Dalam rilis tersebut, Agustiawan menjelaskan bahwa Tim Keadaan Darurat telah berhasil mengatasi kejadian di area gas compressor Kilang Dumai pada Sabtu (01/04). Kejadian telah dapat dikendalikan sekitar pukul 22.54 WIB.
“Saat ini operasional kilang di unit terdampak dihentikan sementara untuk memastikan keamanan di lokasi. Sementara unit lain tetap beroperasi normal,” ujarnya.
Penyebab kejadian masih belum diketahui. Dikatakannya, terdapat 5 orang yang terdampak di ruang operator, dan saat ini telah dibawa ke RS Pertamina Dumai (RSPD) untuk memperoleh perawatan terbaik. Kondisi pekerja terdampak tersebut saat ini stabil.
“Saat ini Tim terus fokus untuk memastikan kondisi aman. Pertamina Kilang Dumai juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan agar masyarakat di sekitar kilang tidak terdampak oleh kejadian ini,” kilahnya.
Diberitakan, dalam insiden kilang Pertamina Dumai meledak dilaporkan sebelumnya 7 orang meninggal. Namun, berdasarkan keterangan pihak perusahaan hanya ada 5 karyawan yang luka-luka.(rls)
Editor : Kar