DIHIPNOTIS! Cewek Kampar Dijual ke Jakarta, Kabur Saat Disekap
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 21 Des 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMPAR, detak24.com – MR (17 ), cewek ABG asal Tambang, Kampar berhasil kabur dari sekapan mafia human traficcking di Jakarta. Ia kini telah kembali ke rumah orangtuanya atas bantuan pengurus DPP PKS, Rabu (21/12/22).
Enam bulan yang lalu, persisnya pada Juli 2022, salah seorang remaja, warga Riau yaitu dari Kabupaten Kampar yang berinisial MR hilang dari rumah. Ternyata, ia dilarikan serta dijual komplotan human traficcking ke Jakarta, hingga dipaksa bekerja sebagai wanita penghibur.
MR awalnya ditepuk pundak oleh orang tak dikenal, yang menyebabkannya linglung dan dibawa kabur para pelaku dari sekitar rumahnya.
Saat ini, MR telah pulang ke rumah orangtuanya di Kampar, Riau dan dalam keadaan sehat. Namun butuh dukungan medis.
Kepulangan MR ini berkat pertolongan dari Anggota DPR RI Dapil Riau 2, DR H Syahrul Aidi Maazat Lc MA yang mendapatkan informasi dari salah seorang pengurus DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Syahrul Aidi saat dihubungi pada Selasa (20/12/22) membenarkan bahwa MR difasilitasi kepulangannya dari Jakarta ke rumah orang ua setelah mendapatkan informasi dari salah satu kolega partainya di DPP PKS.
“Alhamdulillah, MR sudah bersama keluarga saat ini. Salah satu sahabat kita di DPP PKS menelepon bahwa di wilayah tempat tinggalnya seorang perempuan korban human trafficking. Ia mengadu ingin pulang. Karena kolega ini tahu MR dari Riau langsung mengontak saya agar segera dibawa pulang. Alhamdulillah yang bersangkutan telah ada di rumah,” terang Syahrul Aidi.
Dia menjelaskan, MR diintai di jalan tidak jauh dari rumahnya di Desa Kualu Kecamatan Tambang, Kampar. Tiba-tiba punggungnya ditepuk dari belakang dan setelah itu dia tidak mengetahui apapun. Dia berada dalam kekuasaan dan pengawasan komplotan tersebut hingga beberapa bulan.
“Setelah beberapa bulan dalam masa penyekapan dan dipaksa bekerja yang tidak baik, dia mencari berbagai cara agar lari. Setelah berhasil kabur dari komplotan dan merasa aman, dia dibantu kawannya mencari pertolongan agar bisa pulang. Di situlah bertemu dengan kita,” terang Syahrul Aidi.
Syahrul Aidi juga mengingatkan kepada para orangtua agar menjaga anak gadis dan anak di bawah umur dari tindakan komplotan human trafficking. Komplotan saat ini mengincar korban yang lengah dari perhatian keluarga.
Salah seorang keluarga korban, Eka Bima saat dihubungi terpisah, menyatakan ucapan terimakasih kepada Syahrul Aidi yang telah memfasilitasi kepulangan anaknya hingga ke rumah. Saat ini keluarganya sudah ditemui juga oleh Babinsa dan Kapolsek Tambang.
“Terimakasih kami ucapkan kepada Pak Syahrul Aidi yang telah membantu menemukan anak kami (MR). Semoga Pak Syahrul Aidi diberi kesehatan dan kemudahan dari Allah SWT,” imbuhnya.***
Sumber : CAKAPLAH.com
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











