Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wako Dumai Kecewa pada Gubri, DPRD Bela Syamsuar

Wako Dumai Kecewa pada Gubri, DPRD Bela Syamsuar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24.com – Kekecewaan yang dilontarkan Walikota Dumai, H Paisal SKM MARS terhadap Gubernur Riau, H Syamsuar mendapat tanggapan miring dari Edison, politisi Golkar di Dumai. Pihaknya justru menuding statemen walikota bisa memperkeruh suasana, dan berpotensi merusak hubungan Pemko Dumai dan Pemprov Riau.

Sikap Edison yang menyalahkan Wako Dumai itu justru sangat disayangkan sejumlah pihak di Kota Dumai. Fatahuddin, aktivis pemuda di Dumai sangat menyayangkan pernyataan serta sikap yang dilontarkan politisi Golkar di Dumai tersebut.

Menurutnya, sebagai anggota DPRD mestinya ikut mendorong pemerintah propinsi agar memberikan perhatian maksimal terhadap Kota Dumai. Bukan malah melemahkan upaya yang sudah dilakukan Walikota Dumai untuk mendapatkan porsi anggaran pembangunan dari APBD Propinsi Riau.

“Kita heran, kok malah anggota DPRD Dumai dari Golkar pula yang kepanasan. Ini menyangkut kepentingan daerah, dan wajar walikota kecewa saat propinsi tidak memberikan perhatian maksimal. Ini bukan kekecewaan terhadap Partai Golkar, tapi kebetulan saja Gubernur Riau itu kader Golkar. Jadi tolong dipisahkan,” ujar Fatahuddin, Rabu (09/03/22) siang tadi.

Lebih lanjut disampaikan Fatahuddin, gerak cepat yang dilakukan walikota dalam melobi anggaran mestinya juga didukung oleh anggota dewan. Bukan malah menyalahkan karena merasa ditinggalkan. Apalagi lobi-lobi yang dilakukan pihak eksekutif, Pemko Dumai dengan Pemprov Riau itu tujuannya adalah untuk kepentingan daerah. Salah satunya terkait penanggulangan banjir yang selama ini masih menjadi persoalan di Kota Dumai.

“Proposal itu informasinya diserahkan langsung ke Pemprov Riau. Apakah wajib melalui pembahasan di dewan atau tidak, kita juga kurang tahu. Namun kita melihat semangat walikota itu patut diapresiasi. Beliau ingin percepatan pembangunan, dan berharap propinsi memberikan dukungan. Ketika itu tidak terwujud, wajar walikota kecewa,” papar Fatahuddin.

Hal senada diungkapkan Syafrizal yang menyebutkan percepatan pembangunan daerah harus dilakukan dengan semangat kebersamaan. Dan anggota dewan adalah bagian dari masyarakat Dumai. Selaku wakil rakyat, tentunya aspirasi yang disuarakan terkait dengan kepentingan masyarakat. Bukan malah sebaliknya, dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang melemahkan.

“Jangan karena satu warna lalu dibela. Selaku wakil dari masyarakat Dumai, harusnya berpihak terhadap kepentingan pembangunan Kota Dumai. Gunakan kewenangan serta jalur politik yang dimiliki untuk negeri ini. Apa yang sudah diupayakan walikota, harusnya dibantu secara bersama-sama. Bukan malah memojokkannya,” tegas Syafrizal.

Sebelumnya Anggota DPRD Dumai, Edison, SH sebagaimana dikutip dari suarapesisir.com meminta Walikota Dumai jangan terkesan asal bicara di depan publik. Situasi itu dapat memperkeruh suasana serta hubungan antara Gubernur Riau dan Walikota Dumai. Bahkan sebutnya lagi, hal itu juga dapat menghambat lajunya pembangunan. Apalagi Gubernur merupakan atasan Walikota.

“Apapun ceritanya, walikota dan gubernur itu jabatan politis. Pak Paisal (Wako Dumai) harus memahami itu dan butuh komunikasi dan lobi -lobi politik. Jangan sampai mengorbankan diri serta masyaakat banyak,” tukas Edison, Anggota DPRD Dumai dua periode ini.

Lebih lanjut disampaikannya, Gubernur Riau H Syamsuar merupakan Ketua DPD Partai Golkar Riau. Sementara, di DPRD Dumai terdapat 3 orang anggota dewan dari Golkar. Semestinya komunikasi bisa terlebih dahulu dilakukan melalui Fraksi Golkar DPRD Dumai.

“Saya atas nama Fraksi Golkar DPRD Dumai belum pernah mendengar proposal yang dibicarakan oleh Pak Walikota ke Gubenur dengan nilai 30 miliar rupiah itu. Termasuk adanya janji (Gubernur Riau, red) tersebut. Jika ada proposal Kota Dumai, sebagai perpanjangan tangan partai, saya bisa sampaikan kepada Pak Gubernur,” kata Edison.

Pada kesempatan itu, Edison juga menyorot keberadaan anggota DPRD Riau dari Dapil Dumai, Bengkalis dan Meranti. Menurutnya dari 11 orang legislator, 5 orang diantaranya berdomisili di Kota Dumai.

Walikota Dumai seharusnya membangun komunikasi yang baik dengan Anggota DPRD Dumai maupun DPRD Provinsi. Ada 5 dari 11 orang wakil rakyat di provinsi yang berasal dan berdomisili di Kota Dumai,” papar Edison.

Terakhir dikatakan Edison, dalam waktu dekat dirinya akan menghadap Gubernur Riau. Edison tidak ingin kondisi saat ini dimanfaatkan oleh oknum oknum tertentu guna meraup keuntungan. Apalagi saat ini sudah terendus adanya muatan politik.

Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS usai menghadiri Anugerah Kupas Media Award 2022 di Pendopo Sri Bunga Tanjung Kota Dumai mengaku heran dengan klarifkasi Pemprov Riau yang tidak menyentuh substansi persoalan terkait alokasi anggaran untuk Kota Dumai. Selaku mantan pejabat birokrat, H Paisal mengaku paham betul mekanisme keuangan dan alokasi penganggaran.

“Jujur sajalah, saya ini juga lama di birokrat. Kita minta Bappedalitbang sportif membeberkan angka-angka,” ungkap Walikota H Paisal SKM MARS, Senin (07/03/22) malam.

Dana sebesar Rp207 miliar yang diklaim Bappedalitbang Propinsi Riau sebagai bantuan untuk Kota Dumai, dipaparkan Walikota Dumai merupakan uang APBN yang dikelola oleh provinsi dan menjadi haknya Dumai. Itu pun, tambah walikota, jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain, jumlahnya sangat kecil. Coba saja perhatikan angka-angka yang disampaikan Kepala Bappeda baik untuk bidang pendidikan, sosial, pariwisata, pertanian dan lain-lain.

“Yang kami tuntut itu adalah tanggung jawab Pak Gubernur, janji Pak Syamsuar yang beliau sampaikan kepada kami sebesar Rp30 miliar,” tandas Walikota Paisal dengan raut muka kesal.

Dipaparkan Walikota, Pemerintah Kota Dumai sebelumnya telah menyampaikan proposal secara resmi kepada Gubernur Riau dan Bappedalitbang untuk anggaran pembangunan drainase guna penanggulangan banjir yang hingga kini masih menjadi persoalan di Kota Dumai. APBD Dumai sangat minim dan tidak sanggup mentalangi pembiayaan pembangunan drainase. Untuk itu dibutuhkan dukungan pemerintah propinsi.

“Kita datang resmi kok membawa proposal. Kami menyampaikan kepada gubernur dan ke Bappedalitbang bahwasanya kita butuh anggaran untuk pembangunan drainase dan banjir yang setiap tahun menjadi masalah di Kota Dumai. Tapi tak satu rupiahpun dari proposal kami yang dikabulkan. Apa yang salah? Kami ini juga anak Pak Gubernur. Kami juga membantu Bapak dalam Pilkada, bahkan suara terbesar Pak Gubernur datang dari masyarakat Kota Dumai,” papar Paisal.(kupasberita)

Editor : kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (12)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • THR, TPP, Gaji Sertifikasi ASN, Honorer dan Guru Belum Dibayar, Sekda Beberapa Bulan Tak Gajian, Bengkalis Bangkrut?

      THR, TPP, Gaji Sertifikasi ASN, Honorer dan Guru Belum Dibayar, Sekda Beberapa Bulan Tak Gajian, Bengkalis Bangkrut?

      • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Jelang Idul Fitri 1446 H yang tinggal sehari lagi, dikabarkan ASN, honorer dan para guru di Bengkalis belum terima THR, TPP dan gaji sertifikasi. “Bengkalis senyap, THR, TPP, gaji, dana sertifikasi dan lain-lain tak cair. Makanya kalau tak keluar uangnya, bagaimana orang mau hari raya Idul Fitri. Duitnya dikemanakan? ASN takut, honorer […]

    • Berkat Adu Pinalti, PSG Juara Liga Prancis 2025

      Berkat Adu Pinalti, PSG Juara Liga Prancis 2025

      • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DETAK24COM – PSG mengokohkan diri sebagai juara Piala Super Prancis usai menjinakkan Marseille 4-1, dalam drama adu pinalti, Jumat (09/01/26) pukul 01.00 WIB. Laga PSG vs Marseille pada ajang Trophee des Champions 2025 berlangsung di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait. Duel Piala Super Prancis ini mempertemukan dua rival klasik dengan tensi tinggi sejak menit awal. […]

    • DATA Final, 700 Rumah dan 10 Fasilitas Umum Terdampak Kilang Pertama Dumai Meledak

      DATA Final, 700 Rumah dan 10 Fasilitas Umum Terdampak Kilang Pertama Dumai Meledak

      • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 22Komentar

      DUMAI, detak24com – Walikota Dumai, Paisal mengatakan pihaknya sudah selesai mendata masyarakat terdampak kilang Pertamina Dumai meledak. Hasilnya, kata Walikota Paisal, Sabtu (08/04/23), terdapat total lebih kurang 700 rumah dan 10 fasilitas umum (Fasum) seperti rumah ibadah dan sekolah yang terdampak kilang Pertamina Dumai meledak. “Dari total tersebut, untuk Fasum langsung diperbaiki PT KPI (Kilang […]

    • Waspada! Beras SPHP Palsu Beredar di 22 Minimarket Pekanbaru 

      Waspada! Beras SPHP Palsu Beredar di 22 Minimarket Pekanbaru 

      • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Ditreskrimsus Polda Riau membongkar praktik pengoplosan beras SPHP. Distributor berinisial RG (34) dibekuk di Pekanbaru. Tersangka RG mencampur beras kualitas rendah (beras reject) dan beras medium, lalu mengemasnya ulang sebagai beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang merupakan program Bulog. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro […]

    • Diintai Empat Bulan, Aparat Gerebek Gudang Rokok Ilegal Senilai Rp 300 Miliar di Pekanbaru 

      Diintai Empat Bulan, Aparat Gerebek Gudang Rokok Ilegal Senilai Rp 300 Miliar di Pekanbaru 

      • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menggerebek sebuah gudang di Pergudangan Avian, Jalan Siak II, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Sebanyak 160 juta batang rokok berbagai merek dengan nilai Rp 300 milliar diamankan. Sedangkan, sejumlah orang dikabarkan ditangkap. Penggrebekan gudang tersebut dilakukan pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Tiga orang diamankan, namun […]

    • Update Terkini Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 914 Meninggal, 389 Hilang 

      Update Terkini Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 914 Meninggal, 389 Hilang 

      • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – BNPB mencatat korban meninggal dunia dalam bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumut serta Sumbar bertambah menjadi 914 orang hingga Sabtu (06/12/25) petang. “Total di tiga provinsi ini 914 korban meninggal dunia. Jadi bertambah 47 jiwa dari data terakhir,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam konferensi pers. […]

    expand_less