Penumpang MV CAS Jatuh ke Laut Ternyata Warga Bantan, Begini Kronologisnya!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 24 Jun 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, detak24com – Tim gabungan terus mencari penumpang MV CAS atas nama Juli Afriko (30), warga Bantan yang jatuh di Perairan Bengkalis.
Hal itu dibenarkan Komandan Pos Angkatan Laut Bantan, Letda Laut (E) HM Sinaga saat dikonfirmasi, Senin (24/06/24). Ia menyampaikan bahwa korban bernama Juli Afriko adalah warga Kecamatan Bantan.
Baca juga : Jatuh dari Kapal, Penumpang MV CAS Hilang di Perairan Bengkalis
Menurut keterangan saksi yaitu salah satu penumpang kapal Fery MV CAS bernama Syafullizan (52), mengatakan korban sempat tidur di bangku penumpang belakang setelah ia terbangun dan keluar ke belakang kapal untuk mencari angin segar diluar namun sudah di larang oleh pihak ABK kapal MV CAS karena cuaca buruk dan tidak diizinkan naik ke atas.
“Setelah itu saksi mata (Saifullizan) izin keluar untuk merokok dan pada saat itu melihat korban naik tangga ke Dek lantai atas bagian kapal MV CAS. Tak lama kemudian terdengar sesuatu yang jatuh dan terlihat korban tersebut sudah jatuh ke laut, saksi segera melaporkan ke ABK Kapal bahwasanya ada orang jatuh ke laut,” ungkap Danposal Bantan, Letda Laut (E) HM Sinaga menerangkan.
Diterangkannya lagi, saat itu ABK Kapal MV CAS sempat memutar balik haluan dimana tempat terjatuhnya korban tersebut dengan titik Kordinat Lintang :01’49’.015 U , Bujur : 102’23’.596.
Dan melihat korban tersebut dan ABK MV CAS sempat melempar pelampung ke arah korban. Namun korban tidak bisa menggapai pelampung. Setelah itu korban tidak terlihat oleh ABK MV CAS.
Korban sudah tidak bisa di selamatkan dan tenggelam di karena kan gelombang dan angin yang begitu tinggi,” ujarnya.
Saat ini, kita bersama tim gabungan melaksanakan koordinasi dengan satuan samping yaitu SatpolAir Polres Bengkali, Posal Bengkalis dan Posal Muntai, Basarnas.
Tim gabungan SAR langsung berangkat ke lokasi terjatuhnya korban kejadian untuk melaksanakan pencarian dan penyelamatan korban yang hingga saat ini belum juga ditemukan.
“Saat melaksanakan SAR di perairan Selat Malaka karena Cuaca sudah gelap dan tidak memungkin untuk melaksanakan pencarian korban. Team SAR Dumai memutus untuk sandar di pelabuhan BSSR Selatbaru pada pukul 20.00.WIB,” ujarnya.
“Saat ini, Babinpotmar Bantan dan Babinpotmar Bengkalis, Satpol Air, TNI AD dan Polsek Bantan juga bergabung di kapal Basarnas untuk pencarian korban,” tutupnya. (*)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











