Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Desak Usut Korupsi PT PHR, Mahasiswa Geruduk Kejati Riau 

Desak Usut Korupsi PT PHR, Mahasiswa Geruduk Kejati Riau 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Arus massa dari Aliansi Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Riau mendatangi Kejati Riau. Demonstran desak usut tuntas korupsi di PT PHR, Kamis (15/08/24).

Di sana, mereka berunjuk rasa dan menyampaikan 8 ultimatum terkait dugaan skandal korupsi yang terjadi di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Saat itu, massa aksi mengenakan baju kaos warna putih yang bertuliskan aspirasi terkait persoalan yang diangkat. Mereka juga membawa banyak spanduk.

Satu persatu perwakilan massa aksi menyampaikan orasi di atas mobil komando. Seperti yang disampaikan Rafael Siregar yang mengatakan kalau kedatangan mereka bersempena menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-79.

“Telah terjadi penindasan yang terjadi di PHR. Padahal sebentar lagi kita akan menyambut hari kemerdekaan, tapi itu tidak terjadi sama kita,” ujar Rafael melalui pengeras suara.

Menurut dia, PHR yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina yang beroperasi di Provinsi Riau, belum mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya para pemuda. Itu tak lain, karena adanya skandal korupsi di perusahaan tersebut. “Kami akan mengawal kasus ini. Kami meminta Kejati Riau mengusut skandal di PHR,” tegas dia.

Hal senada juga disampaikan orator berikutnya, Govinda. Begitu juga yang disampaikan Fahrizal dari perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau.

“Ini aksi kita yang ketiga. Kita menyampaikan di PHR ada kasus korupsi. Kita sampaikan itu berulang kali. Sampai anggota Komisi III DPR RI turun melaporkan,” kata Fahrizal.

Cep Permana Galih menjadi orator berikutnya. Pada mulanya, mereka ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Kepala Kejati (Kajati) Riau, Akmal Abbas. Namun nama yang disebutkan terakhir diketahui tengah berada di luar kota, persiapan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Ibu Kota Negara (IKN) pada Sabtu (17/8).

Akhirnya, massa aksi setuju jika aspirasi dibacakan di hadapan Kepala Seksi (Kasi) E Bidang Intelijen Kejati Riau. Ada 8 ultimatum yang disampaikan. Yakni pertama, evaluasi, rombak, dan periksa seluruh jajaran Direksi PT Pertamina Hulu Rokan.

“Kami menyerukan kepada Pemerintah Indonesia untuk segera melakukan pembersihan besar-besaran terhadap jajaran pucuk Direksi PT Pertamina Hulu Rokan dan beberapa oknum pegawai lainnya yang diduga terlibat dalam skandal pengadaan Geomembrane yang memalukan sekaligus memilukan, khususnya Edi Susanto dan Irfan Zainuri,” kata Koordinator Lapangan, Johan M.

Kedua, copot Direktur Utama PT Pertamina dari Jabatannya. “Mencopot Direktur Utama bukan semata-mata pencarian kambing hitam, tapi sebuah langkah krusial untuk mengembalikan integritas dan merestorasi kepercayaan publik terhadap Pertamina sebagai pilar energi nasional,” lanjut pria yang akrab Jo itu.

Ketiga, bongkar skandal keterlibatan Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis Jamintel Kejaksaan Agung periode lalu dan Chief Legal Counsel PT Pertamina yang juga dijabat oleh seorang Jaksa Aktif. “Kami mendesak agar nama-nama berikut perlu menjadi atensi para penegak hukum untuk ditelusuri keterlibatannya, yaitu Cahyaning Nuratih Widowati -Chief Legal Counsel PT Pertamina (Persero) yang juga merupakan Jaksa Aktif. Lalu, Katarina Endang Sarwestri, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis Jamintel Kejaksaan Agung,” tutur dia.

Keempat, mencabut seluruh peraturan perundangan-undangan terkait termasuk peraturan internal di Kejaksaan Agung yang membuka ruang penugasan Jaksa di BUMN. Kelima, rekomendasi kepada Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih untuk tidak membuat proyek strategis nasional terkunci rapat untuk dapat diawasi oleh penegak hukum.

Berikutnya keenam, mendesak PT PHR melakukan transparansi tentang lifting data produksi yang dihasilkan dari setiap sumur dan dana untuk pembangunan daerah Riau, seperti perbaikan kerusakan jalan, kepedulian terhadap pendidikan dengan memberikan bea siswa kurang mampu dan membiayai pendidikan sampai program doktor, kesehatan, pemberdayaan ekonomi rakyat, pemberdayaan pemuda dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Untuk ketujuh, meminta Direktur Utama PT PHR, membangun menara pemuda Riau dengan nilai minimal sebesar Rp50 milIar dari dana CSR yang dibangun di Ibu Kota Provinsi Riau. Terakhir kedelapan, mendesak Menteri BUMN, Erick Tohir mendudukkan putra daerah Riau sebagai komisaris di perusahaan-perusahaan BUMN yang beroperasi di Provinsi Riau dan melibatkan pengusaha lokal dalam kegiatan usahanya, dikutip detak24com dari halloriau. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Video Live Mesum Waria di Bukitbatu Bengkalis, Pelaku Terpaksa Huni Penjara Polisi 

    Heboh Video Live Mesum Waria di Bukitbatu Bengkalis, Pelaku Terpaksa Huni Penjara Polisi 

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Kepolisian Resort Bengkalis meringkus pemilik akun tiktok @17wawa2, diduga pelaku perbuatan asusila yang sempat viral, baru-baru ini. Akun tersebut menayangkan secara live streaming perbuatan asusila pada tanggal 23 Mei 2025, lalu. Pada saat live itu, pemilik akun diduga melakukan tindakan tidak senonoh. Live streaming yang disiarkan tidak menampakkan diri, hanya terdengar suara […]

  • Pernyataan Azlaini Agus Perihal OTT Gubri Wahid Viral, Sebut Korupsi Rp 1,7 M Kecil 

    Pernyataan Azlaini Agus Perihal OTT Gubri Wahid Viral, Sebut Korupsi Rp 1,7 M Kecil 

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus menyebut korupsi Rp 1,7 miliar yang dituduhkan kepada mantan Gubri Abdul Wahid kecil. “Sebagai orang tua, saya percaya dengan pernyataan Wahid. Kalau mau korupsi, kenapa hanya Rp 1,7 miliar? Nilai itu kecil sekali untuk ukuran Riau yang kaya sumber daya,” ucapnya seperti menyepelekan kasus korupsi dikutip dari […]

  • Kejari Pringsewu Lampung Bentuk Timsus Berantas Mafia Tanah

    Kejari Pringsewu Lampung Bentuk Timsus Berantas Mafia Tanah

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    LAMPUNG (DETAK24.COM) – Guna mengatasi konflik agraria yang selama ini sangat meresahkan masyarakat khususnya petani kecil, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu Lampung membentuk tim khusus (Timsus) Berantas Mafia Tanah. Menurut Kajari Lampung Ade Indrawan SH MH dalam pers rilis yang diterma redaksi www.detak24.com, Jumat (21/01/22), pembentukan Timsus Berantas Mafia Tanah tersebut sebagai wujud keseriusan pihak kejaksaan […]

  • Terlibat VCS, Massa JPKP Desak Pecat Sekdakab Rohil 

    Terlibat VCS, Massa JPKP Desak Pecat Sekdakab Rohil 

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Massa Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPW Riau desak pemecatan Sekdakab Rohil, Fauzi Efrizal yang terlibat kasus video call seks (VCS), Senin (10/08/24). Kasus VCS Sekdakab Rohil Fauzi Efrizal yang viral beberapa waktu lalu, berbuntut panjang. Dengan berbagi orasi serta yel yel, demonstran JPKP mendatangi kantor Gubernur Riau,  Koordinator lapangan (Korlap), Rahmat Saputra […]

  • Foto perampok bidan Dumai dan barang bukti yang diamankan polisi. (f : redlinews.id)

    Seorang Ditembak, Polisi Dikabarkan Ringkus Tiga Rampok Bidan Dumai

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    DUMAI, detak24com – Beredar foto dan informasi polisi menangkap tiga rampok bidan Dumai. Seorangnya terpaksa ditembak. Seperti dikutip dari Redlinews.id, Sabtu (20/07/25), tiga dari empat rampok bidan Dumai telah ditangkap polisi. Dantaranya dilumpuhkan dengan timah panas. Sementara, satu lainnya masih dalam pengejaran pihak berwajib. Baca juga : Pura-pura Berobat, Rampok Bersenpi Sekap Bidan di Bumi […]

  • Ilustrasi

    Pemuja Sabu Sikat Kotak Infak Masjid Rohil, Tertangkap di Warnet

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    ROHIL, detak24.com – Terekam CCTV aksinya saat melakukan pencurian kotak infak Masjid Ar-Ridho, seorang pemuda positif pengguna narkoba ditangkap Tim Opsnal Polsek Bangko Polres Rokanhilir, Senin (29/08/22) pukul 15.00 WIB. Pemuda berinisial AK (20) alamat Jalan Pelabuhan Hulu, Kelurahan Bagan Hulu Kecamatan Bangko ini ditangkap polisi atas laporan korban salah seorang pengurus masjid bernama Sunarno. […]

expand_less