Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Terkait OTT Pj Wako Risnandar, KPK Periksa 10 Pejabat Pemko Pekanbaru 

Terkait OTT Pj Wako Risnandar, KPK Periksa 10 Pejabat Pemko Pekanbaru 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – KPK melanjutkan pemeriksaan saksi korupsi pengelolaan anggaran Pemko Pekanbaru, terkait OTT Pj Wako Risnandar.

Kasus ini menjerat tiga tersangka, yakni eks Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution dan Plt Kepala Bagian Umum, Novin Karmila.

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, 10 orang saksi kembali dipanggil untuk memberikan keterangan pada penyidik.

“KPK, pada hari ini menjadwalkan pemeriksaan 10 saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan anggaran di Pemerintah Kota Pekanbaru Tahun 2024,” ujar Tessa, Rabu (15/1/2025).

Tessa menjelaskan, 10 orang saksi yang dipanggil memberikan keterangan pada penyidik di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Ia menjelaskan, saksi tersebut adalah WD selaku Kepala UPT Pelayanan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemerintah Kota Pekanbaru.

HS selaku Plt Kapala Badan Kesbangpol Pemkot Pekanbaru, SAM selaku Asisten III Pemerintah Kota Pekanbaru, FI dari Kementerian Dalam Negeri.

Kemudian, SA selaku Kabag Perencanaan dan Keuangan Setdako Pekanbaru, MA selaku Inspektur Pembantu Investigasi, dan IH selaku Asisten II Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Pemanggilan juga dilakukan pada WY selaku Kabid DLHK Kota Pekanbaru, EUS selaku Bendahara Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemerintah Kota Pekanbaru dan PIT, Bendahara Bakesbangpol,” kata Tessa.

Tessa menyebut, saat ini kasus masih dalam proses penyidikan. Keterangan saksi untuk melengkapi berkas perkara para tersangka.

Pemeriksaan terhadap para saksi ini telah berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (13/1/2025). Sebelumnya, 20 orang saksi juga telah dipanggil, terdiri dari Kepala Dinas, Kepala Bidang hingga Tenaga Harian Lepas (THL).

Diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Risnandar Mahiwa, Indra Pomi Nasution dan Novin Karmila pada Senin (2/12/2024).

Para tersangka dijerat dengan Pasal 12 f dan Pasal 12 B pada Undang-undan (U)g Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Risnandar Mahiwa, Indra Pomi Nasution dan Novin Karmila diduga melakukan pemotongan atau penerimaan pembayaran yang tidak sah dari pegawai negeri atau penyelenggara negara, terkait pengelolaan anggaran di Pemerintah Kota Pekanbaru.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, para tersangka diduga meminta, menerima, atau memotong pembayaran dari pegawai negeri atau kas umum yang seolah-olah memiliki utang, padahal tidak terkait dengan pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Pekanbaru Tahun 2024.

Tessa mengungkapkan bahwa KPK telah melakukan serangkaian penggeledahan setelah melakukan OTT. Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi rumah pribadi yang tersebar di Kota Pekanbaru, serta tiga rumah di Jakarta Selatan dan Depok, dan enam kantor di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Dari hasil penggeledahan, KPK menyita sejumlah barang bukti, antara lain dokumen-dokumen, surat-surat, barang elektronik, serta barang berharga seperti perhiasan, sepatu, dan tas sebanyak 60 unit.

Selain itu, ditemukan pula uang tunai senilai Rp 1,5 miliar dan 1.021 Dolar Amerika Serikat. Total uang diamankan Rp 6,8 miliar, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Mencuri Tetap Masuk Bui, Nasib Apes Maling Sawit di Teluk Makmur Dumai 

    Gagal Mencuri Tetap Masuk Bui, Nasib Apes Maling Sawit di Teluk Makmur Dumai 

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LDUMAI, detak24com – Kendati gagal mencuri, seorang pria berinisial AS alias A (34), di Teluk Makmur Dumai tetap mendekam dalam penjara. Ia ditangkap saat sembunyi dalam kamar rumahnya. Unit Reskrim Polsek Medang Kampai mengungkap kasus tindak pidana pencurian buah sawit yang terjadi di areal perkebunan sawit milik Acin, Jalan Dualim I, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan […]

  • Waduh, Warga Pangkalan Nyirih Rupat Tanam Ganja dalam Pot Bunga 

    Waduh, Warga Pangkalan Nyirih Rupat Tanam Ganja dalam Pot Bunga 

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RUPAT, detak24com – Warga Pangkalan Nyirih, Rupat kedapatan tanam ganja dalam pot bunga. Pria berinisial NA tersebut akhirnya dirangkap polisi. Tim opsnal Satnarkoba Polres Bengkalis gabungan Bea Cukai Bengkalis meringkus satu orang pelaku berinisial NA alias Anto warga pangkalan nyirih RT007 RW003 Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis NA alias anto ditangkap pada Rabu 9 April 2025 […]

  • Warga Tempilang Bangka Barat Amankan Tiga Karung Pasir Timah Selundupan 

    Warga Tempilang Bangka Barat Amankan Tiga Karung Pasir Timah Selundupan 

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANGKA BARAT, detak24com – Upaya dugaan penyelundupan pasir timah melalui jalur laut kembali mencuat di pesisir Bangka Barat. Kali ini, tiga karung berisi barang bukti dengan berat sekitar 180 kilogram berhasil diamankan warga dan nelayan pesisir Tempilang, Sabtu (07/06/26) malam. Meski hanya tiga karung yang diamankan, temuan tersebut kembali membuka tabir persoalan lama yang selama […]

  • SADIS! Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dibagi ke Tetangga

    SADIS! Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dibagi ke Tetangga

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    CIAMIS, detak24com – Seorang perempuan bernama Yanti (44), menjadi korban mutilasi oleh suaminya yang berinisial TBD (50), di wilayah Rancah, Ciamis, Jabar. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast mengatakan aksi pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat (03/05) pagi sekira pukul 07.30 WIB pagi. Jules mengatakan pelaku juga langsung ditangkap oleh polisi dan warga […]

  • Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas dalam Septik Tank Koperasi Merah Putih di Kuansing 

    Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas dalam Septik Tank Koperasi Merah Putih di Kuansing 

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun tewas tenggelam dalam galian septik tank proyek pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) yang tidak dilengkapi pagar maupun rambu peringatan di kawasan Pasar Kopah, Kabupaten Kuansing. Peristiwa memilukan ini terjadi di Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, Senin (19/01/26) pagi, dan kini menjadi perhatian serius aparat […]

  • Hati-hati Berkendara, Jalan Lintas Rengat-Tembilahan di Kempas Longsor

    Hati-hati Berkendara, Jalan Lintas Rengat-Tembilahan di Kempas Longsor

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Jalur Lintas Tembilahan-Rengat, tepatnya di ruas Desa Pekantua, Kecamatan Kempas, Inhil mengalami longsor, Jumat (27/09/24). Peristiwa longsor di jalan provinsi tersebut sekitar pukul 10.15 WIB siang itu tidak ada menelan korban jiwa. Namun longsor mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Pasalnya, lalu lintas harus menggunakan sistem buka tutup, namun khusus bagi kendaraan roda […]

expand_less