ENAM Fakta Ponpes Al Zaytun Indramayu yang Acap Tuai Kontroversi
INDRAMAYU, detak24com – Salat Idul Fitri di Ponpes Al Zaytun Indramayu, viral. Itu karena dalam salat yang digelar Sabtu (22/4/2023), terdapat jamaah perempuan di barisan terdepan diantara laki-laki. Selain itu, saf salat pun dibuat berjarak.
Ponpes Al Zaytun Indramayu berada di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Sejak lama memang acap menuai kontroversi. Berikut fakta-faktanya:
1. Dikenal Tertutup
Ponpes Al Zaytun Indramayu sendiri dikenal dengan pesantren yang tertutup. Pesantren di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Indramayu ini bahkan punya kesan eksklusif.
“Memang, Al-Zaytun itu kan pesantren di Indramayu, eksklusif kita tidak bisa intervensi apa-apa dan kalaupun kita tidak suka juga susah, levelnya nasional pun kadang tidak ditanggapin gitu,” kata Ketua MUI Indramayu KH Satori.
2. Sempat Dikaitkan dengan NII
Ponpes Al Zaytun Indramayu merupakan pesantren yang dibangun oleh Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) pada 13 Agustus 1996. Sosok pendiri Al-Zaytun adalah Panji Gumilang.
Panji Gumilang sempat dikaitkan sebagai Imam Negara Islam Indonesia (NII) Komandemen Wilayah (KW) 9 pada 2011 lalu. Namun, Panji yang menjadi pimpinan Ponpes Al-Zaytun ini dengan tegas membantahnya.

15 thoughts on “ENAM Fakta Ponpes Al Zaytun Indramayu yang Acap Tuai Kontroversi”