Gempar Pembunuhan di Gang Horas Dumai: Nyawa Bu Guru Dihabisi Mantan Pacar, Terdapat Sejumlah Luka Tusukan
Polisi olah TKP pembunuhan bu guru di Gang Horas Dumai. f : ist
DUMAI, detak24com – Warga Kelurahan Bukit Datuk gempar atas peristiwa pembunuhan di Gang Horas, Jalan Tegalega Dumai, Kamis (12/03/26) pagi.
Korbannya seorang guru perempuan atau bu guru yang mengajar di sekolah Santo Tarcisius Dumai. Ia dihabisi oleh mantan pacar dengan luka tusukan di sekujur tubuh.
Tak butuh lama, Polres Dumai berhasil meringkus seorang pria berinisial BM yang terlibat pembunuhan seorang guru SD Santo Tarcisius Tika Plorentina Simanjuntak yang diduga dilakukan mantan pacarnya di rumah kontrakan korban Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Dari kordinasi yang dilakukan Polres Dumai, Kamis (12/3/2026) sekira jam 11.00 Wib tersangka berhasil diamankan oleh Polsek Tanah Putih Polres Pohil. Selanjutnya, pukul 13.06 WIB tersangka dibawa ke Dumai.
Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang yang dikonfirmasi Dumai Pos menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterima oleh pihak kepolisian, kronologis kejadian berawal
pada Rabu, 11 Maret 2026 sekitar pukul 15.56 WIB, pelapor bernama David yang juga pacar korban dihubungi oleh korban Tika Plorentina untuk menemaninya di rumahnya.
”Korban sempat meminta David datang karena mantan pacarnya BM berencana datang menemui korban di Dumai.
Sekitar pukul 17.10 WIB, David tiba di rumah kontrakan korban. Saat itu korban sedang bersiap untuk pergi keluar bersama pelapor guna menganalisis nilai ujian murid, sehingga korban masuk ke kamar mandi untuk mandi. Sementara pelapor menunggu di ruang tamu,” sebut Kapolres.
Lanjut Kapolres, tidak lama kemudian tersangka BM datang ke rumah kontrakan korban dan langsung masuk ke dalam rumah. Ia kemudian menanyakan kepada pelapor mengenai status hubungan pelapor dengan korban.
Oleh pelapor menjelaskan bahwa ia sedang menjalin hubungan pacaran dengan korban. Mendengar hal tersebut, BM tidak terima dan menyatakan bahwa masih memiliki hubungan dengan korban.
Selanjutnya, korban keluar dari kamar mandi dan menemui BM untuk mengklarifikasi hubungan tersebut. “Dalam percakapan tersebut korban menyampaikan bahwa ia memang sedang berpacaran dengan pelapor, serta meminta tersangka BM untuk pulang,” ungkap Kapolres.
Setelah pembicaraan tersebut selesai, korban bersama pelapor keluar dari rumah kontrakan. Sementara itu, BM menuju mobilnya yang terparkir di area masjid yang berada tidak jauh dari lokasi.
Kemudian, Kamis 12 Maret 2026 pagi sekitar pukul 06.30 WIB, David kembali mendatangi rumah kontrakan korban untuk mengecek keadaan korban sebelum berangkat mengajar di sekolah. Setelah sempat bertemu dan berpamitan, pelapor kemudian pergi menuju tempat kerjanya.
Sekitar pukul 08.37 WIB, pelapor memperoleh informasi dari tetangga korban bahwa Tika Simanjuntak telah ditemukan meninggal dunia dengan beberapa luka tusuk senjata tajam yang diduga dilakukan oleh BM.
Atas kejadian tersebut pelapor kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Dumai guna dilakukan penyelidikan dan pengusutan lebih lanjut.
“Usai menghabisi korban, tersangka kabur ke Rohil. Kita langsung melakukan koordinasi dengan pihak Polres Rohil. Tidak butuh lama, tersangka berhasil diringkus,” ungkapnya.
Saat ini perkara masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh Satreskrim Polres Dumai. Hal tersebut guna mengungkap secara terang peristiwa tersebut, serta mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab atas kematian korban.
Kapolres Dumai mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Jika mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Dumai,” imbau Kapolres dikutip dari dumaiposnews. (*)
Editor : Kar

1 thought on “Gempar Pembunuhan di Gang Horas Dumai: Nyawa Bu Guru Dihabisi Mantan Pacar, Terdapat Sejumlah Luka Tusukan ”
Comments are closed.