DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Update Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumut : 176 Orang Meninggal, Seratusan Lebih Hilang 

Proses pencarian korban banjir dan longsor di Sumut. f : ist

MEDAN, detak24com – Polda Sumatera Utara kembali mengupdate korban banjir dan longsor di wilayahnya. Berdasarkan data sampai Ahad (30/11/25) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, jumlah korban meninggal 176 jiwa.

Hingga kini, sekitar 160 warga korban banjir dan longsor Sumut masih hilang. Sementara, korban luka berat sebanyak 32 orang dan 722 luka ringan. Fokus penanganan saat ini adalah membuka akses wilayah yang terisolasi.

“Dampak kemanusiaan akibat musibah ini meluas. Ada 1.090 korban, terdiri dari 176 meninggal dunia, 32 luka berat, 722 luka ringan, dan 160 masih dalam pencarian, serta 30.445 warga terpaksa mengungsi,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dalam keterangan tertulisnya, Ahad (30/11/25).

Dia juga mengatakan, sejak musibah terjadi pada Senin (24/11/2025), total ada 503 kejadian bencana yang terjadi. Baca juga: Infrastruktur Porak-poranda Imbas Bencana di Sumatera, Bantuan Presiden Dipastikan Mengalir “Meliputi 166 tanah longsor, 315 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung yang melanda 21 wilayah hukum Polres jajaran,” beberya.

Lebih lanjut, lokasi terparah yang mengalami musibah ini yakni Tapanuli Tengah (Tapteng). Total ada 691 korban, terdiri dari 47 korban meninggal dunia, 18 orang luka berat, dan 575 orang luka ringan.

Kemudian, Tapanuli Selatan dengan 218 orang korban, 5 orang luka berat, 138 orang luka ringan, 47 orang meninggal dunia, dan 28 orang belum ditemukan,” ungkapnya.

Sementara itu, di Kota Sibolga tercatat korban meninggal dunia sebanyak 33 orang dan 56 orang masih dalam pencarian, dikutip dari Kompas. (Red)

Editor : Kar