Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumut » Santi Dicekik Sampai Mati, Mayat Dibuang ke Dalam Sumur 

Santi Dicekik Sampai Mati, Mayat Dibuang ke Dalam Sumur 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DELI SERDANG, detak24com – Teka-teki jasad wanita dalam sumur di perumahan Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Sunggal, Deli Serdang terungkap.

Jasad wanita yang teridentifikasi bernama Santi br Matanari (33) itu ternyata menjadi korban pembunuhan kekasihnya bernama Freddi Erikson Sagala (35).

Usai menghabisi korban, tersangka kabur dan hidup berpindah-pindah tempat. Pelarian tersangka akhirnya terendus kepolisian. 

Dia ditangkap di Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai pada Ahad (06/04/25) malam.

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan, pelaku dan korban telah berpacaran selama empat tahun. Bahkan telah tingal bersama sejak September 2024 lalu. 

“Sejoli ini mengontrak rumah di sebuah perumahan di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang,” ujarnya dikutip, Jumat (11/05/25).

Pembunuhan terhadap korban dilatari rasa cemburu yang memicu cekcok antara pasangan tersebut. 

Kapolrestabes mengungkapkan, tersangka tidak terima karena korban dekat dengan pria lain yang merupakan bos di tempat kerjanya. 

Hal itu memicu adu mulut antara keduanya. Sehingga timbul niat tersangka untuk membunuh sang kekasih.

Pada 30 Oktober 2024, pelaku menjalankan rencananya. Dia melihat saat itu korban sedang mencuci pakaian di kamar mandi sekitar pukul 19.00 WIB.

Tersangka langsung memiting leher korban dengan mengunakan tangan sampai sekitar 5 menit. Santi akhirnya meregang nyawa.

Untuk menutupi jejaknya, tersangka membuang mayat kekasihnya ke dalam sumur yang ada di belakang rumah kontrakannya.

“Pelaku memasukan korban ke dalam sumur, setelah itu pelaku menutup sumur tersebut dengan mengunakan terpal plastik, seng dan mengganjal dengan dua buah batu,” kata Gidion saat olah TKP,  Rabu (09/04/25).

Dua hari berselang, pelaku meninggalkan rumah kontrakan itu sambil membawa harta benda milik korban. “Ada uang korban Rp 100 ribu, KTP, satu unit HP, dan satu unit sepeda motor Honda Vario berplat BK 3056 AII, warna hitam,” ungkapnya.

Kepada penyidik kepolisian, Freddi mengaku menggadaikan sepeda motor milik korban di di Padang Bulan dengan nilai Rp 2 juta. 

Setelah itu dia pergi ke Balige, Kabupaten Toba, untuk bersembunyi.

Adapun mayat korban ditemukan oleh warga yang hendak mengontrak rumah tersebut pada 31 Desember 2024.

“Setelah diperiksa ternyata menemukan sebuah rambut. Kondisi korban sangat rusak sehingga satu satunya cara mengidentifikasi korban dengan cara saintifik dengan menggunakan metode DNA,” kata Kombes Gidion.

Kapolrestabes menambahkan, pelaku kini ditahan di Mapolsek Medan Sunggal. Freddi dipersangkakan dengan Pasal 340, Pasal 339, lalu Pasal 338 dan 365 KHUP tentang pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan (curas). 

Sementara itu, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Bambang Gunanti mengatakan akan melakukan pengorekan isi dalam sumur untuk mencari kerangka korban yang tersisa.

“Kita akan mencari kerangka mayat korban Santi Matanari (33) yang masih belum lengkap,” kata Bambang saat diwawancarai via telepon, Rabu (09/04/25).

Bambang menyampaikan rencananya akan menguras air di sumur tersebut.

“Karena masih sedikit mendapatkan kerangka mayat korban, sudah ditemukan tengkorak kepala, rambut dan tulang rusuk korban, dan beberapa tubuh korban yang belum hancur,” ujarnya.
 
Ia menegaskan akan membantu pihak keluarga korban untuk menyatukan kembali kepingan mayat korban.

“Kita kumpulkan dan kita serahkan kepada keluarga korban supaya untuk di kuburkan,” ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah keluarga korban mendatangi TKP menyaksikan konferensi pers yang dilakukan Polisi terkait pembunuhan anaknya.

Rasik Kudadiri, ibu korban, histeris melihat rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan oleh Freddi Erikson Sagala.

Rasik Kudadiri, didampingi suami dan anak-anaknya, menceritakan Santi Matanari merupakan anak ke tiga dari empat bersaudara.

Biasanya korban tinggal bersama dengan ibu kandungnya dan berjualan es tebu di depan sekolah Al Azhar Medan. (Tribunnews)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • GEGARA Puntung Rokok, Lima Hektare Lahan Terbakar di Rohul

    GEGARA Puntung Rokok, Lima Hektare Lahan Terbakar di Rohul

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    ROHUL, detak24com – Tim gabungan berhasil memadamkan lahan seluas lima hektare yang terbakar di kawasan Rawa Betung, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul.  Tim gabungan dari TNI, Polri dan masyarakat serta BPBD Rohul langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman pada Ahad (17/09/23). Babinsa Koramil 10 Kunto Darissalam Koptu Yuliarno menyebut, kebakaran awalnya diketahui […]

  • Pelaku maling di masjid Pekanbaru terekam CCTV. F. :. CAKAPLAH.COM

    Spesialis Maling Masjid di Pekanbaru Terekam CCTV, Hp Gharim Disikat

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Aksi maling di Masjid Al Hijrah Trans Jasa Industri, Jalan Cipta Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani Pekanbaru terekam kamera CCTV. Pada Kamis (11/8/2022) kemarin, penjaga masjid ini kehilangan handphone miliknya. Pelaku sempat terekam kamera CCTV. Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku datang Kamis (11/8/2022) sekitar pukul 08.28 WIB. Pelaku lalu segera […]

  • Mewah! PNS DLHK Riau Terciduk OTT hanya Diberhentikan Sementara

    Mewah! PNS DLHK Riau Terciduk OTT hanya Diberhentikan Sementara

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberhentikan sementara empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polres Pelalawan. Keempat pegawai itu ditangkap petugas kepolisian diduga melakukan pemerasan kepada pemilik alat berat di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kabupaten Pelalawan, Senin (18/7/2022) lalu. Demikian disampaikan […]

  • BESOK Dilantik, Sekdaprov SF Hariyanto Didapuk Jadi Pj Gubri

    BESOK Dilantik, Sekdaprov SF Hariyanto Didapuk Jadi Pj Gubri

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Presiden Jokowi meneken Keppres penunjukan Sekdaprov SF Hariyanto sebagai Pj Gubri. Untuk pelantikan diagendakan pada Kamis (29/02/24). Informasi yang dirangkum, SK Pj Gubernur Riau tersebut diteken pada Selasa (27/02/24). Sebagaimana halnya disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Riau Jhon Armedi Pinem saat dikonfirmasi perihal tersebut membenarkan, SK penunjukan Pj Gubernur […]

  • Jalan Sisingamangaraja Dumai Bisa Dilewati, PKL Pasar Senggol Dipindahkan 

    Jalan Sisingamangaraja Dumai Bisa Dilewati, PKL Pasar Senggol Dipindahkan 

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Jalan Sisingamangaraja Dumai selama ini tertutup PKL Pasar Senggol, sudah bisa dilewati. Pedagang dipindahkan ke kios resmi. Pemko Dumai melalui Satpol PP bersama Dinas Perdagangan serta Dishub menertibkan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Senggol sepanjang Jalan Sisingamangaraja khususnya di RT 01 dan RT 13, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur. Informasi dirangkum […]

  • KETUA PWI Polisikan Pengacara Ketua DPRD Bengkalis, Hina Profesi Wartawan!

    KETUA PWI Polisikan Pengacara Ketua DPRD Bengkalis, Hina Profesi Wartawan!

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – PWI Bengkalis melaporkan penasehat hukum (PH) Ketua DPRD Bengkalis, Elida Netty ke Polres Bengkalis. Atas dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan dan penyebaran informasi bohong (hoax). Ketua PWI Bengkalis Adi Putra mengatakan, laporan ke Polres Bengkalis ini merupakan langkah terakhir yang dilakukan pihaknya. Setelah aksi protes yang ia sampaikan ke Ketua DPRD Bengkalis […]

expand_less