Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Sri Mulyani ‘Biang Kerok’ Kabinet Prabowo, Kebijakan Pajak Senjata Makan Tuan 

Sri Mulyani ‘Biang Kerok’ Kabinet Prabowo, Kebijakan Pajak Senjata Makan Tuan 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Suhu politik di masa transisi pemerintahan memanas. Saat Presiden terpilih Prabowo Subianto menyusun fondasi pemerintahan, tudingan keras justru datang dari internal.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati disebut-sebut sebagai sumber masalah utama yang berpotensi mengganggu stabilitas kabinet mendatang.

Kritik tajam ini dilontarkan oleh pengamat politik sekaligus Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan.

Menurutnya, Prabowo perlu melakukan perombakan kabinet sesegera mungkin jika tidak ingin pemerintahannya digoyang oleh keresahan publik yang dipicu oleh kebijakan yang tidak populis.

Syahganda secara spesifik menunjuk hidung Sri Mulyani sebagai biang keladi dari berbagai kegaduhan yang muncul belakangan ini.

Ia menilai, arah kebijakan fiskal yang digulirkan oleh Kementerian Keuangan tidak mencerminkan visi kerakyatan yang diusung Prabowo selama kampanye.

“Menteri Keuangan Sri Mulyani dianggap sebagai sumber masalah. Kebijakannya tidak sejalan dengan visi Prabowo dan menyebabkan keresahan di daerah,” ujar Syahganda dalam sebuah diskusi di Podcast Forum Keadilan TV dikutip dari YouTube pada Kamis (21/8/2025).

Kebijakan Pajak Senjata Makan Tuan

Syahganda menganalisis bahwa isu-isu sensitif seperti rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen dan lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di sejumlah daerah bukanlah sekadar kebijakan teknis.

Ia menduga, isu-isu ini sengaja diciptakan untuk memantik amarah rakyat dan menyudutkan pemerintahan baru Prabowo sejak awal.

Menurutnya, kebijakan yang memberatkan rakyat ini menjadi “senjata” yang efektif untuk menciptakan citra negatif dan mengalihkan fokus pemerintahan dari program-program unggulan seperti makan siang gratis.

Protes yang bermunculan di berbagai wilayah menjadi bukti bahwa strategi ini berhasil memicu gejolak sosial.

“Kebijakan-kebijakan ini menjadi alat yang efektif untuk memantik kemarahan publik dan mengalihkan fokus pemerintahan dari program-program pro-rakyat,” tegasnya.

Solusi ‘West Wing’ dan Dialog Langsung

Untuk membentengi pemerintahannya dari potensi sabotase kebijakan dan komunikasi, Syahganda menawarkan dua solusi strategis bagi Prabowo.

Pertama, membentuk tim pemikir solid yang berfungsi layaknya “West Wing” di Gedung Putih, Amerika Serikat. Tim inti ini bertugas untuk menyaring informasi, memberikan masukan strategis berkualitas, dan mengelola narasi politik pemerintah secara terpadu.

“Tujuannya agar tidak terjadi simpang siur informasi yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas,” jelas Syahganda.

Kedua, Prabowo disarankan untuk lebih sering “turun gunung” dan melakukan dialog langsung dengan berbagai elemen masyarakat.

Pertemuan intensif dengan tokoh ulama, pimpinan buruh, perwakilan tani, hingga guru dianggap krusial. Langkah ini, menurut Syahganda, penting untuk menyerap aspirasi secara langsung dan memahami “nuansa kebatinan rakyat” yang seringkali tidak tertangkap oleh laporan birokratis.

Tanpa konsolidasi internal yang kuat dan komunikasi yang efektif, rentetan masalah ini diprediksi akan terus berlanjut dan mengancam legitimasi pemerintahan, dikutip dari suara.com. (red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sita Ekskavator, Polisi Tangkap Dua Perambah Hutan Sungai Dumai 

    Sita Ekskavator, Polisi Tangkap Dua Perambah Hutan Sungai Dumai 

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24.com – Dua orang ditangkap dalam sebuah operasi penertiban perambah hutan di kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Sungai Dumai. Kepolisian Resor Dumai membongkar praktik perambahan kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Sungai Dumai yang dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk membuka lahan di dalam wilayah pelestarian alam. Dalam pengungkapan tersebut, dua orang tersangka […]

  • PESERTA Jurusan Welder PBUK Disnakertrans Bengkalis Jalani Praktik Lapangan 

    PESERTA Jurusan Welder PBUK Disnakertrans Bengkalis Jalani Praktik Lapangan 

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Sebanyak 26 peserta jurusan welder Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi (PBUK) yang dilaksanakan Disnakertrans Kabupaten Bengkalis, saat ini tengah menjalani praktik lapangan. “Setelah mendapatkan pembekalan materi dari instruktur, para peserta sudah mulai menjalani praktek kerja lapangan menggunakan las,” kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Bengkalis Salman Alfarisi ST melalui Kepala UPTLK Sri Murni ST MT, […]

  • Juru Damai Nagari, LAKAM Wadah Selesaikan Perkara Adat dan Budaya Minangkabau

    Juru Damai Nagari, LAKAM Wadah Selesaikan Perkara Adat dan Budaya Minangkabau

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PAINAN, detak24com – Azwar Siri resmi sebagai Ketum DPP LAKAM. Salah satu bidangnya, yakni Divisi Mediator dan Paralegal berfungsi strategis dalam menyelesaikan perkara adat dan budaya. Ketum Lembaga Advokasi Kebudayaan Minangkabau (LAKAM), Azwar Siri SH MH Med CPL, menyampaikan terdapat 18 divisi organisasi, mulai dari DPP, DPW, dan DPD. Setiap Divisi memegang amanah menyusun dan […]

  • Terpergok Bongkar Sekolah, Maling di Pekanbaru Bonyok Dibogem Petugas Ronda

    Terpergok Bongkar Sekolah, Maling di Pekanbaru Bonyok Dibogem Petugas Ronda

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Maling berinisial JB alias Jimmy (42) bonyok dihajar petugas ronda saat terpergok beraksi di SDN 178, Jalan Temu Rasa, Kelurahan Industri Tenayan Raya, Pekanbaru. Aksi pelaku dipergoki oleh warga yang tengah melaksanakan ronda malam. Saat didekati dan dimintai keterangan, pelaku justru mengacungkan sebilah parang ke arah warga.  Spontan, warga yang geram langsung […]

  • PRESIDEN Bentuk Tim Penyelesaian 2.500 Ha Lahan Pertanian Suku Sakai

    PRESIDEN Bentuk Tim Penyelesaian 2.500 Ha Lahan Pertanian Suku Sakai

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    KAMPAR, detak24com – Gerakan Lawan Mafia Tanah (GerLaMata) Riau yang melaporkan praktik mafia tanah terhadap 2.500 Ha di lahan pertanian milik kelompok tani masyarakat Suku Sakai daerah Takuana Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kampar mendapat atensi dari Presiden Jokowi. Demikian disampaikan langsung Staf Ahli Presiden Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP), Sahat Lumbanraja. Ditegaskannya, […]

  • Duh, Remaja Kampar Garap Bocah 13 Tahun di Sungai dan Belakang Musala

    Duh, Remaja Kampar Garap Bocah 13 Tahun di Sungai dan Belakang Musala

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Polisi meringkus remaja berinisial AL (18), warga Kecamatan Kampar dalam kasus persetubuhan di bawah umur. Dalam pengembangan kasus, pelaku telah dua kali menggarap bocah 13 tahun inisial ND. Yakni, di tepi Sungai Kampar dan belakang musala kampung mereka. Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Kampar Iptu Rekmusnita, Kamis (11/07/24) mengungkapkan, remaja […]

expand_less