Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MAHKAMAH KONSTITUSI: Menteri Nyapres Cukup Persetujuan Presiden dan Cuti, Tak Perlu Mundur

MAHKAMAH KONSTITUSI: Menteri Nyapres Cukup Persetujuan Presiden dan Cuti, Tak Perlu Mundur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – MK memutuskan bahwa menteri tidak perlu lagi mengundurkan diri saat nyapres. Hanya perlu mendapat persetujuan dan izin cuti dari presiden.

Hal ini merupakan putusan MK atas permohonan Partai Garuda yang menguji konstitusionalitas Pasal 170 ayat 1 UU Pemilu.

Secara ringkas, pasal tersebut menyatakan bahwa seorang menteri harus mengundurkan diri dari jabatannya apabila maju sebagai capres atau cawapres.

Adapun Partai Garuda meminta MK memutuskan pasal tersebut inkonstitusional dan memperbolehkan menteri maju sebagai capres atau cawapres tanpa harus mundur.

“Mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian,” kata Ketua MK Anwar Usman membacakan amar putusan MK di ruang sidang MK, Jakarta, Senin (31/10/2022).

Secara ringkas, hakim konstitusi memutuskan bahwa aturan soal menteri harus mundur ketika maju jadi capres atau cawapres adalah inkonstitusional. Hakim konstitusi pun membuat norma baru atas Pasal 170 ayat 1 tersebut, yakni:

“Pejabat negara yang dicalonkan oleh Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik sebagai calon Presiden atau calon Wakil Presiden harus mengundurkan diri dari jabatannya, kecuali Presiden, Wakil Presiden, Pimpinan dan anggota MPR, Pimpinan dan anggota DPR, Pimpinan dan anggota DPD, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota, termasuk menteri dan pejabat setingkat menteri, sepanjang menteri dan pejabat setingkat menteri mendapatkan persetujuan dan izin cuti dari Presiden.”

Hakim konstitusi juga membuat norma baru terhadap Penjelasan Pasal 170 ayat 1. Pada intinya, MK tidak memasukkan lagi menteri ke dalam daftar jabatan yang harus mengundurkan diri ketika maju nyapres. Dengan begitu, hanya tersisa delapan jenis jabatan yang pejabatnya harus mundur ketika maju jadi capres, yakni:

a. Ketua, wakil ketua, ketua muda dan hakim agung pada Mahkamah Agung;

b. Ketua, wakil ketua, dan hakim pada semua badan peradilan, kecuali hakim ad hoc;

c. Ketua, wakil ketua, dan anggota Mahkamah Konstitusi;

d. Ketua, wakil ketua dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan;

e. Ketua, wakil ketua dan anggota Komisi Yudisial;

f. Ketua dan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi;

g. Kepala perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang berkedudukan sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh; dan

h. Pejabat negara lainnya yang ditentukan oleh undang-undang

Hakim konstitusi Arief Hidayat mengatakan, gugatan Partai Garuda ini dikabulkan sebagian karena menteri juga memiliki hak konstitusional sebagai warga negara untuk dipilih dan memilih.

“Terlepas pejabat negara menduduki jabatan dikarenakan sifat jabatannya atas dasar pemilihan ataupun atas dasar pengangkatan, seharusnya hak konstitusionalnya dalam mendapatkan kesempatan untuk dipilih maupun memilih tidak boleh dikurangi,” ujar Arif membacakan pertimbangan hukum hakim konstitusi.

Dalam pengambilan putusan atas gugatan Partai Garuda ini, satu dari sembilan hakim MK menyatakan concurring opinion atau alasan berbeda. Dia adalah hakim konstitusi Saldi Isra.(Republika/cakaplah)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INNALILAHI! Sarwono Kusumaatmadja Wafat, Ini Perjalanan Karier Almarhum

    INNALILAHI! Sarwono Kusumaatmadja Wafat, Ini Perjalanan Karier Almarhum

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menteri era Orde Baru, Sarwono Kusumaatmadja meninggal dunia dunia pada Jumat (26/5). Sarwono disebut menghembuskan napas terakhir di Penang, Malaysia pada usia 79 tahun. Kabar tersebut disampaikan oleh politikus Golkar, Christina Aryani yang mendapat kabar langsung dari anak almarhum. “(Meninggal dunia), confirmed dari anaknya,” ujar Christina kepada CNNIndonesia.com, Jumat (26/5). Belum ada informasi lebih […]

  • Migor Curah 14 Ribu Perliter Diluncurkan Bulan Depan, Bawa KTP atau Aplikasi PeduliLindungi

    Migor Curah 14 Ribu Perliter Diluncurkan Bulan Depan, Bawa KTP atau Aplikasi PeduliLindungi

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com – Pemerintah mewajibkan masyarakat membawa KTP atau menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat membeli minyak goreng curah rakyat (MGCR) seharga Rp14 ribu per liter. Program ini dimulai pertengahan bulan depan atau Juli 2022. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, pemerintah akan melakukan sosialisasi mulai hari ini, Senin (27/06/22). Sosialisasi bakal dilakukan […]

  • SEMERU MELETUS, Jepang Waspadai Tsunami

    SEMERU MELETUS, Jepang Waspadai Tsunami

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    STATUS Gunung Semeru di Jawa Timur jadi awas usai muntahkan awan panas. Kondisi ini membuat Jepang waspada, dengan menrperingatkan ancaman tsunami. Badan Meteorologi Jepang pun memperingatkan ancaman timbulnya tsunami akibat erupsi Gunung Semeru. Dilansir Kyodo News, Minggu (4/12/2022), badan cuaca Jepang memperingatkan bahwa tsunami dapat tiba di Pulau Miyako dan Yaeyama di Prefektur selatan Okinawa sekitar pukul 14.30 waktu […]

  • Spesialis Maling Tabung Gas, Warga Desa Pulau Lawas Bangkinang  ‘Diangkut’ Polisi Siang Bolong

    Spesialis Maling Tabung Gas, Warga Desa Pulau Lawas Bangkinang  ‘Diangkut’ Polisi Siang Bolong

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANGKINANG, detak24com – Polisi berhasil meringkus spesialis maling tabung gas di Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang setelah tersangka sempat kabur lewat pintu belakang rumah. Informasi dirangkum Sabtu (17/01/26), tersangka berinisial RA (40) warga Desa Lawas, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar.  Polisi menangkapnya setelah nekat mencuri dua tabung gas milik Taufik pada Kamis (12/6/2025) dinihari sekira pukul 04.00 […]

  • MAHKAMAH Agung Bebaskan Mantan Bupati Inhil Indra Muchlis Adnan, Ini Sebabnya!

    MAHKAMAH Agung Bebaskan Mantan Bupati Inhil Indra Muchlis Adnan, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    lINHIL, detak24com – Mahkamah Agung membebaskan mantan Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan dari tuntutan jaksa. MA menilai penuntutan atas kasus korupsi yang didakwakan sudah daluwarsa. Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Indra Muchlis Adnan melakukan korupsi penyertaan modal dari Pemkab Inhil kepada PT Gemilang Citra Mandiri (GCM) yang merugikan negara sebesar Rp1,157 miliar pada tahun […]

  • Hendak ke Kamar Kecil Pria Ini Diterkam Hariamu, Luka Robek di Kepala dan Leher

    Hendak ke Kamar Kecil Pria Ini Diterkam Hariamu, Luka Robek di Kepala dan Leher

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    Pelalawan, detak24.com – Seorang pria bernama Nihar (41) mengalami luka robek pada kepala bagian belakang karena diterkam seekor harimau Sumatera di Desa Serapung, Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan, Senin (05/09/22) mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (3/9/2022) sekitar pukul 23.10 WIB, dimana korbannya merupakan seorang pekerja harvesting PT […]

expand_less