TRAGIS! Panen Sawit, Karyawan PT Salim Ivomas di Balam Rohil Tewas Tersetrum Listrik
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ROHIL, detak24com – Seorang karyawan PT Salim Ivomas Pratama, Siswono (44) tewas tersetrum listrik saat panen sawit di Balam Rohil.
Informasi dirangkum, Kamis (13/06/24), warga Dusun Balam, Kepenghuluan Balam, Sempurna, Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rohil, ditemukan tidak bernyawa pada Rabu, 12 Juni 2024.
Siswono yang juga merupakan karyawan PT Salim Ivomas, ditemukan terbaring dan sudah tidak tertolong oleh istrinya Mujiatik (40) diduga kuat akibat tersengat arus listrik.
Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, melalui Plh Kasi Humas Polres Rohil Iptu Yulanda Alvaleri membenarkan kejadian naas yang mengakibatkan korban meninggal dunia di perusahaan pabrik kelapa sawit ini.
“Kejadian laka kerja (tersengat arus listrik) yang mengakibatkan satu orang pria Siswono meninggal dunia di perkebunan kelapa sawit milik PT Salim Ivomas Pratama di Dusun Balam, Kepenghuluan Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya, Rohil,” terang Iptu Yulanda Alvaleri.
Saat itu korban bersama istri Mujiatik (saksi) sedang memanen sawit di pinggir jalan poros. Sementara, rekan kerjanya bernama Legimin bersama istrinya sedang memanen sawit di ancak yang berbeda.
Diduga enggrek dari besi yang menjadi alat bantu kerja korban, mengenai kabel listrik sehingga korban terbarting ke pinggir jalan poros itu.
Melihat korban terbaring, istrinya langsung berlari menuju TKP dan memeluk korban sambil berteriak meminta tolong. Rekan korban datang dan melaporkan kepada mandor panen. Tak lama kemudian beberapa orang karyawan PT Salim Ivomas datang.
Selanjutnya, dibawa ke Puskesmas Balai Jaya utk dilakukan pemeriksaan visum dan melapor kepada Pihak Polsek Bagan Sinembah guna melakukan olah TKP. Saat ini jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarga ke Sungai Bejangkar Kisaran, Kabupaten Asahan,” terangnya.
Hasil visum dari Puskesmas Balai Jaya, ditemukan luka bakar pada kedua telapak tangan jenazah dan luka bakar pada kedua telapak kaki korban. Analisanya, diduga korban meninggal funia dikarenakan tersengat arus listrik.
Berdasarkan informasi korban sedang memanen buah sawit. Tidak sengaja egrek yang digunakan almarhum menyentuh kabel listrik dekat pohon kelapa sawit tersebut.
Keluarga korban tidak bersedia diotopsi dan tidak bersedia untuk ditindak lanjuti. Meminta jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan. (*)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















