DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Dilepas Bersamaan, Tujuh Rudal Iran Sukses Hancurkan Kota Tel Aviv

Rudal Iran menghancurkan sejumlah kota di Tel Aviv. f : ist

TEL AVIV, detak24com – Tujuh rudal Iran dilaporkan menghancurkan jantung Kota Tel Aviv dalam sebuah serangan yang hampir bersamaan.

Eskalasi konflik di Timur Tengah kian membara setelah Iran meluncurkan tujuh gelombang rudal ke wilayah Israel dalam waktu kurang dari 10 jam hingga Selasa (24/3/2026) pagi waktu setempat. Serangan masif ini menyebabkan kerusakan luas di pusat kota Tel Aviv dan mengakibatkan enam orang terluka.

Militer Israel (IDF) mengeluarkan peringatan resmi bahwa serangkaian rudal tersebut menargetkan lokasi-lokasi strategis di Israel tengah. Serangan ini terjadi sesaat setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus melanjutkan operasi udara terhadap Iran, meskipun Amerika Serikat tengah mengupayakan jalur negosiasi.

Laporan dari lapangan menunjukkan kepulan asap hitam membubung tinggi setelah rudal menghantam area perumahan di Tel Aviv. Sedikitnya empat lokasi di kota tersebut dilaporkan terkena hantaman langsung yang meruntuhkan fasad bangunan tiga lantai dan menciptakan kawah dalam di badan jalan.

Walikota Tel Aviv, Ron Huldai mengonfirmasi tingkat keparahan insiden tersebut kepada awak media. “Gedung itu terkena secara langsung,” ujar Huldai singkat di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian setempat menduga kerusakan masif ini disebabkan oleh penggunaan amunisi tandan. Jenis rudal ini diketahui membawa 3-4 hulu ledak yang masing-masing berisi sekitar 100 kg bahan peledak, sehingga daya hancurnya mencakup area yang sangat luas.

Tim pemadam kebakaran dan unit penyelamat bekerja ekstra keras mencari warga yang terjebak di reruntuhan bangunan. Selain kerusakan properti, puluhan mobil yang terparkir di sekitar lokasi hangus terbakar atau rusak berat akibat gelombang kejut ledakan.

Otoritas medis melaporkan enam orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap kebakaran. “Mereka sudah mendapatkan perawatan medis intensif dan saat ini telah diperbolehkan pulang,” ungkap pejabat kesehatan setempat.

Militer Israel mengeklaim telah berhasil mencegat lebih dari 90% rudal yang datang dari Iran. Namun, mereka tetap mengingatkan warga untuk tidak lengah dan segera mencari perlindungan saat sirine berbunyi, mengingat sistem pertahanan udara tidak ada yang sepenuhnya sempurna.

Meski telah digempur melalui pengeboman intensif oleh aliansi AS-Israel selama tiga minggu terakhir, kemampuan balasan Iran tampaknya belum melemah. Dalam pertemuan tertutup dengan Kongres pekan lalu, pejabat pertahanan AS memperkirakan Iran masih menyimpan hingga 50% persediaan rudal dan peluncurnya di dalam bunker bawah tanah yang tersembunyi.

Hingga saat ini, pertempuran kedua belah pihak telah menelan lebih dari 2.000 korban jiwa. Sementara itu, prospek negosiasi gencatan senjata masih terlihat buntu di tengah saling balas serangan yang terus berlanjut. (net)

Editor : Kar