PEMBANTU Gasak Uang dan Harta Majikan di Pekanbaru
PEKANBARU, detak24com – Seorang pembantu gasak uang majikan serta sarang burung walet, yang nilainya Rp 1,1 miliar lebih di Tanjung Datuk Pekanbaru.
Kejadian itu berawal saat korban pulang dari luar negeri, uang yang berjumlah 100 ribu Dolar Singapura atau setara Rp1,1 miliar telah hilang. Tidak hanya uang saja, korban juga kehilangan beberapa sarang burung walet miliknya.
Kanit Jatanras Polresta Pekanbaru, Iptu Nicho Tri Hardyanto, Selasa (14/11/23) mengatakan, peristiwa pembantu gasak uang majikan tersebut baru diketahuinya pada Kamis (9/11/2023) dan langsung membuat laporan ke Polresta Pekanbaru.
“Awalnya pelaku pura-pura tidak mengetahui adanya kasus pencurian di rumah majikannya. Namun setelah korban membuat laporan, AS tiba-tiba kabur dari rumah,” kata Nicho, Selasa (14/11/23).
Korban lantas meminta kepolisian untuk meminta keterangan terhadap AS. Namun, AS telah meninggalkan rumah majikannya itu. Polisi kemudian mendapatkan informasi keberadaan AS di sebuah hotel di Kota Pekanbaru.
“Kita lakukan penangkapan dan pemeriksaan kepada pelaku, Ahad (12/11/23). Benar saja, AS adalah pelaku di balik hilangnya harta korban. AS saat diperiksa juga mengaku mencuri sarang burung walet milik korban bersama dua orang rekannya,” ujar Kanit.
Sementara dua rekannya saat ini masuk daftar pencarian orang dan masih dalam pengejaran polisi.
“Sarang burung walet tersebut diambil 1 kilogram per bulan sebanyak 9 kali. Per kilogramnya dijual Rp 6 juta dan dibagi 3,” tambahnya.
Namun, AS mengaku tidak mengetahui soal uang 100 dolar Singapura milik korban yang juga hilang.
“Pelaku hanya mengakui kalau dirinya mencuri sarang burung walet bersama dua temannya. Sedangkan uang 100 ribu dolar Singapura tidak diketahui pelaku,” pungkasnya dikutip dari CAKAPLAH. (*/berita)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com
