RIBUAN Warga Korban Banjir di Riau Mengungsi, BPBD Distribusikan Logistik
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 6.467 warga korban banjir di empat kabupaten kota, Provinsi Riau mengungsi karena rumahnya tergenang air.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal mengatakan, empat daerah yang warganya terpaksa harus mengungsi karena banjir di antaranya, Kabupaten Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Bengkalis dan Kota Dumai.
“Laporan yang kami terima, empat daerah itu yang warganya mengungsi. Sementara di kabupaten kota lain meski terdampak banjir, namun belum tercatat ada warganya yang mengungsi,” kata Edy Afrizal, dikutip Sabtu (13/01/24).
Edy Afrizal menjelaskan, untuk kabupaten dengan jumlah pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Total ada 3.992 jiwa warga Rohil yang mengungsi akibat rumah terendam oleh banjir.
“Selain di Rohil, di Kabupaten Kepulauan Meranti juga banyak, ada 2.240 jiwa yang mengungsi. Sisanya tersebar di sejumlah daerah Kabupaten Bengkalis ada 191 orang dan di Kota Dumai ada 44 orang,” terangnya.
Sejauh ini bencana banjir yang terjadi di Provinsi Riau membuat 4.686 Kepala Keluarga dengan 18.744 jiwa warga Riau yang terdampak.
Tidak hanya itu, bencana banjir di Riau juga menyebabkan ribuan unit rumah dan fasilitas umum, seperti jalan, masjid dan sekolah ikut terendam banjir.
Edy menyebut, pihaknya bersama BPBD setempat sudah melakukan upaya penanganan. Seperti melakukan evakuasi warga, serta mendistribusikan bantuan logistik. Kemudian mendirikan dapur umum dan posko pengungsian.
“Kita juga sudah membuat permohonan bantuan kepada pusat, semoga bisa segera diproses. Namun, saat ini pusat juga sudah membantu untuk kesiapsiagaan kita di daerah. sepierti saat ini ada logistik selimut yang masih ada dari pusat sebelumnya,” sebutnya.
“Memang masyarakat kita ini ada yang mau dievakuasi dan ada yang memilih tetap bertahan di rumahnya. Yang tidak mau, kami tetap memantau mereka dan tetap menyalurkan logistik. Kita imbau korban banjir agar tetap waspada,” tutupnya dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar