Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Tiga Napi Lapas Pekanbaru Kendalikan Peredaran Narkoba, Terbongkar Gegara Sabu dalam Roti Gabin 

Tiga Napi Lapas Pekanbaru Kendalikan Peredaran Narkoba, Terbongkar Gegara Sabu dalam Roti Gabin 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Polisi bongkar jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan napi di Pekanbaru. Bisnis haram itu terbongkar gegara sabu dalam roti gabin.

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengungkap jaringan penyelundupan narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas Narkotika Rumbai, Pekanbaru. Tiga narapidana, yakni Verigo, Riski, dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti mengatur peredaran narkotika dari balik jeruji.

Modus yang mereka gunakan cukup licik. Barang haram diselundupkan melalui makanan yang dikirim oleh CK, adik dari RK. Tanpa curiga, CK hanya menjalankan permintaan ayahnya, KA, yang memintanya mengantar makanan untuk RK di lapas.
Makanan itu sendiri diperoleh CK dari seseorang yang meletakkannya di pagar rumah mereka. Namun, upaya penyelundupan itu gagal. Pada Selasa (25/2/2025), petugas lapas yang berjaga memeriksa bungkusan makanan yang dibawa CK.

Saat itulah mereka menemukan satu paket sabu seberat 2,11 gram tersembunyi di dalam roti. Tim Satresnarkoba Polresta Pekanbaru segera turun tangan setelah menerima laporan. CK langsung diperiksa, tetapi ia mengaku tidak mengetahui apa pun tentang narkoba yang ditemukan dalam bawaannya.

Penyelidikan mendalam mengungkap fakta mengejutkan. RK mengaku bahwa barang tersebut memang dipesan oleh napi RV, yang mendapat pasokan dari napi RP. RP sendiri memesan narkoba itu dari luar lapas.

“Napi RK mengaku diperintahkan oleh napi RV untuk mengambil barang titipan, salah satunya narkotika. RV sendiri mendapatkan narkoba dari RP, yang memesannya dari luar,” ungkap Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Bagus Faria, Kamis (27/2/2025).

Saat ini, polisi masih mendalami rantai peredaran narkotika tersebut. “RP juga memesan barang dari luar. Kami masih terus menyelidiki siapa pemasoknya. Untuk CK, statusnya masih sebagai saksi karena dia hampir menjadi korban dalam kasus ini,” tambah AKP Bagus.

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru memastikan, pengusutan tidak berhenti sampai di sini. Mereka tengah menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang menyelundupkan narkoba ke dalam lapas.

“Tiga napi ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya,” imbuhnya. (Red)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sabar! Harga Sawit Riau Terus Menukik, Ini Daftarnya

    Sabar! Harga Sawit Riau Terus Menukik, Ini Daftarnya

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Harga TBS kelapa sawit periode 13 – 19 Juli 2022 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur. Fluktuasi terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp 263,00/Kg atau mencapai 14,84% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp 1.509,38/Kg.  Kepala […]

  • BUS Santri Gontor Kecelakaan, Siswa Asal Pelalawan Riau Tewas

    BUS Santri Gontor Kecelakaan, Siswa Asal Pelalawan Riau Tewas

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Duka mendalam menyelimuti wajah Sugeng Pranyoto (47), orangtua Mohammad Riski Pratama (18),  seorang siswa yang tewas dalam insiden bus santri Gontor kecelakaan. Bus Rappan Marannu yang ditumpanginya terperosok ke jurang diduga karena rem blong, di KM 4 Kebun Kopi, Desa Toboli, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, Rabu (03/05/23) malam. Ditemui di […]

  • RATUSAN Kerbau Mati Mendadak di Kuansing, Dinas PKH Riau Kirim Seribu Vaksin

    RATUSAN Kerbau Mati Mendadak di Kuansing, Dinas PKH Riau Kirim Seribu Vaksin

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    KUANSING, detak24com – Pada Senin (08/05/23), ada delapan kerbau mati mendadak di Kuansing serta ratusan lainnya sempat disembelih. Dinas Peternakan dan Kesehatan (PKH) Riau sudah mengirimkan vaksin penyakit ngorok ke daerah terdampak. “Kita baru mendapat laporan dari Dinas Peternakan Kuansing, kerbau yang mati bangkai ada delapan ekor. Sedangkan mati dipotong paksa ada 100 ekor lebih,” […]

  • Ngeri! Buaya Muncul di Jalan Teduh Dumai, Siap-siap Menunggu Mangsa 

    Ngeri! Buaya Muncul di Jalan Teduh Dumai, Siap-siap Menunggu Mangsa 

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Gempar kemunculan buaya di pantai kawasan Jalan Teduh Dumai jadi viral medsos. Hewan buas itu siap-siap menunggu mangsa, Kamis (09/10/25). Sejak beberapa hari belakangan, Dumai diterjang banjir dan air pasang laut yang menggenangi ratusan rumah di beberapa kelurahan Kecamatan Dumai Selatan, Dumai Kota, Dumai Barat dan Dumai Timur. Baca juga : Viral […]

  • BAYI Obesitas Berbobot 27 Kg Viral, Ini Kata Dokter

    BAYI Obesitas Berbobot 27 Kg Viral, Ini Kata Dokter

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    BEKASI, detak24.com – Bayi berusia 16 bulan mengalami obesitas dengan bobot tubuh 27 Kg. Dinas Kesehatan setempat menyebut ada kemungkinan multifaktor di balik kondisi tersebut. Bayi itu bernama Muhammad Kenzie Alfaro. Di usianya yang kini 16 bulan, ia hanya berbaring dengan gerakan serba terbatas di rumahnya kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Sang ibu, Pitriah menyebut Kenzie […]

  • Dampak Kabut Asap Karhutla Terhadap Kesehatan Masyarakat, dr Anggraini Ritonga SpP: Gunakan APD Saat Beraktifitas di Luar

    Dampak Kabut Asap Karhutla Terhadap Kesehatan Masyarakat, dr Anggraini Ritonga SpP: Gunakan APD Saat Beraktifitas di Luar

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Tingginya intensitas kabut asap yang melanda Provinsi Riau akhir-akhir ini disebabkan karhutla, dr Anggraini Ritonga MKed (Paru) SpP FISR menyarankan kepada masyarakat untuk menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) seperti masker saat beraktifitas di luar rumah. “Juga bisa membatasi diri untuk tidak keluar rumah sementara waktu apabila kondisi kabut asap makin parah dan […]

expand_less