Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Todongkan Pistol – Oknum Marinir Aniaya Dua Warga hingga Berdarah-darah, Pomal Dumai: Dalam Penyelidikan!

Todongkan Pistol – Oknum Marinir Aniaya Dua Warga hingga Berdarah-darah, Pomal Dumai: Dalam Penyelidikan!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Dua warga sipil diduga dianiaya seorang oknum marinir berinisial LM berpangkat Letnan Satu (Lettu). Penganiayaan itu terjadi di sebuah rumah Jalan Kuantan Satu, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru pada Jumat (15/08/25) lalu.

Dalam video yang beredar, terlihat korban S dan GS telah bersimbah darah. Bahkan, setelah penganiayaan itu, keduanya diminta Lettu LM untuk membersihkan darah mereka yang mengotori rumahnya.

Korban S (46) salah satu korban mengatakan, awalnya pada Jumat itu ia bersama GS sedang mengambil buah sukun yang telah jatuh, di tanah kosong yang tidak dimiliki orang. Setidaknya, ada 10 buah sukun yang diambil mereka.

“Setelah itu ada warga datang dan menanyakan kenapa diambil buah itu. Ya, kami bilang itu kan gak ada yang punya, karena di tanah kosong, makanya kami kutip,” cerita S.

Setelah itu, dilanjutkannya, tidak berapa lama datanglah terduga pelaku, yaitu Lettu LM. Tanpa basa-basi, Lettu LM langsung mengeluarkan senjata apinya sambil mengatakan ‘jangan pergi kalian’.

“Dia (Lettu LM) saat itu ngomong jangan pergi kalian, terus langsung dikeluarkannya senpi. Terus dia ngomong, kalau gak saya tembak kalian,” lanjut S menirukan omongan Lettu LM saat itu.

“Kami tidak bisa pergi. Ditahan terus di perjalanan, kepala kami dipukul pakai senpi sambil di arak ke rumahnya (Lettu LM). Di rumahnya itu, kami dihajarnya sampai si Gunawan bilang, abang saya juga ada anggota. Di situ dia emosi, langsung diambilnya cangkul, kawan itu (GS) sampai babak belur, tangan kawan itu sampai sobek-sobek karena kena cangkul, sampai kepala kami bengkak dihajarnya terus,” sambungnya.

S menerangkan, bahwa buah sukun yang diambilnya bersama GS bukanlah milik Lettu LM. Namun, Lettu LM malah memperkarakan S dan GS dengan masalah lain.

“Tidak, buah itu bukan punya dia, buah itu di tanah kosong, sudah biasa diambil. Cuma diperkarakannya sepatu dinasnya hilang, AC-nya hilang. Jadi, kami dibilangnya yang nyuri. Padahal sudah kami bilang bukan kami yang curi,” terang S.

S menjelaskan, setelah dianiaya, dirinya bersama GS lalu dibawa ke Polsek Limapuluh. Selanjutnya, mereka dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk diobati luka akibat penganiayaan yang dilakukan Lettu LM.

“Setelah dari RS Bhayangkara, kami dibawa kembali ke Polsek Limapuluh. Karena tidak ada laporan setelah 1×24 jam, kami diperbolehkan pulang,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pada Jumat (22/8/2025), GS merasakan sakit di bagian kepalanya. Oleh keluarganya, langsung dilarikan ke RSUD Arifin Achmad.

“Dia (GS) meninggal di rumah sakit (RSUD Arifin Achmad). Katanya luka parah di bagian kepala,” lanjut S.

Sementara itu, pengacara keluarga korban, Ahmad Zahri dari Kantor Hukum AZ dan Rekan menjelaskan, bahwa tindak pidana pencurian yang dituduhkan kepada kliennya oleh Lettu LM tidaklah memiliki dasar hukum. Pasalnya, tidak ada satu pun bukti yang menyatakan GS dan S melakukan pencurian.

“Kalau pencurian, saya bantah. Mereka tidak melakukan pencurian. Kenapa, pohon sukun itu tumbuh di tanah kosong. Cuma malangnya sekarang ini, ada nampak sama orang, orang itu tuduh (GS dan S) mencuri, lalu dilaporkannya kepada Lettu LM. Lettu M itu menjemput (GS dan S) di tempat pohon sukun itu, karena dia kesal pernah kehilangan. Inilah mereka dituduh (mencuri) sampai klien kami meninggal dunia,” jelasnya.

Atas peristiwa itu, Ahmad Zahri menyesalkan perbuatan Lettu LM, yang menganiaya Suprianto dan Gunawan hingga meninggal dunia. Bahkan Lettu LM yang diketahui penugasan di Bais itu, tidak memiliki itikad baik setelah Gunawan meninggal dunia.

“Cuma ini yang kami sesalkan, setelah dia tahu korban ini meninggal dunia tidak ada itikad baiknya. Dia itu (Lettu LM) penugasan di Bais. Jadi saya ada ditelepon sama orang Bais. Saya bilang sama orang Bais itu, ini nyawa orang, jangan dimainkan. Apapun alasannya, nggak ada yang bisa dibenarkan itu. Harusnya dia ada itikat baik mungkin menyerahkan diri, mungkin bisa dipertimbangkan,” tuturnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, dengan adanya peristiwa itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan POM Lanal Dumai untuk memproses Lettu LM secara hukum.

“Kami sudah koordinasi dengan Komandan POM Lanal di Dumai. Kami akan buat laporan resmi terkait dengan kejadian ini,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, Komandan POM Lanal Dumai, Mayor L (PM) Syaparudin menyebutkan, bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. ”Kami masih dalam penyelidikan,” imbuhnya, Kamis (28/08/25). (rpg)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • APES! Gegara Bakar Sarang Tawon, Petani di Senepis Dumai Sebabkan Karhutla 1 Hektar 

    APES! Gegara Bakar Sarang Tawon, Petani di Senepis Dumai Sebabkan Karhutla 1 Hektar 

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang petani di Senepis Dumai terpaksa diamankan dalam kasus karhutla 1 hektar. Pria paruhbaya berinisial MJP (53) itu awalnya hanya membakar sarang tawon di semak-semak. Namun, merebak jadi kebakaran hutan karena angin kencang dan lahan kering. Aparat kepolisian pun bertindak tegas dalam penegakkan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan tersebut. Unit Reskrim Polsek […]

  • Polisi Ciduk Tekong TKI Asal Dumai, Seludupkan Naker dan WN Bangladesh

    Polisi Ciduk Tekong TKI Asal Dumai, Seludupkan Naker dan WN Bangladesh

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Seorang tekong TKI inisial ED (22) warga Selinsing, Dumai ditangkap aparat kepolisian. Ia dibekuk saat hendak memberangkatkan TKI serta WN Bangladesh ke Malaysia. Kapolres Bengkalis melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Reza, mengungkapkan personilnya berhasil menangkap satu orang diduga pelaku yang melakukan penampungan para warga negara Asing (WNA) dan pekerja Migran Indonesia (PMI) […]

  • Bocah 3 tahun yang hilang di parit Pekanbaru ditemukan meninggal. F: CAKAPLAH

    Bocah 3 Tahun Hilang di Parit Ditemukan Meninggal, Keluarga Histeris

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Mutiara (3), bocah perempuan yang hanyut di aliran parit ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (02/09/22) sekitar pukul 15.00 WIB petang. Kepala Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan mengambang sekitar jarak 600 meter dari lokasi kejadian. Korban langsung dievakuasi dan diserahkan ke pihak […]

  • Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Massa, Demo 11 April

    Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Massa, Demo 11 April

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com – Ade Armando, dosen sekaligus pegiat media sosial babak belur dikeroyok massa pada demo 11 April di depan Geudng DPR RI. Ia sempat menangis dan meminta ampun kepada pengeroyok yang menelanjanginya, Senin (11/04/22). Sejumlah wartawan termasuk yang menyaksikan pengeroyokan itu, sempat melihat Ade Armando meminta ampun sembari menangis agar dirinya tak lagi dikeroyok. […]

  • HIKMAH : Waktu dan Keutamaan Puasa Asyura di Bulan Muharram

    HIKMAH : Waktu dan Keutamaan Puasa Asyura di Bulan Muharram

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    ADA dua puasa sunnah yang mempunyai keutamaan dikerjakan dalam bulan Muharram. Yakni, puasa Tasua dan puasa Asyura yang dikerjakan secara berurutan. Puasa Tasua berlangsung pada 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dikerjakan tanggal 10 Muharram. Dalil pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura bersandar pada hadits yang dari Ibnu Abbas RA, Nabi SAW bersabda: “Sungguh, jika aku masih […]

  • Viral Pekanbaru, Gajah Liar Berenang Bebas di Danau Kayangan Rumbai

    Viral Pekanbaru, Gajah Liar Berenang Bebas di Danau Kayangan Rumbai

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Warga Pekanbaru dihebohkan dengan munculnya seekor gajah liar yang berenang bebas di Danau Kayangan, Kecamatan Rumbai Timur. Kejadian ini menjadi perbincangan hangat setelah sebuah video viral memperlihatkan momen langka tersebut di media sosial. Dalam video itu, gajah liar tampak berenang santai menyusuri perairan danau, mengundang perhatian warga sekitar. Kepala Bidang Teknis Balai […]

expand_less