Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Benarkan OTT Bupati Adil dan Kepala OPD Kepulauan Meranti

KPK Benarkan OTT Bupati Adil dan Kepala OPD Kepulauan Meranti

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri membenarkan KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (7/4/2023) malam. Termasuk Bupati Meranti HM Adil.

“Benar, tadi malam, Tim KPK berhasil lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau. Beberapa pihak sudah ditangkap diantaranya Bupati,” kata Ali kepada CAKAPLAH.com, Jumat (7/4/2023).

Baca juga : https://detak24.com/kepulauan-meranti-geger-kpk-tangkap-bupati-adil-dan-sejumlah-pejabat-malam-tadi/

Lanjutnya, saat ini pihak KPK masih bekerja dan masih mengumpulkan bahan-bahan keterangan terkait kasus OTT tersebut.

“Saat ini tim KPK masih bekerja kami kumpulkan bahan keterangan dari beberapa pihak,” cakapnya.

Pihaknya nanti akan menyampaikan secara detail dan lengkap setelah kegiatan tersebut membuahkan hasil.

“Setelahnya pasti kami sampaikan lengkap hasil kegiatan tersebut sebagai bagian keterbukaan informasi KPK kepada masyarakat,” pungkasnya.

Baca juga : https://detak24.com/bupati-adil-kena-ott-kpk-seluruh-kepala-opd-kepulauan-meranti-terjaring/

KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Adil setelah operasi tangkap tangan.

Diberitakan, Jumat (7/4/2023) dini hari, seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Riau, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK tengah memeriksa sejumlah pejabat Meranti, sementara Bupati Adil telah dibawa menuju ke Pekanbaru Kamis malam.

KPK turun ke Meranti dan menyegel sejumlah kantor. Selain mengamankan Bupati Kepulauan Meranti HM Adil SH MM, KPK dikabarkan memeriksa Kepala BPKAD Fitria Nengsih, Kabag Umum Tarmizi dan sejumlah pejabat.

Menjelang bersahur, Jumat dinihari, sejumlah kepala OPD dipanggil untuk diperiksa di Polres Kepulauan Meranti.

“Iya kami dipanggil (KPK, red). Makan dulu, takut nanti lama di sana,” kata Ifwandi, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (7/4/2023) dini hari.

Ketika ditanya bentuk panggilannya, ditambahkan Kepala Disperindag Marwan, dipanggil melalui pesan berantai. “Tidak tahu (apakah KPK yang memanggil, red). Tapi infonya seluruh kepala OPD,” ujar Marwan.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Informasi tersebut diperkuat dengan sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp. Dalam foto yang beredar, sejumlah ruangan di kantor Bupati Meranti disegel KPK dengan tulisan ‘Dalam Pengawasan KPK’.

Adapun sejumlah ruangan yang disegel tersebut antara lain Ruangan Sekda, Humas dan Protokol, BPKAD, dan Umum.

Informasi yang diterima cakaplah.com ruangan Bupati juga disegel. Sejumlah pejabat turut diperiksa di Mapolres Meranti, diantaranya Bupati M Adil, Kepala BPKAD, Kabag Humas dan Kabag Umum.

Dikonfirmasi perihal hal tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar mengatakan belum mengetahui secara pasti terkait hal tersebut.

“Saya belum tahu pasti, sedang dicari informasinya,” kata Asmar menjawab CAKAPLAH.com.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah pejabat meranti tampak berada di kediaman Bupati Meranti yang dipenuhi orang dan petugas kepolisian.

“Iya, infomasi yang saya dapat OTT KPK,”ujar salah satu pejabat yang ditemui di kediaman Bupati Meranti

Hingga berita ini nukil, belum ada informasi resmi dari pihak berwenang, baik pemerintahan, kepolisian ataupun KPK.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (13)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Geger Potongan Komisi, Menteri UMKM Sarankan Driver Ojol Pindah ke Maxim 

      Geger Potongan Komisi, Menteri UMKM Sarankan Driver Ojol Pindah ke Maxim 

      • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengimbau driver ojol untuk beralih ke aplikasi lain, jika potongan komisi platform dinilai kurang memuaskan. Hal tersebut diungkapkan Maman usai mengadakan pertemuan dengan perwakilan perusahaan transportasi online Maxim dan inDrive di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Rabu (21/05/25) lalu. “Jadi saya menyarankan daripada […]

    • Ngeri! Pasutri Pengedar Sabu Petenteng Senpi di Desa Koto Tuo Kampar 

      Ngeri! Pasutri Pengedar Sabu Petenteng Senpi di Desa Koto Tuo Kampar 

      • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BANGKINANG, detak24com – Polisi meringkus pasutri pengedar sabu beserta seorang rekannya di Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Kampar. Selain BB narkoba, polisi mengamankan dua pucuk senpi rakitan. Satresnarkoba Polres Kampar berhasil ungkap kasus narkoba jenis sabu dengan berat kotor 106.14 gram, serta 2 pucuk senjata api rakitan dan amunisinya. Penangkapan ini dipimpin Kasat Narkoba Polres […]

    • FAKTA Mengejutkan! Sebelum Tewas Tahanan Polsek Bukit Raya Pekanbaru Dianiaya, Dua Polisi Nonjob

      FAKTA Mengejutkan! Sebelum Tewas Tahanan Polsek Bukit Raya Pekanbaru Dianiaya, Dua Polisi Nonjob

      • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Tahanan Polsek Bukit Raya Pekanbaru bernama Dimas Firnanda (25), diduga dianiaya sebelum menemui ajal. Dalam peristiwa maut tersebut, dua orang penyidik dikabarkan dapat sanksi nonjob. Untuk mengungkap kasus ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau telah memeriksa 12 orang saksi, serta meneliti rekaman CCTV. Ditemukan fakta mengejutkan, tahanan tewas tersebut […]

    • Operasi Malam Jumat, Polisi Cokok Pengedar Sabu di Bandar Petalang dan Pangkalan Kuras 

      Operasi Malam Jumat, Polisi Cokok Pengedar Sabu di Bandar Petalang dan Pangkalan Kuras 

      • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PELALAWAN, detak24com – Sat Narkoba Polres Pelalawan menangkap dua pengedar sabu di Kecamatan Bandar Petalang dan Pangkalan Kuras, Kamis (23/01/25) malam Jumat. Berdasarkan laporan polisi nomor LP/14/I/2025/Res Pelalawan, tanggal 8 Januari 2025, tim opsnal Sat Narkoba melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang aktivitas transaksi narkoba di Jalan Datuk Angkasa, Kecamatan Bandar Petalangan. Pada […]

    • Sidang Perdana, Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Sekongkol Korupsi Rp 22,6 M

      Sidang Perdana, Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Sekongkol Korupsi Rp 22,6 M

      • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Mantan Bupati Sukarmis didakwa bersekongkol korupsi Rp 22,6 miliar pada proyek pembangunan Hotel Kuansing. Hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru. Anggota DPRD Riau periode 2019-2024 itu disidangkan secara online dari Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan. Di ruang sidang hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andre Antonius dari Kejari Kuansing […]

    • KASIHANI SAYA! Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK Selama 8,5 Jam

      KASIHANI SAYA! Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK Selama 8,5 Jam

      • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      JAKARTA, detak24.com – Rafael Alun Trisambodo memohon belas kasihan usai diperiksa KPK  terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya senilai Rp 56 miliar. Total Rafael Alun Trisambodo diperiksa KPK selama 8,5 jam, Rabu (01/03/23). Ia mulai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 09.00 WIB. Dia lalu keluar dari gedung KPK sekitar pukul 17.40 WIB petang. “Saya […]

    expand_less