Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Lagi Viral Dumai : Petugas Arogan Usir Pedagang Secara Paksa di Kawasan DIC, Ibu Suryani dan Anak Trauma 

Lagi Viral Dumai : Petugas Arogan Usir Pedagang Secara Paksa di Kawasan DIC, Ibu Suryani dan Anak Trauma 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengusiran terhadap seorang pedagang tua di kawasan Dumai Islamic Center (DIC) viral media sosial, dan menuai kecaman luas dari warganet.

Informasi dirangkum, peristiwa itu diketahui terjadi pada 19 Oktober 2025, di halaman DIC salah satu ikon keagamaan dan wisata religi Kota Dumai.

Namun, kejadian tersebut viral baru-baru ini setelah videonya diunggah di media sosial. Video tersebut dibumbui komentar-komentar pedas netizen yang mengecam aksi petugas arogan tersebut.

Dalam video berdurasi singkat itu yang dilihat detak24com, tampak seorang perempuan renta berjilbab panjang bersama seorang pria muda yang diketahui merupakan anaknya. Keduanya adalah pedagang keliling yang menjual air mineral.

Namun, suasana haru bercampur geram muncul ketika tiga pria berseragam cokelat, yang diduga merupakan petugas keamanan (satpam) DIC, mendatangi mereka.

Salah satu petugas tampak bersikap arogan berusaha melayangkan pukulan untu mengusir pedagang tersebut. Beruntung, ia berhasil menghindar dan petugas lain datang melerai amukan petugas arogan.

“Saya selaku RT kota Dumai mengutuk keras terhadap prilaku salah satu oknum dalam menertibkan penjualan UMKM di Islamic center yang tidak mempunyai perikemanusiaan.tidak ada etika, adab dalam menertibkan masyarakat yg berjualan di Islamic center.

Meskipun adanya aturan dalam pekarangan Islamic center yang sudah ditentukan,tidak semena mena nya oknum tersebut mengusir penjualan dgn cara arogan. mereka bukan perampok mereka bukan korupsi Meraka bukan maling uang negara mereka yang sedang berjuang di jalan Allah Mecari nafkah untuk keluarganya” tulis Agusman, salah satu netizen yang membagikan video tersebut di laman Facebook (ejaan diedit).

“Apapun kesalahan warga tsb selaku aparat pemerintah dinilai sdh melampaui batas. Mohon Walikota Dumai atensi kejadian tsb,” tukas netizen lain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dikutip dari sekilasriau, Senin (27/10/25), perempuan tua bernama Suryani (58) itu hanya duduk sejenak untuk beristirahat di tepi taman halaman DIC sambil menunggu anaknya bernama Erwin yang tengah berkeliling menawarkan dagangan.

Suryani diketahui telah setahun berjualan air mineral keliling bersama anaknya.

Mereka biasanya mulai berdagang di kawasan tersebut usai Salat Ashar hingga malam, hari demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Menurut salah satu warga, Suryani hanya menumpang duduk di batu pelataran halaman DIC sambil menjaga dagangannya.

Setiap kali air mineral yang dijajakan Erwin habis, sang anak akan kembali mengambil stok dari ibunya yang menunggu di lokasi tersebut.

Insiden pengusiran yang terekam kamera itu meninggalkan trauma mendalam bagi Erwin dan ibunya, yang menyaksikan langsung perlakuan dinilai tidak pantas tersebut.

Suryani saat ditemui awak media, membenarkan dalam video tersebut dirinya. Ia saat ini tidak lagi berjualan karena merasa takut.

“Iya, itu saya dengan anak. Kejadian tersebut kalau tidak salah seminggu yang lalu,” kata Suryani singkat.

Sejak kejadian itu, Erwin dan ibunya tidak menjajal air mineral lagi lantaran takut berjualan lagi ke kawasan sana.

Aksi petugas keamanan itu memicu gelombang simpati dan kemarahan dari masyarakat, khususnya di media sosial.

Banyak warganet menilai tindakan tersebut tidak manusiawi dan tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan maupun keislaman yang seharusnya dijunjung tinggi di kawasan ibadah sebesar Dumai Islamic Center.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Dumai Islamic Center belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang mencoreng citra kawasan tersebut. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sanusi Pane Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Dokumen Usulan Lengkap

    Sanusi Pane Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Dokumen Usulan Lengkap

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    Asahan, detak24.com – Balai Bahasa Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan proses permohonan Sanusi Pane menjadi pahlawan nasional tinggal selangkah lagi. Dokumen pengajuan kepada Direktorat Kepahlawanan Kementerian Sosial Republik Indonesia disebut sudah lengkap. “April tahun lalu dokumen usulan itu sudah dibawa pemerintah daerah ke pusat dalam hal ini ke Kementrian Sosial, sudah diuji dan diteliti dan dinyatakan […]

  • TERKAIT Kasus Muhammad Adil, Dicegah ke LN – KPK Periksa Bos Travel Tanur Muthmainnah

    TERKAIT Kasus Muhammad Adil, Dicegah ke LN – KPK Periksa Bos Travel Tanur Muthmainnah

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24com – KPK memeriksa pemilik travel umrah PT Tanur Muthmainnah, Muhammad Reza Pahlevi, Kamis (04/05/23). Dia diperiksa terkait kasus korupsi dan suap Bupati Kepulauan Meranti non aktif, Muhammad Adil. Selain Reza Pahlevi, penyidik KPK juga memanggil Heny Fitriani. Dia merupakan komisaris di perusahaan umrah tersebut, yang juga bertugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kepala […]

  • DELEGASI Taliban Diam-diam Datang ke Indonesia, Kemlu RI Langsung Pasang Badan

    DELEGASI Taliban Diam-diam Datang ke Indonesia, Kemlu RI Langsung Pasang Badan

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Jakarta, detak24com – Kelompok yang kini berkuasa di Afghanistan, Taliban diam-diam berkunjung keJakarta. Untuk apa Taliban datang ke Indonesia?  Kabar lawatan delegasi Taliban ke Indonesia diberitakan media internasional, seperti AFP, Channel News Asia, dan Nikkei Asia. Taliban berkunjung ke Indonesia pada awal Juli ini dalam kunjungan tidak resmi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, mengkonfirmasi bahwa benar Taliban berkunjung […]

  • Bareskrim Periksa 22 Saksi, Kasus Jet Pribadi Hendra Kurniawan

    Bareskrim Periksa 22 Saksi, Kasus Jet Pribadi Hendra Kurniawan

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditipikor) Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap 22 saksi terkait kasus dugaan korupsi penggunaan jet pribadi Brigjen Hendra Kurniawan. “Jumlah saksi yang dimintai keterangan sebanyak 22 orang,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah kepada awak media, Jakarta, Selasa (11/10/22). Nurul menuturkan, 22 jumlah saksi yang telah […]

  • APES! Jatuh dari Lantai Tiga, Buruh Bangunan Meregang Nyawa di Kampus Unri

    APES! Jatuh dari Lantai Tiga, Buruh Bangunan Meregang Nyawa di Kampus Unri

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang buruh bangunan bernama Rudianto tewas usai terjatuh dari lantai tiga kampus Unri. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana, Selasa (25/07/23) mengatakan, Rudianto meregang nyawa setelah terjatuh dari lantai tiga gedung Universitas Main Lab (UML) Unri, Senin (24/07/23) siang. Korban jatuh saat melepas papan mal cor di gedung tersebut. “Cantolan body […]

  • TRAGIS! Bayi 9 Bulan Derita Hidrosefalus, Kondisi Miris – Kapolres Dumai Turun Tangan

    TRAGIS! Bayi 9 Bulan Derita Hidrosefalus, Kondisi Miris – Kapolres Dumai Turun Tangan

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    DUMAI, detak24.com – Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto memimpin bhakti sosial Polisi Humanis, dengan menyambangi rumah bayi 9 bulan penderita hidrosefalus, di Sungai Sembilan, Sabtu (19/11/22). Bersama jajarannya dan petugas Puskesmas Sungai Sembilan, Kapolres mengunjungi kediaman Rahmad Aldan, seorang balita yang berusia 9 bulan menderita hidrosefalus. Di sini, Kapolres menceritakan bagaimana perjuangan tim Polisi Humanis […]

expand_less