SIDANG Korupsi Bupati Muhammad Adil, Hakim Cecar Tiga Pimpinan PT Tanur Muthmainnah Tour
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Bupati Kepulauan Meranti nonaktif, Muhammad Adil kembali disidang di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Selasa (29/08/23). JPU KPK menghadirkan enam saksi untuk membuktikan perbuatan terdakwa.
Muhammad Adil didakwa JPU KPK melakukan tiga tindak pidana korupsi (TPK) pada tahun 2022 hingga 2023. Perbuatan itu bekerjasama dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti, Fitria Nengsih dan auditor BPK Riau, M Fahmi Aressa.
Tiga kasus itu adalah TPK pemotongan anggaran seolah-olah sebagai utang kepada penyelenggara negara atau yang mewakilinya tahun anggaran 2022 sampai 2023. Kemudian, TPK penerimaan fee jasa travel umrah, serta korupsi pemberian suap predikat WTP tahun 2022.
Enam orang saksi yang dihadirkan JPU Gunawan Abdul Karib dan kawan-kawan, adalah Direktur Utama sekaligus CEO PT Tanur Muthmainnah Tour (TMT) Muhammad Reza Pahlavi, Heny Fitriani selaku komisaris PT TMT, CEO PT Hamsa Mandiri International Tours yang juga merupakan komisaris di PT TMT, Deny Surya Abdurrahman.
Selanjutnya, Fira selaku Branch Manager PT TMT di Provinsi Kepulauan Riau, Endang Afrina selaku perwakilan PT TMT Kepulauan Meranti dan Windi selaku staf honorer di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepulauan Meranti.
Muhammad Reza Fahlevi, Deny Surya Abdurrahman dan Heny Fitria merupakan saudara kandung yang mengelola travel umrah. Ketiganya telah dicegah oleh KPK agar tidak berpergian ke luar negeri sejak 27 April 2023 hingga enam bulan ke depan.
Heny Fitriani dalam kesaksiannya menyebut, ia dihubungi Fitria Nengsih melalui telepon selular sekitar Maret 2022. Ketika itu, Nengsih bertanya pada Heny tentang paket perjalanan umrah untuk jemaah dari Kepulauan Meranti.
Tidak lama setelah itu, Nengsih kembali menghubungi Heny dan meminta mereka bertemu dengan Bupati Muhammad Adil. Informasi itu disampaikan oleh Heny ke adiknya Reza Pahlevi. Tapi karena ada syiar ke luar daerah, pertemuan diwakili oleh kakaknya, Deny Surya Abdurrahman.
Pertemuan dilakukan di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta pada 29 Maret 2022. Ketika itu hadir Muhammad Adil, Fitria Nengsih, Deny Surya Abdurrahman dan Heny Fitriani. “Saat itu kita hanya memperkenalkan PT Tanur. Tidak tahu itu (kalau jemaah umrah) milik bupati (Muhammad Adil),” kata Deny.

















