Viral Mobil Tahanan Polisi Angkut 10 Orang Terbalik di Selingsing Dumai
Tangkapan layar video mobil tahanan polisi kecelakaan di Selingsing Dumai. f : ist
DUMAI, detak24com – Sebuah mobil tahanan polisi yang diduga membawa sekitar 10 orang dari Dumai menuju Kabupaten Bengkalis mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Selingsing, Dumai, Jumat (06/03/26).
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam tayangan pendek tersebut, terlihat mobil tahanan merek Isuzu milik kepolisian mengalami kerusakan cukup parah.
Mobil itu bahkan tampak dalam posisi terbalik di badan jalan. Kondisi itu menarik perhatian warga sekitar yang kemudian mendekat untuk melihat lokasi kejadian.
Video berdurasi sekitar 41 detik itu memperlihatkan situasi di sekitar tempat kejadian perkara. Sejumlah warga terlihat berkerumun di sekitar kendaraan yang terbalik. Bahkan juga terlihat beberapa anak sekolahan yang berkerumun di lokasi kejadian.
Sementara, beberapa orang tampak mencoba melihat kondisi dalam mobil tersebut. Dalam rekaman tersebut juga terlihat bagian tangan yang diduga milik salah seorang narapidana atau tahanan yang masih berada dalam kendaraan.
Berdasarkan informasi beredar, mobil tersebut mengangkut 10 orang tahanan atau narapidana dari Dumai menuju Bengkalis. “Semoga tak ada yang luka parah,” harap seorang netizen.
Kondisi tersebut juga membuat warga khawatir dengan nasib tahanan. Belum diketahui secara pasti bagaimana kronologi kecelakaan tersebut bisa terjadi.
Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku sempat melihat kerumunan warga melihat keadaan mobil tahanan polisi terbalik di jalan itu.
“Waktu itu kami lihat sudah banyak orang berkumpul. Mobilnya sudah dalam posisi terbalik. Kami juga tidak tahu pasti bagaimana awal kejadiannya,” ujar Randi, pengendara yang melintas di sana, seperti diwartakan riauonline.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum berhasil mengonfirmasi kepada pihak terkait perihal kronologis serta jumlah korban jiwa dalam kejadian itu. (*)
Editor : Kar
