Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » JNE Timbun 1 Ton Beras Bansos di Depok,  Polisi Turun Tangan

JNE Timbun 1 Ton Beras Bansos di Depok,  Polisi Turun Tangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan adanya penguburan beras bantuan sosial (bansos) merek ‘Beras Kita’, sekitar 1 ton oleh PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) di daerah Depok, Jawa Barat.

Dirinya mengatakan, Polres Metro Depok awalnya mendapatkan informasi adanya beras dikubur ini dari warga bernama Rudi Samin. Dari keterangan Rudi Samin ini diketahui bahwa beras bansos tersebut dikubur sejak 2 tahun lalu.

“Menurut keterangan saudara Rudi Samin bahwa dirinya dilaporkan/diberi informasi dari saudara S bahwa sekitar 2 tahun yang lalu pihak JNE melakukan pemendaman/timbun beras yang diduga bantuan dari pemerintah untuk masyarakat yang tidak disalurkan,” ujar Zulpan, dikutip Selasa  (02/08/22).

Terpisah, Marketing JNE Express Eri Palgunadi dalam keterangannya kepada wartawan, membenarkan adanya penimbunan bansos dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

“Dalam menjalankan bisnis selalu mengedepankan nilai-nilai berbagi, memberi, menyantuni dan saling menghargai serta menghormati seluruh pihak baik internal maupun eksternal perusahaan,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai perusahaan Nasional yang bergerak di bidang jasa kurir ekspres dan logistik, JNE terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, masyarakat serta pemerintah.

Pihaknya mengakui telah menimbun beras bantuan (bansos) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Depok karena telah rusak.

“Terkait dengan pemberitaan temuan beras bantuan sosial di Depok, tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai dengan perjanjian kerjasama yang telah disepakati dari kedua belah pihak,” ungkapnya.

Oleh karena itu sebagai bentuk dukungan terhadap hal tersebut, JNE mendukung program Pemerintah dalam proses distribusi beras bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat bekerjasama dengan pihak terkait.

Ditambahkannya, JNE selalu berkomitmen untuk mengikuti segala prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku apabila diperlukan.

“Dalam menjalankan bisnis JNE selalu mematuhi dan mengikuti peraturan yang berlaku serta selalu menjalankan standard operating procedure perusahaan dengan sebaik mungkin,” pungkasnya.

DPR Desak Kemensos Jelaskan

Sementara itu Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily meminta Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan secara rinci terkait kasus kasus temuan beras yang diduga bantuan sosial yang membusuk ditimbun di tanah lapang di wilayah Depok, Jawa Barat, untuk mencegah munculnya spekulasi publik.

“Supaya tidak menimbulkan spekulasi yang bermacam-macam, sebaiknya segera ungkap ke Publik. Secara kebijakan, Kementerian Sosial harus segera menjelaskan soal ini. Sementara pihak penegak hukum juga segera menyelediki fakta-fakta dari timbunan itu,” kata Ace Hasan di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Menurut dia, jika timbunan beras tersebut merupakan bansos untuk mengklarifikasi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kecurigaan dan syakwasangka dari masyarakat.

Ace juga meminta Kemensos menginvestigasi secara internal terkait kasus temuan beras tersebut untuk mengetahui kejadian sebenarnya, karena sepengetahuannya, bantuan sosial Presiden pun juga tetap di bawah koordinasi Kementerian Sosial RI

Politisi Partai Golkar itu juga meminta kasus tersebut harus dibuka dan melakukan investigasi forensik atas barang-barang yang ditimbun. Dia mengatakan, investigasi forensik tersebut untuk mengetahui secara pasti beras bansos tersebut milik instansi mana dan siapa yang bertanggung jawab mendistribusikannya.

Menurut dia, temuan beras bansos yang diduga merupakan bantuan Presiden RI itu harus diungkap secara transparan dan seterang-terangnya kepada masyarakat.

“Saya kira sangat mencurigakan dengan adanya timbunan bantuan sosial tersebut dalam jumlah yang sangat besar. Apalagi timbunan bantuan Sosial itu berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan warga yang terdampak Covid-19,” katanya.

Menurut dia, kalau ada pihak yang menyatakan bahwa bantuan sosial itu telah kedaluwarsa, itu juga perlu dipertanyakan, berarti bantuan tersebut tidak dapat didistribusikan kepada warga yang berhak untuk menerimanya.

Ace juga mendesak kepada pihak penegak hukum untuk menelusuri siapa pelaku yang menimbun bantuan sosial itu dan mengungkap apa motif di balik penimbunan beras tersebut.

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) yang terkubur dan ditemukan di kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, tidak dilakukan dari masa dia menjabat.(ist)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Nikita Mirzani di Penjara usai Dilimpahkan Polisi

      Nikita Mirzani di Penjara usai Dilimpahkan Polisi

      • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      JAKARTA, detak24.com – Kejari Serang menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari penyidik kepolisian atas nama tersangka Nikita Mirzani binti Mawardi, Selasa (25/10/22). Kepala Intelijen Kejari Serang, Rezkinil Jusar mengatakan Nikita dititipkan di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Serang di Kota Serang. “Ya betul ditahan di Rutan Serang,”kata Rezkinil dihubungi Selasa malam. […]

    • KARHUTLA Bengkalis Meluas hingga 25 Hektar, Hotspot Terpantau 26 Titik

      KARHUTLA Bengkalis Meluas hingga 25 Hektar, Hotspot Terpantau 26 Titik

      • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      BENGKALIS, detak24.com  – Karhutla Bengkalis kian meluas. Data terakhir ditemukan 26 hotspot dengan luas lahan terbakar 25,2 hektar. Peristiwa karhutla Bengkalis ini tepatnya di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan. Upaya pemadaman langsung dilakukan. Tidak hanya oleh BPBD dan masyarakat, melainkan juga Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso bersama Forkopimda. Bagus Santoso bergerak cepat terjun langsung ke […]

    • Luka Bakar dan Gorok, Jasad Guru dalam Kebun Sawit di Tapung Hulu Geger 

      Luka Bakar dan Gorok, Jasad Guru dalam Kebun Sawit di Tapung Hulu Geger 

      • calendar_month Senin, 2 Des 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – Geger penemuan mayat dengan kondisi mengenaskan di Kecamatan Tapung Hulu, ternyata jasad seorang guru.  Terdapat luka bakar di sekujur tubuh korban. Lebih mengenaskan ada bekas luka gorokan di leher. Informasi dirangkum Senin (02/12/24), penemuan jasad guru tersebut pada Jumat (29/11/24). Jasad ditemukan di Jalan Osam dalam areal perkebunan kelapa sawit Desa Kasikan. […]

    • Potret malam Sungai Kalimas di Surabaya yang masuk objek wisata terfavorit Indonesia. f : ist

      SUNGAI Dumai Bakal Disulap Seperti Ini!

      • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Pemko Dumai akan membangun dam dan pintu air Sungai Dumai seperti kali di Surabaya. Mewujudkan hal tersebut, diperlukan petunjuk dan izin KLHK. Dikutip Sabtu (27/04/24), Wako Dumai, H Paisal mengemukakan rencana itu di hadapan Sekretaris Jendral KLHK Bambang Hendroyono pada penanaman 25 ribu mangrove serentak di bantaran Sungai Dumai Jalan Prof M […]

    • Pria Muda Diduga Gantung Diri di Rumah Kos Tanjung Palas Dumai, Leher Terlilit Baju Kaos

      Pria Muda Diduga Gantung Diri di Rumah Kos Tanjung Palas Dumai, Leher Terlilit Baju Kaos

      • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      DUMAI, detak24com – Warga Dumai gempar atas penemuan seorang pria muda berinisial MRR (24) tewas di sebuah kamar kos, Kelurahan Tanjung Palas, Selasa (02/09/25). Dikutip dari sekilasriau, korban ditemukan terlihat tidak bernyawa dengan lidah menjulur. Sementara, lehernya terlilit baju kaos berwarna hitam. Baca juga : Jatuh dari Ketinggian, Pekerja Kilang Pertamina Dumai Meregang Nyawa, Perusahaan […]

    • ANAK Krakatau Meletus, Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 1000 Meter

      ANAK Krakatau Meletus, Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 1000 Meter

      • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 3Komentar

      Lampung, detak24com – Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi lebih kurang 1.000 meter. Petugas Pos Pengamatan Gunung Krakatau Junomo mengatakan erupsi itu terjadi pukul 05.37 WIB dengan kolom abu berwarna kelabu mengarah ke utara. “Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 55 milimeter dan durasi 20 […]

    expand_less