Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Soal Jokowi dan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Whoosh, Ini Jawaban KPK!

Soal Jokowi dan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Whoosh, Ini Jawaban KPK!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Meski banyak narasi bermunculan di medsos perihal Jokowi dan Luhut tersangka korupsi proyek Kereta Cepat Whoosh, hingga kini KPK belum memberi keterangan resmi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan lembaga anti rasuah itu kini masih fokus untuk merampungkan penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Whoosh.

“Kita fokus dulu, ini penyelidikan masih progres, jadi memang secara detail substansinya, pihak-pihak yang dimintai keterangan siapa saja, materinya apa, memang belum bisa kami sampaikan secara rinci,” ujar Budi kepada awak media, dikutip Selasa (28/10/2025).

Begitu juga perihal pemanggilan Luhut ataupun  Jokowi untuk diperiksa, KPK tidak memberikan jawaban tegas.

Menurutnya, lembaga anti rasuah saat ini masih fokus untuk merampungkan penyelidikan yang telah dimulai sejak awal tahun. Sehingga, KPK belum bisa membeberkan substansi perkara dan pihak yang akan dimintai keterangan.

Diketahui, Luhut memang memainkan peran vital dalam pembangunan proyek di era pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo itu. Kala itu, Luhut yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi ditunjuk Jokowi menjadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta–Bandung.

Penugasan tersebut termaktub dalam Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat antara Jakarta dan Bandung.

Belakangan, Luhut meminta utang yang dihasilkan dari proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh melalui PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) agar direstrukturisasi.

Permintaan itu disampaikan Luhut lantaran saat proyek dibangun di Indonesia memang sudah dalam kondisi bermasalah. Dengan kata lain, awal mula proyek tersebut sudah dipastikan menimbulkan beban.

“Itu kan tinggal restructuring saja. Siapa yang minta APBN? Tak ada yang minta APBN. Restructuring saja. Saya sudah bicara dengan China. Karena saya yang dari awal mengerjakan itu karena saya terima sudah busuk itu barang,” ujar Luhut di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

KPK mengatakan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Whoosh sudah dimulai sejak awal 2025. Budi mengatakan secara umum lembaga antirasuah tengah mencari keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk membantu mengungkap perkara ini.

Kendati demikian, KPK belum mengelaborasi jumlah dan identitas pihak yang sudah dimintai keterangan. KPK juga belum mau menjelaskan jenis praktik lancung yang ada dalam proyek era pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo ini.

“Memang masih di tahap penyelidikan, informasi detail terkait dengan progres atau perkembangan perkaranya, belum bisa kami sampaikan secara rinci,” tandas Budi, dikutip dari Bloomberg technoz. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMIGRASI Dumai Ciduk WNA Bangladesh di Warung Medang Kampai

    IMIGRASI Dumai Ciduk WNA Bangladesh di Warung Medang Kampai

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Imigrasi Dumai menangkap seorang WNA Bangladesh berinisial MWA, di sebuah warung warga Medangkampai. Hal itu terungkap dari keterangan pers Kakanim Ricky Rachmawan di Kantor Imigrasi Dumai, Jalan Yos Sudarso, Jumat (31/05/24). Dikatakan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa adanya WNA baru tiba di Pelintung, Kecamatan Medang Kampai pada Kamis (23/05/24) lalu. […]

  • Alamak! Mahasiswa Pekanbaru Miliki 1 Kg Ganja, Nyambi Pengedar Narkoba

    Alamak! Mahasiswa Pekanbaru Miliki 1 Kg Ganja, Nyambi Pengedar Narkoba

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak 24.com – Tak hanya menimba ilmu, FST mahasiswa semester 6 salah satu perguruan tinggi di Kota Pekanbaru juga nyambi mengedarkan narkoba. Mahasiswa 21 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau karena terbukti menguasai 1 Kg narkoba jenis daun ganja kering pada Sabtu (09/07/22). Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol […]

  • IMIGRASI Tembilahan Amankan Tiga WNA Pakistan dan India, Bekerja di Pabrik Kelapa

    IMIGRASI Tembilahan Amankan Tiga WNA Pakistan dan India, Bekerja di Pabrik Kelapa

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    INHIL, detak24com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan mengamankan tiga orang WNA yang melanggar aturan Keimigrasian berupa penyalahgunaan izin tinggal. Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd. Jahari Sitepu mengatakan, kejadian ini berawal saat laporan dari salah seorang anggota Bhabinkamtibmas tentang WNA yang mencurigakan di suatu pabrik pengolahan kelapa di Tembilahan Kota, Inhil. Setelah mendapatkan laporan, Seksi […]

  • DITINGGAL Main Sepeda, Dua Balita Tewas Dalam Kolam Warga Rambah Hilir Rohul

    DITINGGAL Main Sepeda, Dua Balita Tewas Dalam Kolam Warga Rambah Hilir Rohul

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Dua bocah di bawah lima tahun (balita) warga Desa Rambah Muda, Kecamatan Rambah Hilir meninggal dunia setelah tenggelam pada sebuah kolam, Selasa (12/09/23) sekitar pukul 11.00 WIB siang. Adapun dua bocah malang itu, bocah laki-laki RA (3) merupakan putra dari pasangan MY dan SW. Kemudian bocah perempuan AA putri dari pasangan IN […]

  • CEGAH Abrasi, Danrem 031 Wirabima Tanam Mangrove di Pantai Lestari Dumai

    CEGAH Abrasi, Danrem 031 Wirabima Tanam Mangrove di Pantai Lestari Dumai

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    DUMAI, detak24com – Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Dany Rakca Andalasawan menanam mangrove di Pantai Lestari, Kelurahan Guntung, Kecamatan Medangkampai Dumai, Senin (15/05/23) sekira pukul 15.30 WIB. Kegiatan itu dalam rangka melestarikan lingkungan serta mencegah terjadinya abrasi di kawasan pesisir pantai Dumai. Nantinya terdapat 14.5 hektar kawasan yang akan dilakukan penanaman mangrove dan terbagi di […]

  • Ortu Brigadir Yosua: Jujurlah Nak Eliezer, Jangan Bebani Arwah dengan Fitnah

    Ortu Brigadir Yosua: Jujurlah Nak Eliezer, Jangan Bebani Arwah dengan Fitnah

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Samuel Hutabarat, ayah Brigadir Yosua meminta Bharada Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E  jujur dalam persidangan. Hal ini ditegaskannya usai terdakwa sampaikan permohonan maaf. Dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, Selasa (25/10/22), permohonan maaf Eliezer ini disampaikan oleh hakim kepada pihak keluarga seusai sidang pemeriksaan saksi. Hakim mengatakan Eliezer ingin sujud di […]

expand_less