Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » ANEH! Sudah Putus Kontrak dan Diblacklist, PT BJM Lanjutkan Proyek Payung Elektrik Masjid An-Nur

ANEH! Sudah Putus Kontrak dan Diblacklist, PT BJM Lanjutkan Proyek Payung Elektrik Masjid An-Nur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Proyek payung elektrik di kawasan Masjid An-Nur kembali dilanjutkan. Anehnya, kontraktor pelaksana tetap PT Bersinar Jesstive Mandiri (BJM) yang telah putus kontrak serta diblacklist.

Pada hal rekanan dari Jakarta ini sebelumnya sudah dua kali diberi waktu perpanjangan menuntaskan sisa pekerjaan setelah kontrak pekerjaan berakhir pada akhir Desember 2022. Namun, pekerjaan tetap tak juga selesai.

Kembalinya PT Bersinar Jesstive Mandiri melanjutkan pekerjaan menjadi pertanyaan publik. Pihak rekanan ini juga dari awal penunjukan sudah menuai kontroversi. Mulai gugatan PT Sulatanah Anugrah melalui kuasa hukumnya, Eggi Sudjana Sukarna, karena menilai PT Bersinar Jesstive Mandiri tak memenuhi syarat tapi tetap dimenangkan.

Kemudian adanya perlakuan istimewa kerena adanya dugaan keterlibatan ‘putra mahkota’ dalam memenangkan tender. Termasuk dugaan adanya pemberian fee hingga miliaran rupiah pihak-pihak yang memberikan andil dalam mengawal dan memenangkan tender.

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Thomas Larfo Demiera, Senin (3/7/23) saat dikonfirmasi membenarkan pekerjaan lanjutan oleh PT Bersinar Jesstive Mandiri. Namun pekerjaan mereka tak dibayar.

“Iya (masih PT Bersinar Jesstive Mandiri). Mereka mau menyelesaikan tanpa pembayaran,” kata Thomas.

Karena itu menurut Thomas, pekerjaan yang dilakukan PT Bersinar Jesstive Mandiri tidak lagi dibebankan target dan progres pekerjaan. Thomas menganggap niat baik itu pun perlu dihargai.

“Orang mau berbuat baik masa kita larang,” ungkap Thomas.

PT Bersinar Jesstive Mandiri tidak lagi dibebankan mengenai target dan progres. Karena pihak rekanan ini sudah dalam status putus kontrak.

“Tidak ada bicara progres atau target. Kan udah putus kontrak. Kan tak dibayar (pekerjaan) juga,” ujar Thomas.

Mengenai status putus kontrak atas pekerjaan proyek elektrik terhadap PT Bersinar Jesstive Mandiri sebelumnya sudah disampaikan Kepala Dinas(PUPR-PKPP Riau M Arief Setiawan pada Rabu (3/5/23) lalu, terhitung per 8 Apri 2023.

Bahkan perusahaan ini dinyatakan masuk daftar black list (daftar hitam) karena tak mampu menuntaskan tangung jawabnya.

Meski sudah ada pernyataan putus kontrak dan diberi lebel daftar hitam, tetapi PT Bersinar Jesstive Mandiri tetap mendapatkan kepercayaan merampungkan pekerjaan proyek payung elektrik di kawasan Mesjid An-Nur tersebut.

Thomas menyatakan secara regulasi tidak ada masalah. Perihal lanjutan pekerjaan payung elektrik tanpa dibayar tersebut sudah dikomunikasikan bersama pihak Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Kami sudah diskusi dengan LKPP. Kami juga sudah menyurati LKPP. Intinya diperbolehkan. mengingat kepentingan untuk pemanfaatan,” papar Thomas.

Sekdaprov Riau SF Haryanto sebelumnya saat rapat evaluasi di ruang kenanga Kantor Gubernur Riau, Selasa (2/4/23) lalu menegaskan, pekerjaan yang berlarut-larut hingga dua kali perpanjangan dari waktu normal itu harusnya tidak terjadi jika proses tender dilakukan sesuai aturan.

Pernyataan tegas mantan pejabat Kementerian PUPR saat itu bahkan langsung dihadiri Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar. SF Hariyanto mengungkapkan bahwa penunjukan tenaga ahli atas proyek payung elektrik mirip payung di Mesjid Nabawi di Madinah juga abal-abal.

Penujukan tenaga ahli tidak berkompeten dibidangnya itu menjadi salah satu persoalan tak mampunya PT Bersinar Jesstive Mandiri menuntaskan pekerjaan.

“Saya punya bukti, punya data, punya saksi, lengkap semuanya. Karena proses lelangnya tak benar. Tenaga ahlinya banyak palsu. Tenaga ahli itu harusnya orang yang benar-benar ahli,” tegas Sekda saat itu.(riauterkini)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peternak Riau Ogah Urus Ganti-Rugi PMK, Syaratnya Ribet

    Peternak Riau Ogah Urus Ganti-Rugi PMK, Syaratnya Ribet

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24.com- Setakat ini terdapat 24 ekor sapi yang mati dan 28 ekor dilakukan pemotongan paksa akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Riau. Namun, belum ada peternak yang mendapatkan ganti rugi. seperti yang dijanjikan pemerintah pusat sebelumnya. Beberapa waktu lalu, pemerintah mengaku siap memberikan ganti rugi bagi peternak yang hewannya mati akibat terkena wabah […]

  • Hasil Lengkap Undian Piala Dunia 2026, Tim Kesayanganmu di Grup Mana?

    Hasil Lengkap Undian Piala Dunia 2026, Tim Kesayanganmu di Grup Mana?

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – FIFA resmi melakukan undian fase grup Piala Dunia 2026 di John F Kennedy Center for the Performing Arts, Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (06/12/25) dini hari WIB. Acara pengundian dibuka dengan sambutan Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden AS Donald Trump. Proses undian pertama dipimpin tiga pemimpin negara tuan rumah, yaitu Donald Trump […]

  • Tanggapi Maraknya Tambang Emas Ilegal di Solok, Kapolda: Sumbar Belum Miliki WPR!

    Tanggapi Maraknya Tambang Emas Ilegal di Solok, Kapolda: Sumbar Belum Miliki WPR!

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    SOLOK, detak24com – Usaha pertambangan rakyat di Sumatra Barat khususnya wilayah Kabupaten Solok, hingga kini masih tergolong ilegal. Pasalnya, provinsi tersebut belum menerbitkan WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat). Hal itu disampaikan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Dr Gatot Tri Suryanta menjawab pesan WhatsApp media menyikapi maraknya tambang emas ilegal di wilayah Simanau, Solok. Baca juga : Lapor Pak […]

  • Terkait Temuan LHP-BPK, LAKI Tuding Kejati Tak Bernyali Usut Korupsi di Pemkab Aceh Timur

    Terkait Temuan LHP-BPK, LAKI Tuding Kejati Tak Bernyali Usut Korupsi di Pemkab Aceh Timur

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ACEH TIMUR, detak24com– Temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK TA 2021 di Pemkab Aceh Timur diduga mengandung indikasi korupsi, namun belum ada kejelasan pengusutannya. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh Timur, Saiful Anwar mengungkapkan kepada wartawan bahwa upaya penanganan kasus ini oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh terkesan mandek. “Pengusutan terhadap […]

  • Pemko Dumai Tempatkan Satgas PMK di Pintu Masuk, Awasi Lalu-lintas Hewan

    Pemko Dumai Tempatkan Satgas PMK di Pintu Masuk, Awasi Lalu-lintas Hewan

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Dumai, detak24.com -Antisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) khusus jelang Idul Adha, Pemerintah Kota Dumai memperketat pengawasan hewan ternak. Yakni, dengan mendirikan posko check point di setiap pintu masuk. Hal itu dikatakan Sekdako Dumai, Indra Gunawan saat memimpin rapat pencegahan penyebaran PMK, Rabu (29/06/22). “Wabah PMK saat ini memang tengah menjadi isu nasional dan […]

  • Dirut PJC sekaligus Ketua DPD PJS Riau, Drs Wahyudi El Panggabean MH menyerahkan cinderamata kepada PJ Wako Pekanbaru. F : HMS PJS

    Dihadiri Ketum Pusat, Wako Pekanbaru Bersedia Buka Pelatihan Jurnalistik PJC-PJS Riau

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Pelatihan jurnalis yang ditaja Pekanbaru Journalist Center (PJC) dan Persatuan Jurnalis Siber (PJS) Riau, bakal dibuka oleh Pj Wako Pekanbaru, Muflihun SSTP MAP. Selain itu, Ketua Umum PJS dipastikan hadir untuk mendoktrin peserta. “Insya Allah, saya siap mendukung serta bersedia membuka acara Pelatihan Wartawan bertajuk: Jurnalistik Lingkungan,” kata Pj Wako Pekanbaru, Muflihun […]

expand_less