Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Honorer Non Database PPPK Bengkalis Datangi KemenPAN-RB Pusat 

Honorer Non Database PPPK Bengkalis Datangi KemenPAN-RB Pusat 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono mendampingi Aliansi Honorer Non Database PPPK Gagal CPNS (SKD dan SKB) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) di Jakarta, Rabu (29/10/25).

Turut hadir mendampingi Aliansi Honorer Non Database Wakil Ketua 3 DPRD Kabupaten Bengkalis, H Misno, Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bengkalis Surya Rizki dan Dapot Hutagalung, Kaban BKPP Jamaludin, Sekretaris BPKAD Firdaus.

Dalam hal ini perwakilan dari Kemenpan-RB yaitu ibu Dian dan ibu Sindy selaku Person In Charge (PIC) analis kebijakan di Kemenpan-RB menyambut baik kedatangan Pemerintah Kabupaten Bengkalis beserta perwakilan Aliansi Honorer Non Database Kabupaten Bengkalis di Ruang Pertemuan Gedung Kemenpan-RB.

Pada kesempatan tersebut Kepala BKPP Kabupaten Bengkalis Jamaludin menyampaikan total Honorer Non Database yang tidak masuk PPPK Paruh Waktu sebanyak 6.900 orang, sudah termasuk tenaga teknis, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan beserta non teknis.

“Terkait hal tersebut, tujuan kami hadir ke Kemenpan-RB ini, untuk mendapatkan solusi konkrit, apa yang harus kami lakukan ke depannya. Kami juga bermohon kepada Menpan-RB kiranya dapat memberikan solusi kepada daerah dalam hal ini khususnya Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Honorer Non Database Kabupaten Bengkalis, Panca Dharma Pasaribu diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi rekannya. Di awal kesempatan Panca menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang telah memfasilitasi, sehingga membantu akomodasi perwakilan aliansi sebanyak 7 orang untuk berkonsultasi ke Kemenpan-RB ini.

Lebih lanjut, Panca juga memberikan masukan dan saran kepada Kemenpan-RB agar dapat kiranya memberi ruang kepada Pemerintah Daerah yang mampu secara keuangannya untuk dapat menambah kuota atau mengusulkan penambahan kuota PPPK Paruh Waktu.

Ia menilai, sesuai dengan Keputusan Menpan-RB No 16 tahun 2025 yang dikeluarkan pada tanggal 13 Januari 2025 belum menjadi solusi ampuh terkait penyelesaian peralihan honorer ke PPPK Paruh Waktu, hal ini dapat dilihat dari jumlah TMS dan CPNS yang menjadi permasalahan dis seluruh daerah provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia.

“Selanjutnya Panca menyampaikan analisanya jika hal ini tidak diselesaikan hingga akhir tahun maka akan berdampak kepada Daerah di tahun 2026 seperti meningkatnya angka pengangguran, sehingga meningkat jumlah kemiskinan baru serta inflasi Daerah tinggi dikarenakan persoalan PPPK (TMS & gagal CPNS) yang belum terselesaikan di tahun 2025,” ucapnya.

Sementara itu Dian sebagai Analis Kebijakan Menpan-RB mengatakan Undang-Undang ASN merupakan penataan tenaga ASN dan PPPK, kami tidak bisa menjanjikan untuk memasukkan ke PPPK Paruh Waktu, namun ada gambaran solusi dan kami kembalikan kepada Daerah dalam mengatasi persoalan ini agar tidak terjadi PHK massal.

Seperti tenaga kesehatan sesuai PP 23 Tahun 2025 boleh kontrak, baik itu sementara maupun jangka panjang melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sektor kesehatan. Kemudian, seperti tenaga pendidik yang datanya harus sinkron antara data daerah dan data Dapodik, serta telah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG)

Sementara, bagi tenaga pendidik yang belum termasuk dalam skema PPPK Paruh Waktu tetap bekerja seperti biasa karena pembayarannya dapat bersumber dari dana lain seperti dana Bos, sedangkan untuk SK honorer non teknis itu outsourcing,” ungkapnya.

Dian juga menambahkan untuk dilakukan pemetaan kembali dari jumlah 6.900 honorer yang tidak termasuk skema paruh waktu, agar tidak terjadi PHK massal.

“Kami dalam hal ini tidak bisa menjanjikan penambahan kuota dalam pengusulan kuota PPPK Paruh Waktu, karena dilihat dari UU yang berlaku jika berkaitan dengan PNS dan PPPK maka UU ASN tahun 2023 yang dipedomani. Begitu pula dengan yang lainnya seperti pendamping desa dapat dilihat pedomannya dari UU Desa maupun Perpres terkait tenaga pendamping pembangunan. Selanjutnya, seperti UU Kesehatan ini perlu dilihat permasalahannya masing-masing,” paparnya.

Dari hasil gambaran koordinasi di Kantor Kemenpan-RB, Bupati Kasmarni melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bengkalis, Andris Wasono menyampaikan bahwa bupati Bengkalis sangat konsen dengan nasib honorer.

“Untuk itu kita berharap agar BKPP segera menindaklanjuti dan bergerak membuat upaya solusi sesuai arahan PIC Kemenpan-RB,” ucapnya.

Hal ini tidak bisa menunggu lagi, agar pelayanan kepemerintahan tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya, termasuk di tahun 2026 mendatang.

“Kita mengakui bahwa kebutuhan terhadap tenaga rekan-rekan honorer sangat jelas dan penting. Namun demikian kita juga tidak mau ada persoalan kedepannya terkait penggajian jika tidak sesuai Peraturan Perundang-Undangan,” pungkasnya.

Adapun perwakilan aliansi honorer non database Kabupaten Bengkalis yang hadir pada pertemuan tersebut yakni, Panca Dharma Pasaribu, Siti Ruri Suhaeedsti, M Riyansyah, Fajri Aulia, Adeg Maryam, Iwin dan Muhammad Hafiz. (Red)

Kontributor : Indra kitang

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INFO BMKG : Hujan Turun di Sejumlah Daerah, Simak Cuaca di Riau Hari Ini

    INFO BMKG : Hujan Turun di Sejumlah Daerah, Simak Cuaca di Riau Hari Ini

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Informasi cuaca di Riau, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur di awal pekan ini, Senin (26/12/22). Menurut Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yudhistira Mawaddah mengatakan hujan akan mulai mengguyur Riau pada sore hari dan akan berlangsung hingga malam hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah […]

  • Sempena Hari Guru Ke-77, Satlantas Polres Bengkalis Silaturahim Ke Ponpes Nurul Tauhid 

    Sempena Hari Guru Ke-77, Satlantas Polres Bengkalis Silaturahim Ke Ponpes Nurul Tauhid 

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 19Komentar

    DURI, detak24.com – Bertepatan dengan Hari Guru ke-77, Jumat (25/11/22) Satlantas Polres Bengkalis mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Tauhid, Simpang Lima, Jalan Pipa Air Bersih, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan. Kunjungan silaturahmi yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Kaliman Siregar SH didampingi jajaran tersebut berlangsung haru biru. Pasalnya para guru tak menyangka dikunjungi pihak kepolisian […]

  • Komplotan Koruptor Pupuk Subsidi Rp 24,5 M di Rohul hanya Dituntut 10 Tahun

    Komplotan Koruptor Pupuk Subsidi Rp 24,5 M di Rohul hanya Dituntut 10 Tahun

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Enam terdakwa korupsi penyaluran pupuk bersubsidi di Kecamatan Rambah Samo, Rohul dituntut hukuman berbeda. Kerugian negara akibat perkara ini mencapai Rp 24,5 miliar. Tuntutan dibacakan oleh JPU Galih Aziz pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin (22/09/25). Keenam terdakwa merupakan pemilik kios atau koperasi pengecer resmi pupuk bersubsidi di wilayah […]

  • Ringkus 6 Tersangka, Sat Polairud Dumai Ungkap Kasus Penggelapan Muatan Fame 12 Ton di Pelintung 

    Ringkus 6 Tersangka, Sat Polairud Dumai Ungkap Kasus Penggelapan Muatan Fame 12 Ton di Pelintung 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi meringkus enam tersangka penggelapan muatan fame sebanyak 12 ton di perairan Pelintung, Dumai. Zat kimia yang ditransformasi dari minyak nabati itu diangkut kapal tongkang BG Marini II. Polres Dumai melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang terjadi di perairan Pelintung, […]

  • Puluhan Kios dan Rumah Ludes Jadi Abu, Kebakaran Hebat Landa Pekanbaru

    Puluhan Kios dan Rumah Ludes Jadi Abu, Kebakaran Hebat Landa Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 9 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 26Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Peristiwa kebakaran hebat terjadi di Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Ahad (09/10/22) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sebanyak 20 unit kios bangunan serta satu rumah ludes terbakar. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan, bangunan yang terbakar yaitu 1 unit bangunan rumah tinggal milik Dahril serta 20 unit kios milik […]

  • VIRAL! Bupati Pangandaran Pelupuh Warga, Tonton Videonya di Bawah Ini

    VIRAL! Bupati Pangandaran Pelupuh Warga, Tonton Videonya di Bawah Ini

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PANGANDARAN, detak24.com – Salah seorang warga Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran melaporkan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata. Bupati Jeje diduga memukul warga di kompleks Pamugaran saat operasi malam menyambut Tahun Baru, Sabtu (31/12/22). Sehingga Bupati Pangandaran dilaporkan ke polisi. Video Bupati Pangandaran Aniaya Warga : Setelah datang ke polisi, korban berinisial UN (52) akhirnya menerima Surat Tanda […]

expand_less