Enam Jenis Air Rebusan Solusi Susah Tidur
Ilustrasi air rebusan untuk insomnia. f : ist
DETAK24COM – Beberapa orang mengalami keluhan insomnia setiap malam. Kondisi ditandai dengan perasaan susah mengantuk secara terus menerus, tidur dengan tidak tenang, sering terbangun di tengah malam, hingga acap terjaga lebih awal.
Akibatnya, kebutuhan tubuh untuk beristirahat melalui tidur tidak tercukupi. Apabila tidak segera ditangani, insomnia dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan seperti kelelahan dan mudah terserang penyakit.
Baca juga : Daun Kelor Bisa Sembuhkan Belasan Jenis Penyakit, Berikut Ulasannya
Oleh karena itu, kondisi insomnia perlu segera di atasi. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis air rebusan berikut ini.
Lantas, apa saja air rebusan yang dapat mengatasi insomnia?
Enam Jenis Air Rebusan Atasi Insomnia
Dilansir Senin (19/05/25), beberapa jenis air rebusan dapat mengatasi gangguan sulit tidur karena mengandung beberapa zat yang bermanfaat menimbulkan rasa kantuk. Berikut 6 jenis air rebusan yang dapat mengatasi insomnia.
Air Rebusan Daun Selada
Air rebusan selada mengandung banyak cairan laktucarium yang mengandung banyak senyawa laktusin.
Senyawa ini berperan dalam menimbulkan rasa kantuk sehingga dapat mengatasi insomnia. Studi dalam jurnal Current Signal Transduction Therapy yang terbit pada 2014 menemukan bahwa senyawa laktusin banyak ditemukan di tanaman selada hijau.
Ahli saraf sekaligus peneliti tidur asal Virginia, Christopher Winter mengatakan bahwa manfaat tersebut didapatkan dengan merebus banyak daun selada.
Selain itu, daun selada juga mengandung polifenol antioksidan yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Penelitian yang terbit tahun 2017 dalam jurnal Food Science Biotechnology menemukan bahwa ekstrak beberapa jenis daun selada, khususnya selada merah dapat menginduksi durasi tidur pada tikus dalam dosis rendah dan tinggi.
Namun, psikolog klinis dan penulis buku mengenai tidur, Michael Breus berpendapat bahwa penelitian tersebut lebih menunjukkan bahwa selada bermanfaat memperpanjang durasi tidur, bukan mendorong rasa kantuk.
Air Rebusan Buah Pisang
Buah pisang yang direbus menggunakan air mendidih dapat mendorong munculnya rasa kantuk. Air rebusan pisang dapat dibuat dengan menyeduh buah pisang dalam air mendidih, lalu menyaring cairannya.
Mengonsumsi air rebusan pisang sebelum tidur dapat memberikan sinyal pada tubuh bahwa sudah waktunya tidur. Para ahli meyakini bahwa air rebusan pisang dapat memberikan manfaat tidur yang sama seperti pisang mentah.
Walaupun demikian, diperlukan penelitian lebih jauh mengenai pengaruh suhu tinggi terhadap nutrisi yang mendorong rasa kantuk.
Air Rebusan Akar Valerin
Untuk mendapatkan rasa manis, minuman akar valerian dapat dicampurkan dengan madu. Dalam sebuah penelitian, hampir 90 persen orang melaporkan peningkatan kualitas tidur setelah minum teh valerian.
Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa orang tertidur lebih cepat setelah meminum ekstrak valerian dan kualitas tidur mereka meningkat.
Air Rebusan Chamomile
Air rebusan atau teh chamomile mengandung beberapa senyawa kimia aktif, salah satunya apigenin. Dilansir dari Sleep Foundation, senyawa apigenin dipercaya memiliki efek penenang ringan yang berikat dengan reseptor benzodiazepin di otak.
Anggota Divisi Sleep Medicine di Harvard Medical School, Eric Zhou mengatakan bahwa chamomile memiliki manfaat sederhana untuk mengatasi insomnia. Studi tahun 2016 pada ibu baru menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi teh chamomile setiap hari selama dua minggu tidur lebih nyenyak dan menunjukkan penurunan gejala depresi.
Selain itu, studi tahun 2017 juga menyebutkan bahwa pasien lansia yang mengonsumsi ekstrak chamomile dapat tidur lebih baik daripada peserta studi yang tidak mengonsumsinya.
Air Rebusan Teh Hijau
Dilansir dari laman Healthline, teh hijau memiliki senyawa theanine yang diyakini dapat mengurangi hormon stres dan meningkatkan kebahagiaan di neuron sehingga otak lebih rileks. Mengonsumsi 3 sampai 4 cangkir (750 sampai 1.000 ml) teh hijau berkafein rendah dapat mengurangi kelelahan dan meningkat kualitas tidur seseorang.
Sebuah penelitian kecil terhadap 20 orang dewasa menunjukkan bahwa minum teh hijau rendah kafein dikaitkan dengan peningkatan kualitas tidur, penurunan stres, dan pengurangan kelelahan, dibandingkan dengan minum teh biasa.
Meskipun demikian, belum ada penelitian yang secara khusus menyelidiki efek minum teh hijau di malam hari.
Air Rebusan Bunga Lavender
Dilansir dari Healthline (22/4/2020), air rebusan lavender dapat meningkatkan kualitas tidur.
Sebuah studi pada 158 ibu baru yang sedang mengalami nifas menunjukkan bahwa peserta yang menghirup aroma lavender selama 4 hari dalam seminggu selama 8 minggu memiliki kualitas tidur yang lebih baik.
Penelitian lain pada 79 mahasiswa yang memiliki gangguan tidur juga menemukan bahwa menjaga kebersihan tidur dan menghirup aroma lavender dapat meningkatkan kualitas tidur. Berdasarkan hasil penelitian ini, ada kemungkinan bahwa mengonsumsi air rebusan lavender sebelum tidur dapat membantu mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.
Air rebusan ini dibuat dengan cara menyeduh kuncup bunga lavender dengan air panas hingga menghasilkan minuman berwarna ungu cerah, dikutip dari kompas.com. (red)
Editor : Kar
