit truk tangki, ribuan liter BBM bersubsidi, serta sejumlah barang bukti lainnya yang diduga digunakan dalam praktik penyelewengan tersebut.

“Pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polda Riau dalam memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran,” katanya.

 

Dia menegaskan, setiap bentuk penyimpangan akan ditindak tegas karena merugikan negara dan masyarakat. Ia menambahkan, penyidik masih mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, baik dalam rantai distribusi maupun pihak yang menikmati hasil penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Sementara, Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau AKBP Teddy Ardian, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kecamatan Bagan Sinembah.

Hasil penyelidikan, pada Kamis (16/07/26) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, penyidik berhasil mengamankan enam orang di sebuah gudang Jalan Lintas Riau–Sumut Kilometer 13, Kelurahan Kencana, Kecamatan Bagan Sinembah. Penyidik kemudian melakukan pengumpulan bahan keterangan, hingga menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

“Hasil pemeriksaan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan tiga orang lainnya masih berstatus sebagai saksi,” sebut dia.

Dalam kasus ini, ketiga tersangka diduga mengambil sebagian muatan BBM bersubsidi dari dalam truk tangki sebelum didistribusikan ke SPBU.

Untuk mengelabui pemeriksaan, pelaku membuka segel kompartemen tangki menggunakan alat tertentu sehingga kondisi tangki tampak seperti semula. Selanjutnya, Pertalite dan Bio Solar dipindahkan ke dalam jeriken, kemudian ditampung di drum maupun baby tank sebelum dijual kembali secara ilegal.

“Praktik seperti ini jelas merugikan masyarakat karena mengurangi volume BBM subsidi yang seharusnya diterima masyarakat,” tegasnya.

Barang bukti yang disita penyidik berupa sekitar 2.010 liter Pertalite yang terdiri atas satu baby tank berkapasitas 1.000 liter, tiga drum berkapasitas masing-masing 200 liter, serta 14 jeriken berkapasitas 30 liter.

Selain itu, penyidik juga menyita sekitar 630 liter Bio Solar yang terdiri atas dua drum berkapasitas 200 liter dan 11 jeriken berkapasitas 30 liter.

“Barang bukti lainnya berupa dua unit truk tangki berlogo Pertamina Patra Niaga, satu unit mobil Suzuki Carry, lima segel kompartemen tangki yang telah dilepas, serta uang tunai sebesar Rp2,35 juta yang diduga berasal dari hasil transaksi penyalahgunaan BBM bersubsidi,” jelas dia.

Teddy juga mengatakan pihaknya masih menelusuri asal-usul BBM, jalur distribusi, hingga kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk dugaan oknum dalam rantai distribusi BBM bersubsidi.

“Kami masih mendalami dari mana BBM tersebut diperoleh, bagaimana alur distribusinya, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Seluruh proses akan dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum,” katanya.

Para tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan agar seluruh jajaran melakukan pengawasan dan penegakan hukum secara tegas terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat. Polda Riau menegaskan setiap liter BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat yang harus dijaga pendistribusiannya sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional,” imbuhnya. (MCR?

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Driver Ojol Nyambi Jadi Kurir Ekstasi di Pekanbaru 

    Driver Ojol Nyambi Jadi Kurir Ekstasi di Pekanbaru 

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang driver ojol di Pekanbaru berinisial RJO (32) ditangkap polisi karena nyambi jadi kurir narkoba. Dari tangannya disita 24 butir pil ekstasi. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti mengatakan, penangkapan RJO berdasarkan pengembangan tersangka lain yang lebih dahulu ditangkap. Manang menjelaskan, awalnya petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polres Kampar […]

  • UPDATE Terkini : Jemaah Wafat di Tanah Suci Capai 748 Orang, Besok 16 Kloter Pulang

    UPDATE Terkini : Jemaah Wafat di Tanah Suci Capai 748 Orang, Besok 16 Kloter Pulang

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24com – Hingga Rabu (26/07/23) pukul 24.00 WIB, jemaah wafat di Tanah Suci menjadi 748 orang. Sementara, jadual kepulangan haji pada Jumat (28/07/23) sebanyak 16 kloter terbang ke Tanah Air. “Jemaah yang wafat hingga tanggal 26 Juli 2023 pukul 24.00 WIB sebanyak 748 orang. Sementara suhu di Madinah hari ini berkisar antara 33°C s.d. […]

  • GEMPA Afghanistan Renggut Ribuan Nyawa: Kami Bahkan tak Punya Sekop untuk Keluarkan Bayi Saya dari Reruntuhan!

    GEMPA Afghanistan Renggut Ribuan Nyawa: Kami Bahkan tak Punya Sekop untuk Keluarkan Bayi Saya dari Reruntuhan!

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SEORANG korban gempa Afghan, Ma’souma hendak keluar untuk memberi makan domba-dombanya ketika dia terlempar ke udara. Ia kemudian melihat rumah keluarganya runtuh. Hal terakhir yang diingat wanita berusia 45 tahun itu, ibu mertua menariknya menjauh dari reruntuhan. “Iya, rumah itu berputar di sekitar saya dan saya terlempar tiga hingga empat kali sebelum saya terkubur di […]

  • Seram! Ada Potongan Tubuh Manusia dalam Koper Lelang

    Seram! Ada Potongan Tubuh Manusia dalam Koper Lelang

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Selandiabaru, detak24.com – Polisi di Selandia Baru berhasil mengidentifikasi potongan tubuh manusia yang ditemukan di dalam koper dua pekan lalu. Koper itu dibeli oleh satu keluarga melalui lelang online, dikutip dari CNN, Rabu (31/08/22). Dalam pernyataannya, polisi mengonfirmasi potongan tubuh dalam koper itu merupakan dua anak-anak dan keluarga meminta nama mereka dirahasiakan. Polisi meluncurkan penyelidikan […]

  • DITAHAN Jaksa, Kepala BPBD Siak Sikat Duit Bantuan Bencana Rp 1,1 Miliar

    DITAHAN Jaksa, Kepala BPBD Siak Sikat Duit Bantuan Bencana Rp 1,1 Miliar

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Jaksa menangkap Kepala BPBD Siak dalam kasus korupsi penanggulangan bencana tahun 2022 sebesar Rp 1,1 miliar. Kepala Kejari Siak, Moch Joko Eko Purnomo melalui Kasi Intel  Rawatan Manik menyampaikan penetapan tersangka hasil dari perkembangan penangan kasus yang bergulir sejak Desember 2023 lalu. Manik mengatakan setelah melalui serangkaian proses penyidikan, tim penyidik telah […]

  • POLHUT Tangkap Tiga Pedagang Kulit Harimau di Bunut Pelalawan

    POLHUT Tangkap Tiga Pedagang Kulit Harimau di Bunut Pelalawan

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Beruang berhasil menangkap tiga pedagang kulit Harimau Sumatera di Teluk Meranti, Bunut, Pelalawan, Riau. Berdasarkan pemeriksaan sementara, penyidik menetapkan dua orang berstatus tersangka, yaitu JI (37) dan YW (29). Sedangkan 1 pelaku lainnya, Al (43) masih berstatus sebagai saksi. Saat ini, kedua tersangka ditahan di […]

expand_less