Miris! Putra Mandau Riau Disingkirkan, Baru Ber-KTP Duri Langsung Dapat Kerja
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Duri, detak24.com – Polemik penerimaan naker di Duri Riau, mendapat sorotan pemuka masyarakat. Pasalnya, putra asli daerah susah menerobos lapangan pekerjaan. Sementara, yang baru punya KTP Mandau langsung dapat kerja.
Hal itu terungkap saat kunjungan Karang Taruna (KT) Riau di Duri, Ahad (03/07/22). Ketua KT Riau, Muhammad Andri ST beserta pengurus menggelar silaturahmi dengan tokoh dan pemuka masyarakat Mandau. Hal ini jadi kesempatan bagi para tokoh curhat terkait isu sosial di wilayah mereka.
“Yang tak kalah pentingnya, kita menemukan fakta lain bahwa perusahaan di Mandau menerima tenaga kerja yang baru mendapatkan KTP Mandau. Sementara putra daerah yang lahir dan besar di Mandau tidak diterima,” ujar Datuk Revolysia, Ketua DPH LAMR Mandau dalam dialog dengan KT Riau.
Datuk Revolysia melanjutkan, bahwa isu sosial saat ini di Mandau terkait tenaga kerja dan pembinaan dalam bentuk penyaluran dana CSR dari perusahaan di Wilayah Mandau.
“Beberapa waktu lalu kita bertemu manajemen PHR (Pertamina Hulu Rokan), kita menyampaikan 3 isu utama, yaitu tenaga kerja, CSR, dan pembinaan usaha kecil. Kita berharap Karang Taruna Riau membantu masyarakat Mandau untuk mendapatkan hal ini,” harap Datuk Revolysia.
Silaturahmi yang digelar di kediaman Ketua Karang Taruna Kabupaten Bengkalis berlangsung dengan suasana kekeluargaan. Tampak hadir Ketua Harian KT Riau M Ikhsan ST MIP, Sekretaris KT Riau Rayan Pribadi, Bendahara Amirzan Amzar beserta para wakil ketua dan pengurus lainnya.
Sementara dari perwakilan tokoh masyarakat tampak Ketua MKA LAMR Mandau, Datuk H Arwan Mahidin, Ketua DPH LAMR Mandau Datuk Revolysia SH MA beserta tokoh setempat lainnya.
Datuk H Arwan Mahidin saat diskusi tersebut mengucapkan terimakasih atas kehadiran Andri beserta pengurus KT Riau lainnya. Kesempatan ini menurut Datuk Arwan sangat berharga, karena LAMR Mandau dapat menyampaikan berbagai keluh kesah masyarakat Mandau selama ini.
“Kita sangat mendukung langkah Karang Taruna Riau membina UMKM yang ada di Riau, khususnya di kalangan anak muda. Sudag saatnya kita alihkan perhatian para pemuda dari seorang pekerja ke sektor UMKM.” kata Datuk Arwan.
Andri selaku ketua KT Riau mengucapkan terima kasih atas diterimanya oleh para tokoh masyarakat Mandau. Andri menjelaskan bahwa Karang Taruna adalah organisasi sosial yang berfokus kepada mengawal isu-isu sosial di tengah masyarakat.
“Datuk, kita saat ini telah menyusun berbagai isu sosial di tengah masyarakat. Kita melibatkan seluruh KT se-Riau bersinergi mengawal isu sosial tersebut. Seperti saat ini kita membantu kaum dhuafa dalam bentuk mengkhitan anaknya. Kita targetkan 1.000 anak tahap ini” terang Andri.
Terkait aspirasi para tokoh tersebut, Andri menjelaskan beberapa hal telah mereka susun. Seperti meningkatkan kualitas SDM Riau.
“Seperti kemarin, kita bekerjasama dengan Disnaker Riau memagangkan calon pekerja ke Jepang. Kita harapkan balik dari magang kualitas SDM mereka meningkat. Kemudian kita juga ada program lainnya terkait peningkatan SDM para pekerja kita” tambahnya.
Sementara sektor UMKM, Andri menjelaskan, KT Riau mengadvokasi dimasukkannya dana pelatihan kader Karang Taruna desa se-Riau di dalam bantuan Dana Desa (DD) dari Pemprov Riau.
“KT Riau juga melakukan inovasi pembentukab Unit Pelayanan Zakat (UPZ) KT Riau. Ini sebagai komitmen kita meningkatkan kesadaran membayar zakat” tambahnya.
Akhir pertemuan, Andri minta doa para tokoh masyarakat Mandau itu agar KT Riau dan KT se-Riau makin kompak mengawal isu-isu sosial ke depannya. Pertemuan tersebut diakhiri dengan foto bersama.(riaulink)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











