Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Ditangkap, Otak Penganiayaan Warga Kualu Kampar yang Libatkan Oknum Polisi 

Ditangkap, Otak Penganiayaan Warga Kualu Kampar yang Libatkan Oknum Polisi 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap pria berinisial Y (43), otak pelaku penganiayaan yang menyebabkan Jamal (31), warga Desa Kualu Kampar meninggal.

Penganiayaan ini juga melibatkan oknum personel Polda Riau, Bripka AS. Personel yang bertugas di Yanma Polda Riau itu terlebih dahulu diamankan dan telah ditahan.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto mengatakan, Y ditangkap di sebuah homestay Jalan Tebing Tinggi, Padang Panjang, Sumatera Barat, Sabtu (14/9/2024) sekitar pukul 01.30 WIB.

Selain Y, seorang pelaku lain menyerahkan diri ke Polda Riau. “J menyerahkan diri Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Anom.

Dari tangan Y dan J, polisi menyita barang bukti berupa beberapa unit handphone, KTP serta uang tunai Rp18,5 juta.

Kini, Polda Riau masih memburu dua orang pelaku lainnya. Kedua orang itu merupakan teman Y yang diduga ikut menganiaya Jamal.

Diberitakan sebelumnya, Jamal dianiaya di Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar,, Minggu (8/9/2024). Penganiayaan dilakukan AS bersama empat orang pelaku lainnya.

Anom mengatakan peristiwa terjadi ketika Y meminta AS untuk mencari barang miliknya yang dicuri J. Hal itu sudah dua kali disampaikan kepada AS karena mereka berteman.

Dilakukan pencarian terhadap J. Didapat informasi kalau J berada di Desa Kualu. Kemudian informasi itu disampaikan AS ke Y. “Y meminta AS mencari barang yang dicuri,” kata Anom, Kamis (12/9/2024).

Dengan mengendarai sepeda motor mereka berangkat ke Desa Kualu. Ketika itu, Y juga meminta bantuan tiga orang temannya untuk ikut ke Desa Kualu.

Sesampai di TKP, dilakukan penganiayaan terhadap korban. Tidak cukup sampai di situ, korban dibawa oleh pelaku dengan sepeda motor ke sebuah kebun sawit yang berjarak 15 menit dari TKP pertama.

“Di sana, AS dan Y kembali melakukan penganiayaan terhadap korban. Dengan kondisi lemas, tersangka membawa korban ke rumah nenek korban untuk mencari barang yang dicuri,” jelas Anom.

Karena kondisi korban lemas akibat penganiayaan, AS dan Y kemudian membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan medis. Namun klinik tidak sanggup dan korban dibawa ke RS Sansani.

“Setelah korban diserahkan ke dokter, tersangka pergi meninggalkan rumah sakit,” tutur Anom.

Anom menegas, berdasarkan tupoksi, AS tidak ditugaskan untuk melakukan penangkapan. Ia menegaskan tindakan AS di luar kewenangan kepolisian.

“Anggota Polri itu bukan bertugas melakukan penangkapan dan penangkapan tidak dilengkapi dokumen penangkapan. Tidak sesuai prosedur hukum berlaku. Murni tindakan sendiri,” sambung Anom.

Ditanya barang apa yang dicuri korban, Anom mengaku belum mengetahui. Pasalnya Y selaku pemilik barang masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Asep Darmawan menambahkan, korban J meninggal di rumah sakit. “Korban meninggal besok harinya sekitar pukul 08.00 pagi,” kata Asep.

Terkait keikutsertaan pelaku lain, lanjut Asep, karena diajak oleh Y. “AS sendiri tidak kenal dengan pelaku lain karena itu teman Y,” tutur Asep.

Sementara, Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Edwin Louis Sengka menyebut, korban mengalami pendarahan di kepala akibat penganiayaan hingga menyebabkannya meninggal dunia.

“Pendarahan pada otak. Autopsi menjelaskan penyebab kematian karena pendarahan di kepala,” tutur Edwin.

Selain diproses pidana di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, AS juga diproses Propam. Dia terancam dipecat dengan tidak hormat atau PTDH, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANJIR Kian Parah di Tembilahan, Disdik Liburkan Sekolah

    BANJIR Kian Parah di Tembilahan, Disdik Liburkan Sekolah

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    TEMBILAHAN, detak24.com –  Kondisi banjir di Kota Tembilahan kian tinggi. Anak didik terpaksa diliburkan. Banjir yang disebabkan oleh naiknya permukaan air laut yang berada di tepian sungai Indragiri Kabupaten Inhil Provinsi Riau tersebut membuat rumah-rumah dan Jalan-Jalan utama di kota tersebut juga ikut tergenang. Bukan hanya rumah warga dan jalan saja yang terendam banjir, beberapa […]

  • Kurir Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Sabu Dalam Jok Honda Revo di Libo Kandis

    Kurir Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Sabu Dalam Jok Honda Revo di Libo Kandis

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Polisi menangkap seorang pria kurir sabu di Jalan Libo Baru – Waduk Km 15 Dusun Tembusu Kampung Libo Jaya, Kandis. Informasi dirangkum, Rabu (17/07/24), selain menangkap kurir berinisial LS (43), polisi juga menyita 26 paket sabu dalam jok motor Hond Revo, Sabtu (13/07/24). Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi melalui Kasat Res Narkoba […]

  • UPDATE Terkini : 529 Jemaah Wafat di Tanah Suci, 16 Kloter Pulang Hari Ini

    UPDATE Terkini : 529 Jemaah Wafat di Tanah Suci, 16 Kloter Pulang Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Jakarta, detak24com – Jumlah jemaah haji wafat di Tanah Suci terus bertambah. Per Ahad (09/07/23) tercatat 529 orang berpulang di Mekkah. Sementara, 16 Kloter pulang ke Tanah Air pada Selasa, 11 Juli 23. “Jemaah yang wafat hingga tanggal 09 Juli 2023 pukul 24.00 WIB sebanyak 529 orang. Suhu di Makkah hari ini berkisar antara 30°C […]

  • Heboh Bobby Nasution Pecat Sekdiskop Sumut, Herly Lakukan 7 Pelanggaran!

    Heboh Bobby Nasution Pecat Sekdiskop Sumut, Herly Lakukan 7 Pelanggaran!

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    MEDAN, detak24com – Pemecatan Herly Latuperissa dari Sekdis Koperasi Sumut bikin heboh. Ternyata, perempuan cantik itu banyak melakukan pelanggaran. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution resmi mencopot Herly Puji Latuperissa dari jabatan Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Sumut. Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen? Inspektur […]

  • Ejek Penjual Es Teh, Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden 

    Ejek Penjual Es Teh, Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden 

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Miftah Maulana Habiburahman atau Gus Miftah mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden. Hal itu dampak ejekannya kepada penjual es teh yang viral. Gus Miftah selama ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Video kontroversial merendahkan profesi penjual es teh tersebut yang menuai kritik luas dari […]

  • WAJAH hingga Kaki Terpasang Pen, Ini Kronologi Kecelakaan Angela Lee

    WAJAH hingga Kaki Terpasang Pen, Ini Kronologi Kecelakaan Angela Lee

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    AKTRIS Angela Lee mengabarkan dirinya mengalami kecelakaan pada Jumat (26/05/23). Kecelakaan mobil itu terjadi saat dirinya melakukan perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta. Akibat kecelakaan itu, Angela Lee mengalami luka di bagian wajah, lehernya dipasang penyangga, hingga kakinya harus dipasang pen. “GWS FOR ME 26/05, 19.00 WIB , KM 453.400,” tulis Angela Lee dalam feed Instagramnya […]

expand_less