Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Korupsi SPPD Fiktif Rp 19 M di DPRD Riau Terungkap, Ini Biang Keroknya!

Korupsi SPPD Fiktif Rp 19 M di DPRD Riau Terungkap, Ini Biang Keroknya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Korupsi SPPD fiktif  Rp 29 miliar di lingkungan DPRD Riau terungkap. Setwan Muflihun memberi perintah membuat kuitansi pengeluaran uang.

Edwin, yang menjabat sebagai Kasubag Verifikasi pada Setwan DPRD Riau tahun 2020, mengungkapkan ia diperintahkan Muflihun untuk membuat Nota Pencairan Dana (NPD) dan Kuitansi Panjar perjalanan dinas yang ternyata tidak pernah dilakukan.

Nilai yang terlibat dalam dugaan korupsi ini mencapai angka fantastis, yaitu Rp 19 miliar. Perintah tersebut, menurut pengakuan Edwin, tidak disertai dengan dokumen pertanggungjawaban yang sah, seperti tiket perjalanan, bill hotel, maupun bukti pengeluaran lainnya yang biasanya diperlukan untuk pencairan dana.

“Hasil pemeriksaan terungkap kalau Saudara E, sebagai Kasubag Verifikasi, membuat NPD dan Kwitansi Panjar perjalanan dinas fiktif tanpa dokumen pertanggungjawaban,” ungkap Kombes Pol Nasriadi, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Riau pada Senin (26/08/24).

Nasriadi menambahkan bahwa Edwin sebenarnya tidak memiliki wewenang untuk mengelola kegiatan perjalanan dinas.

“Bukan Tupoksi Saudara E untuk membuat NPD dan Kwitansi Panjar perjalanan dinas,” tegasnya.

Namun, karena diperintahkan Muflihun, Edwin merasa terpaksa untuk melaksanakan pembuatan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif tersebut.

Kasus ini semakin menarik perhatian publik setelah sebelumnya Muflihun meminta Polda Riau untuk menghentikan pemeriksaan terhadap dirinya sebagai saksi dalam dugaan korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau periode 2020-2021.

Permintaan ini disampaikan karena Muflihun berencana untuk berangkat ke Jakarta guna mengurus rekomendasi pencalonannya sebagai Walikota Pekanbaru.

“Saudara Muflihun meminta kami untuk menghentikan pemeriksaan terhadap dirinya sebagai saksi. Alasannya, yang bersangkutan ingin berangkat ke Jakarta dan meminta rekomendasi terkait pencalonan sebagai Walikota,” ungkap Kombes Pol Nasriadi pada Selasa (20/8/2024) dikutip dari riauonline.co.id.

Namun, hingga kini, proses hukum masih berjalan dan kasus ini menjadi salah satu fokus utama Polda Riau dalam memberantas korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Untuk Uun sendiri masih sibuk dengan pencalonan dirinya sebagai bakal calon Walikota Pekanbaru. (*)

Editor : Kar 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEKDAPROV SF Hariyanto Resmi Diperiksa KPK, Kasus Hedon Anak Istri

    SEKDAPROV SF Hariyanto Resmi Diperiksa KPK, Kasus Hedon Anak Istri

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sekdaprov Riau, SF Hariyanto, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (06/04/23). Dia diklarifikasi terkait harta kekayaan miliknya yang dilaporkan dalam LHKPN. “Yang bersangkutan sudah hadir di Gedung KPK, dan segera dilakukan klarifikasi oleh petugas LHKPN KPK,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri. Informasi didapat, SF Hariyanto tiba di Gedung Merah […]

  • WARGA Gerebek Batching Plant BUMD di Bukittimah Dumai, Diduga Tempat Penampungan CPO Ilegal

    WARGA Gerebek Batching Plant BUMD di Bukittimah Dumai, Diduga Tempat Penampungan CPO Ilegal

    • calendar_month Minggu, 26 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24com – Lokasi batching plant milik PT Pembangunan Dumai BUMD) di Bukittimah, Dumai Selatan diduga jadi tempat aktivitas penampungan crude palm oil (CPO). Hal itu diketahui dari beredarnya video warga yang menggerebek sebuah area milik Perusda Dumai itu. Peristiwa penggerebekan itu diketahui terjadi pada 25 Maret 2023 sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam video yang […]

  • UPDATE Gempa Turki – Suriah, Korban Tewas Capai 41 Ribu Orang

    UPDATE Gempa Turki – Suriah, Korban Tewas Capai 41 Ribu Orang

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    ANKARA, detak24.com – Korban tewas akibat gempa bumi Turki dan Suriah mencapai 41.000 orang per Jumat (17/02/23). Angka tersebut membuat gempa bumi Turki berkekuatan 7,7 SR itu berada di peringkat 10 gempa paling mematikan di dunia dalam 100 tahun terakhir. Para penyelamat dari berbagai negara terus berkejaran dengan waktu untuk menyelamatkan korban gempa dahsyat tersebut. […]

  • Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Massa, Demo 11 April

    Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Massa, Demo 11 April

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com – Ade Armando, dosen sekaligus pegiat media sosial babak belur dikeroyok massa pada demo 11 April di depan Geudng DPR RI. Ia sempat menangis dan meminta ampun kepada pengeroyok yang menelanjanginya, Senin (11/04/22). Sejumlah wartawan termasuk yang menyaksikan pengeroyokan itu, sempat melihat Ade Armando meminta ampun sembari menangis agar dirinya tak lagi dikeroyok. […]

  • ALHAMDULILLAH, 995 PPPK Guru dan Tenaga Teknis Pemkab Rohil Dapat SK

    ALHAMDULILLAH, 995 PPPK Guru dan Tenaga Teknis Pemkab Rohil Dapat SK

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Rohil, detak24com – Bupati Rohil.Afrizal Sintong menyerahkan SK pengangkatan PPPK guru dan tenaga teknis formasi tahun 2022, sekaligus pelantikan dan pengambilan sumpah, Rabu (16/8/2023). Bupati Rohil Afrizal Sintong dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK tenaga Guru dan tenaga teknis yang baru saja diangkat dan dilantik. “Atas nama pemerintah daerah tentunya kami menyampaikan ucapan […]

  • Bu Lurah di Pekanbaru Viral Minta THR ke PKL, Bakal Disanksi Berat 

    Bu Lurah di Pekanbaru Viral Minta THR ke PKL, Bakal Disanksi Berat 

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang lurah di Pekanbaru terang-terangan minta THR kepada PKL. Pemerintah setempat akan memberi sanksi tegas. Informasi dirangkum Rabu (02/04/25), Lurah Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Asnetti Yusra diduga meminta THR kepada para pedagang yang berjualan di bawah Jembatan Leighton I (PKL) pada Kamis (27/03/25) lalu. Akibat tindakan bu lurah tersebut, sontak membuat para […]

expand_less