DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Reses Edison SH di Teluk Makmur :  Dorong UMKM, Siap Golkan Anggaran 4 Ribu Bibit Durian

Anggota DPRD Dumai, Edison SH reses di Telukmakmur. (f : ist)

Anggota DPRD Dumai, Edison SH reses di Telukmakmur. (f : ist)

DUMAI, detak24com — Keinginan ibu-ibu rumah tangga warga RT 01 Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Dumai membantu ekonomi keluarga tergolong luar biasa.

Selama ini mereka tidak banyak tahu kemana harusnya mengadu. Ketika hadir memenuhi undangan reses anggota DPRD Masa Persidangan I bulan September-Desember 2024 oleh Fraksi Partai Golkar, Edison SH berbagai aspirasi ratusan warga dapat arahan jelas.

Edison SH menggelar reses di RT 01 Jalan Arifin Ahmad, Teluk Makmur, Ahad (17/11/24). Berbagai aspirasi warga Puak sebagai kampung pertama di Dumai ini mengemuka.

Populasi masyarakat RT 01 Telukmakmur sekitar 130 an KK. Mereka ingin melakoni usaha skala kecil maupun menengah (UMKM). Seperti menjahit dan lainnya. Dengan begitu, peran aktif ibu-ibu rumah tangga bisa diharapkan menambah bahkan menjadi andalan pendapatan keluarga.

Sejumlah perwakilan warga masyarakat RT 01 kelurahan tersebut berharap kepada anggota DPRD Edison SH perihal bagaimana caranya memberdayakan UMKM agar bisa hidup dan berkembang. Dengan begitu, perekonomian masyarakat akan kuat, apalagi Teluk Makmur adalah daerah tujuan utama wisata pinggir pantai dalam Kota Dumai.

Banyak dikunjungi, objek wisata pantai di Kecamatan Medang Kampai tersebut kini makin dikenali publik, bahkan sampai ke luar daerah. Kondisi itu jelas membawa pengaruh positif bagi kemajuan perekonomian masyarakat tempatan pada sektor wisata. Karena peluang usaha menjadi lebih menggeliat, terbuka dan makin bertambah.

Pada kesempatan tersebut keinginan warga terhadap pembangunan fisik, penerangan jalan, hingga lapangan kerja juga mengemuka selama kegiatan. Beragam aspirasi warga terurai sepanjang dialog tatap muka bersama anggota DPRD Edison SH. Pertemuan tampak akrab, penuh rasa kekeluargaan.

Lagi pula Edison adalah putra tempatan, kelahiran Teluk Makmur. Ia kini duduk pada periode ketiga sebagai anggota DPRD setelah terpilih melalui Pileg 2024. Didampingi Ketua RT 01 Telukmakmur, Epi Sukarnawan beragam aspirasi warga mengalir guna dibawa oleh politisi Golkar itu ke pembahasan legislatif. Dengan harapan dapat terealisasi tahun 2025.

“Hasil pertemuan ini, pertama masyarakat membutuhkan tumbuh kembangnya UMKM khususnya di wilayah RT 01,” respon Ketua RT 01 Epi Sukarnawan seusai mendampingi Edison yang berdialog dengan ratusan konstituen. Peserta reses mayoritas ibu rumah tangga.

Terungkap stratifikasi sosial masyarakat Teluk Makmur umumnya beragam profesi. Mulai dari nelayan, petani, UMKM, hingga karyawan perusahaan. Melalui pertemuan itu anggota dewan Edison SH berulangkali memotivasi masyarakat di tempat kelahirannya itu.

Edison mendorong bahkan menantang semangat juang masyarakat untuk segera membentuk kelompok-kelompok usaha, baik bidang tani, UMKM, hingga kelompok usaha peternakan. Tujuannya agar selanjutnya dibina dengan program-program pemerintah. Pembentukan kelompok usaha tersebut, ingatannya, sudah merupakan prosedur pembinaan UMKM oleh pemerintah.

“Kita tinggal mengarahkan saja. Sebenarnya keinginan sudah ada dihati mereka. Cuma mereka tidak tahu kemana ingin mengadu. Makanya dengan kita reses ini terjawab sedikit demi sedikit harapan mereka untuk bisa maju, usaha jahit menjahit, atau home industri lainnya. Apalagi disini penekanan berbagai daerah wisata yang harus ditandai adanya buah tangan khas daerah,’ tegas Edison.

Di bagian lain Edison ingin masyarakatnya tetap menjaga sejarah bahwa daerah Teluk Makmur khususnya dan Medang Kampai yang sejak lama terkenal sebagai daerah penghasil durian.

Guna meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat di sektor perkebunan ini, Edison menegaskan ia tengah memperjuangkan anggaran pengembangan bibit durian hingga 4 ribu batang di tahun 2025.

“Kita ingin mengulang sejarah, bahwa di sini nama Teluk Makmur-Puak memang sentra durian di Dumai. Hal itu harus kita bangkitkan lagi dengan mengadakan pembibitan baru,” papar alumni hukum Unisba Bandung ini menambahkan. (Red)

Editor : Kar