Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Hendak Dikirim ke Sulsel, 919 Gram Sabu dan 1.653 Ekstasi Gagal Diselundupkan di Bandara SSK II

Hendak Dikirim ke Sulsel, 919 Gram Sabu dan 1.653 Ekstasi Gagal Diselundupkan di Bandara SSK II

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Aparat TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Aviation Security (Avsec) Bandara SSSK II Pekanbaru gagalkan penyelundupan narkotika melalui jalur udara, Selasa (19/05/26).

Kali ini, petugas menemukan paket berisi 919 gram sabu dan 1.653 butir pil ekstasi yang hendak dikirim ke Sulawesi Selatan melalui jasa ekspedisi udara.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, mengatakan bahwa pengungkapan bermula pada pukul 05.00 WIB pagi, saat petugas Avsec menemukan paket mencurigakan dalam pemeriksaan kargo.

“Sekitar pukul 05.00 WIB, petugas menemukan satu paket yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan bersama, paket tersebut dipastikan berisi sabu dan pil ekstasi,” ujarnya saat press release di Gedung SSK II.

Abdul Haris menjelaskan, barang haram itu dikirim dengan modus dimasukkan dalam tangki sepeda motor dan dikemas dengan rapi. Kemudian paket tersebut akan dikirim ke Sulawesi Selatan menggunakan jasa ekspedisi udara.

Pengiriman dilakukan melalui penerbangan Lion Air dengan rute Pekanbaru menuju Yogyakarta sebagai transit, sebelum dilanjutkan ke Makassar pada penerbangan berikutnya sekitar pukul 20.00 WIB.

“Paket ini menggunakan jalur ekspedisi udara, transit di Yogyakarta, kemudian dilanjutkan ke Makassar,” katanya.

Modus tersebut menunjukkan bahwa jaringan pelaku memanfaatkan sistem distribusi kargo penerbangan berlapis untuk mengelabui pengawasan.

Kendati barang bukti berhasil diamankan, aparat belum berhasil menangkap pelaku pengirim. Namun, identitas dan alamat yang tertera pada paket telah dikantongi dan sedang dalam proses penelusuran lebih lanjut.

“Pelaku pengirim belum diketahui, tetapi data dan alamat sudah kami dapatkan dan sedang kami telusuri,” ujarnya.

Barang bukti akan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pengembangan jaringan dan penyelidikan lanjutan.

Ia menegaskan, upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara di Riau masih terus terjadi dan menjadi perhatian serius aparat.

Sepanjang 2025, TNI AU telah menggagalkan penyelundupan 22,022 kilogram sabu, 5,32 kilogram ganja, serta ratusan butir ekstasi dan obat terlarang lainnya di Bandara SSK II.

Sementara itu hingga Mei 2026, pengungkapan narkotika telah mencapai 5,327 kilogram sabu dan 2,292 kilogram ganja. Untuk pil ekstasi, jumlah temuan bahkan meningkat menjadi 1.653 hingga 1.999 butir, atau melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan bahwa jalur udara masih menjadi target utama jaringan narkotika,” sebut dia.

Dia menegaskan TNI AU bersama pengelola bandara dan instansi terkait akan terus memperketat pengawasan terhadap barang kiriman, terutama melalui jalur kargo.

Menurutnya, penguatan deteksi dini di area pemeriksaan menjadi kunci dalam mencegah penyalahgunaan jasa ekspedisi untuk peredaran narkotika.

“Apabila ada upaya penyelundupan atau pengiriman barang narkotika, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menggagalkannya demi kepentingan bangsa,” katanya.

Di kesempatan itu, ia juga mengimbau perusahaan ekspedisi memperketat proses penerimaan dan penyortiran barang kiriman agar jalur logistik tidak dimanfaatkan sindikat narkoba.

“Jangan hanya meneruskan pengiriman, tetapi perlu dilakukan penelitian dan pemeriksaan lebih awal agar tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Pgs) General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Yoko Harianto, mengatakan pihaknya berupaya maksimal untuk menggagalkan upaya penyekundupan barang ilegal.

“Petugas kami bekerja maksimal. Barang ditemukan melalui pemeriksaan manual dan terindikasi positif narkoba,” kata Yoko.

Ia menjelaskan, setelah ditemukan barang mencurigakan melalui pemeriksaan X-ray dan pengecekan manual, petugas segera berkoordinasi dengan Lanud Roesmin Nurjadin, Bea Cukai, dan BNN.

“Terkait pencegahan, petugas Aviation Security di area kargo bekerja sesuai prosedur. Jika ada barang mencurigakan dari hasil X-ray, langsung kami koordinasikan dengan instansi terkait,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • LIGA Champions AC Milan vs Inter Milan 0:2, Amukan Nerrazurri di Kandang Lawan, Cek Statistik Pertandingan

    LIGA Champions AC Milan vs Inter Milan 0:2, Amukan Nerrazurri di Kandang Lawan, Cek Statistik Pertandingan

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    INTER Milan meraih hasil manis di leg pertama semifinal Liga Champions. Nerazzurri menumbangkan rival satu kotanya, AC Milan, dengan skor 2-0. AC Milan Vs Inter Milan berlangsung di Stadion San Siro, Kamis (11/05/23) dini hari WIB. Seluruh gol Inter dicetak pada babak pertama melalui Edin Dzeko dan Henrikh Mkhitaryan. Inter akan gantian berstatus tuan rumah […]

  • Klaim Unggah Dokumen Negara, Hacker Bjorka Viral dan Trend Google

    Klaim Unggah Dokumen Negara, Hacker Bjorka Viral dan Trend Google

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    BJORKA mengaku telah mengunggah sejumlah dokumen yang diklaim merupakan milik Presiden Joko Widodo. Dokumen-dokumen periode 2018-2021 itu diunggah di situs breached.to. Dilansir dari laman situs tersebut pada Sabtu (10/9/2022) salah satu dokumen yang diunggah berasal dari Badan Intelijen Negara (BIN) untuk Presiden Jokowi “Berisi transaksi surat tahun 2019 – 2021 serta dokumen yang dikirimkan kepada Presiden […]

  • Korupsi BLU, Mantan Rektor UIN Suska Dituntut 10,5 Tahun Penjara

    Korupsi BLU, Mantan Rektor UIN Suska Dituntut 10,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Rektor UIN Suska, Akhmad Mujahidin dituntut 10,5 tahun penjara. Terdakwa korupsi dana Badan Layanan Umum (BLU) TA 2019 senilai Rp 7,37 miliar. Akhmad Mujahidin sebelumnya telah divonis 2 tahun 20 bulan, dalam kasus kolusi pengadaan jaringan internet di UIN Suska Pekanbaru. Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Shinta Dame dan […]

  • SPPG Babussalam Yayasan Tijarotan Lantabur Mulai Antar Makan Bergizi Gratis 

    SPPG Babussalam Yayasan Tijarotan Lantabur Mulai Antar Makan Bergizi Gratis 

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 1Komentar

    DURI, detak24.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Tijarotan Lantabur Indonesia, Senin (15/12/25) melakukan pengantaran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 1.446 penerima manfaat (siswa) ke sejumlah sekolah. “Pengantaran dilakukan secara bertahap. Untuk pekan pertama tidak boleh melebihi 1.500 penerima manfaat. Baru pekan kedua nanti di awal tahun, penerima manfaat dinaikkan di atas 2.000,” ujar […]

  • ASRAMA Haji Indramayu Siap Layani 8.968 Jemaah

    ASRAMA Haji Indramayu Siap Layani 8.968 Jemaah

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    JAWA BARAT, detak24com – Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama Saiful Mujab memastikan asrama haji Indramayu siap melayani keberangkatan dan kepulangan jemaah.  Tahun ini adalah kali pertama dibukanya Embarkasi Kertajati. Ada 8.968 jemaah yang akan diberangkatkan melalui Asrama Haji Indramayu dan Bandara Kertajati. Jemaah akan berangkat dari Asrama Haji Indramayu dan terbang melalui Bandara […]

  • Foto aksi pemalakan di Bandara SSQ II Pekanbaru yang viral di medsos. F. :. CAKAPLAH.COM

    Konten Kreator Terkenal Dipalak di Bandara SSQ Pekanbaru, Viral di Medsos

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Seorang konten kreator terkenal kena aksi diduga ‘pemalakan’ setibanya di Bandara SSK II Pekanbaru, viral di media sosial. Diketahui, video aksi ‘pemalakan’ tersebut pertama kali diunggah oleh si korban dalam laman media sosial Instagramnya @bramadity. Dalam video tersebut, korban menjelaskan kronologi terjadinya aksi ‘pemalakan’ terhadap dirinya pada tanggal 3 Agustus 2022 yang […]

expand_less