Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DILARANG MABUK, Pria Ini Bakar Motor Penjual Nasi Goreng di Pekanbaru

DILARANG MABUK, Pria Ini Bakar Motor Penjual Nasi Goreng di Pekanbaru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Seorang pria berinisial AM alias Aldi (18) diringkus oleh Tim Opsnal Polsek Sukajadi, Pekanbaru. Ia diduga membakar sepeda motor milik pedagang nasi goreng.

Menurut Kapolsek Sukajadi, AKP Rahmanuddin Sabtu (12/11/22), pelaku ditangkap di Desa Kempas Jaya, Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

“Pelaku membakar sepeda motor milik pedagang nasi goreng di Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru pada Rabu (23/10/22) lalu. Pelaku melarikan diri ke kampung halamannya,” kata Rahmanuddin.

Ia menceritakan, awal kejadiannya saat pelaku datang ke kedai nasi goreng korban dengan membawa minuman keras, dan di tempat tersebut pelaku meminumnya.

“Melihat pelaku itu minum Miras, korban tidak terima dan menegurnya untuk tidak mabuk-mabukan di kedai miliknya itu. Di saat itu, terjadi cekcok dan perkelahian diantara keduanya,” terangnya.

Perkelahian berakhir dan pelaku itu pergi meninggalkan kedai nasi goreng. Setelah korban usai berjualan, gerobak dagangan dan sepeda motornya diparkir di luar rumah.

“Ternyata pelaku ini mendatangi tempat itu sambil membawa Pertalite. Pas tiba di lokasi kejadian, diduga pelaku langsung melakukan pembakaran,” tuturnya.

Tim Opsnal Polsek Sukajadi pun langsung bergerak setelah mendapat laporan, serangkaian penyelidikan dilakukan, berkat adanya rekaman CCTV akhirnya polisi pun berhasil mengungkap identitas diduga pelaku tersebut.

“Kita lakukan rangkaian penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi diduga pelaku, kita lakukan penangkapan di Kabupaten Inhil,” jelasnya.

Dari hasil interogasi,  pelaku inisial AM nekat melakukan aksinya lantaran sakit hati saat korban menegurnya dikala mabuk-mabukan.

“Motif pelaku sakit hati kepada pelapor karena dilarang minum minuman keras di tempatnya. Penyidik menjerat dengan Pasal UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHPidana Pasal 187 dengan ancaman di atas 4 tahun penjara,” tegasnya.***

Sumber : CAKAPLAH.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Pinjamkan Wifi, Oknum Guru Obok-obok Empat Siswi di Meranti 

    Modus Pinjamkan Wifi, Oknum Guru Obok-obok Empat Siswi di Meranti 

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SELATPANJANG, detak24com – Dunia pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti tercoreng oleh kasus asusila antara guru dan murid. Kejadian memalukan terjadi SMAN 02 Tebingtinggi Timur. Informasi dirangkum Selasa (04/03/25), kasus ini terjadi pada tahun 2022, namun baru terungkap beberapa waktu lalu. Para orangtua korban memberanikan diri melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Tanjung Gadai, lokasi sekolah tersebut […]

  • VIRAL! Polisi Masuk Masjid Raya Pakai Sepatu, Sajadah Terbentang

    VIRAL! Polisi Masuk Masjid Raya Pakai Sepatu, Sajadah Terbentang

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PADANG, detak24com – Satu video viral menunjukkan sejumlah personel polisi dari Satuan Brimob masuk ke masjid tanpa membuka sepatu. Peristiwa itu disebut terjadi di Masjid Raya Padang, Sumbar Dalam tayangan video, terlihat sejumlah personel Brimob berada dalam masjid tanpa membuka sepatu. Mereka berjalan dalam masjid dkondisi sajadah dibentangkan. Dalam video juga ada sejumlah warga yang […]

  • Bagnaia Rajai MotoGP Italia, Ini 5 Faktanya

    Bagnaia Rajai MotoGP Italia, Ini 5 Faktanya

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    SEJUMLAH fakta menarik tercipta setelah Francesco Bagnaia menang MotoGP Italia 2022 di Sirkuit Mugello, Ahad (29/05/22). Bagnaia tampil luar biasa pada balapan MotoGP Italia 2022. Start dari posisi kelima, Pecco mampu bangkit dari start yang buruk untuk mengalahkan Fabio Quartararo di Sirkuit Mugello.Dikutip dari Sky Sports Italia, berikut sejumlah fakta menarik usai Bagnaia menang MotoGP […]

  • Isteri Ferdy Sambo dan pengacaranya saat membesuk di Rutan Mako Brimob. F. :. DETIKCOM

    Istri Sambo dan Pengacara Tak Diizinkan Membesuk, Putri Dibawa ke Psikiater

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com –  Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo beserta anaknya serta didampingi pengacara mendatangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok Ahad (07/08/22). Mereka ingin membesuk Ferdy Sambo namun belum diizinkan. “Pertama-tama saya selaku kuasa hukum Ibu PC, kuasa hukum FS, hari ini datang ke Mako Brimob untuk bawa pakaian kepada Pak FS dan membesuk beliau. […]

  • Empat Terciduk, Polisi Bongkar Sindikat Sabu di Desa Anak Talang Inhu 

    Empat Terciduk, Polisi Bongkar Sindikat Sabu di Desa Anak Talang Inhu 

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    INHU, detak24com  – Empat pria yang diduga kuat terlibat sindikat sabu diringkus aparat kepolisian di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Inhu. Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti sabu seberat 20,26 gram beserta perlengkapan yang biasa digunakan untuk mengedarkan barang haram tersebut, dan uang tunai Rp 5,85 juta. Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh […]

  • Dirut PJC sekaligus Ketua DPD PJS Riau, Drs Wahyudi El Panggabean MH menyerahkan cinderamata kepada PJ Wako Pekanbaru. F : HMS PJS

    Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau Masuk Penyidikan, Ini Calon Tersangkanya!

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Usai gelar perkara pada 12 Juli 2024 lalu, Ditreskrimsus Polda Riau menaikkan korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau ke penyidikan. Dengan begitu Ditreskrimsus Polda Riau akan melakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan Tinggi Riau. Termasuk juga meminta keterangan saksi terkait untuk memproses korupsi SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) fiktif tersebut. “Saya ingatkan […]

expand_less