DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Mahasiswi UIN Suska Dikampak Saat Munaqasah, Kepala dan Tangan Luka Serius 

Polisi olah TKP lokasi pembacokan mahasiswi UIN Suska Pekanbaru. f : ist

PEKANBARU, detak24com – Seorang mahasiswi semester VIII UIN Suska Riau menjadi korban pembacokan, Kamis (26/02/26) sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa terjadi saat korban bersiap mengikuti ujian munaqasah di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum perguruan tinggi tersebut.

Korban diketahui bernama Faradilla Ayu Pramesti (23), mahasiswi asal Bintan.  Informasi dihimpun, seorang pria tiba-tiba datang dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam menyerupai kapak.

Korban berupaya menangkis serangan tersebut sehingga mengalami patah pada pergelangan tangan serta luka di bagian kepala. Aksi pelaku berhasil dihentikan setelah petugas keamanan kampus bergerak cepat mengamankan yang bersangkutan.

Pelaku diketahui bernama Raihan Mufazzar, warga Bangkinang, Kabupaten Kampar, dan telah diamankan pihak keamanan kampus Saat diamankan, di dalam tas pelaku ditemukan sebilah parang.

Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis. Informasi sementara menyebutkan korban dalam kondisi sadar, namun mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Juru Bicara UIN Suska Riau, Rhonny Riansyah menyatakan, pihak kampus memberikan pendampingan penuh kepada korban. Wakil Rektor III bersama dekan fakultas turut mengantar korban ke rumah sakit.

“Ini musibah bagi UIN. Korban segera kami tangani. Kampus memberikan pendampingan penuh, termasuk bantuan pengobatan dan pemulihan psikologis,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara kasat mata peristiwa tersebut mengarah pada dugaan percobaan pembunuhan. Namun, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum dan pendalaman kasus kepada aparat kepolisian.

Masalah Asmara 

Seorang mahasiswi Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) jadi korban pembacokan, Kamis (26/02/26) pagi.

Korban yang diketahui berinisial F, mahasiswi program studi Ilmu Hukum semester 8 itu diduga jadi amukan terduga pelaku R. Terduga melancarkan aksinya di Lantai II Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau.

Dari keterangan seorang mahasiswa bernama Dimas Aulun Azhim mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 pagi. Ia mendengar teriakan dari dalam kelas dan melihat korban teriak minta tolong dari ruangan munaqasah (ujian).

Mendengar teriakan minta tolong, saksi Dimas langsung melaporkan kejadian itu kepada satpam untuk mengamankan pelaku. Kemudian satpam melakukan penyergapan terhadap pelaku.

Setelah dilakukan penyergapan, pelaku diamankan satpam beserta dengan senjata tajam berupa kapak dan sebilah parang yang disimpan di dalam tas pelaku.

Sementara itu, berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan oleh Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah, peristiwa terjadi di ruang munaqasah.

Kasat menyebut, korban dikejar oleh pelaku ke dalam ruang dengan senjata tajam berupa kapak. Korban sempat melarikan diri lewat jendela dengan kondisi berdarah-darah.

Namun pelaku yang juga satu angkatan dan satu jurusan dengan korban berhasil mendekap korban tepat di depan pintu masuk ruang ujian.

“Jadi dari yang kita tahu bahwa kejadian ini masuk dalam kategori penganiayaan berat. Saat ini masih kami dalami terkait motif pelaku,” katanya.

Dari informasi yang beredar, lanjut Kasat, pelaku disulut oleh perkara asmara. Namun hal itu belum diketahui pasti. “Informasi yang kita terima masalah asmara,” ucapnya.

Kemudian terkait kondisi korban, saat ini masih dalam penanganan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Korban terdapat luka bacok di bagian kepala dan tangan. Saat ini masih dalam kondisi sadar dan dipasang oksigen. Dan akan segera dirujuk ke rumah sakit yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Saat ini, TKP dipasang garis polisi. Pihak yang tidak berkepentingan dilarang masuk, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar