Gambut dan Mangrove Riau Berpotensi Serap 140 Juta Ton Karbon
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24.com – Provinsi Riau memiliki potensi lahan gambut dan mangrove yang luas. Dapat menyerap karbon 140 juta ton karbon aktifdi Indonesia pada 2030 mendatang.
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL), Hanif Faisol usai Workshop I Penyusunan Rencana Kerja Sub Nasional Indonesia’s Forest and Other Land Use Net Sink atau FOLU Net Sink 2030, Selasa (9/8/2022) di Pekanbaru.
“Untuk memenuhi target 140 juta ton COe2 ini, kita harus dukung penuh dengan menggunakan semua kekuatan kita, termasuk di tingkat provinsi. Ada tiga pulau yang sumbangan kontribusi volumenya besar, yaitu Pulau Sumatera, Kalimantan dan Papua. Di Sumatera ini, termasuk Riau yang cukup besar sumbangannya. Tingkat pilihan lokasinya yang juga cukup ekstrim tinggi dan sumbangannya hampir 5,4 juta hektare untuk menyumbang karbon,” kata Hanif.
Untuk itulah, penyusunan rencana kerja sub nasional Indonesia’s Folu Net Sink 2030 sangat diperlukan, mulai dari sosialisasi hingga workshop.
“Jadi ini yang sedang kita susun dengan melibatkan seluruh pelaku di tingkat provinsi. Kita punya waktu sebulan setengah sampai 2 dua bulan dari sekarang untuk menyesuaikan dengan rencana kerja nasional. Lalu akan diimplementasikan sampai 2030. Nanti banyak yang akan diintervensi dan disusun bersama,” terangnya.(cakaplah)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











