Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Inhil » Ratusan Warga 14 Desa Surati Bupati Inhil, Tolak Angkutan Batu Bara Lalui Jalan Lintas Samudra

Ratusan Warga 14 Desa Surati Bupati Inhil, Tolak Angkutan Batu Bara Lalui Jalan Lintas Samudra

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHIL, detak24com – Kekhawatiran mendalam melanda masyarakat di sejumlah kecamatan Kabupaten Inhil, terkait rencana operasi armada angkutan batu bara yang akan melintasi jalan lintas Samudra.

Jalan yang menjadi jalur utama bagi warga di tiga kecamatan, yakni Keritang, Kempas, dan Enok ini dikhawatirkan akan kembali mengalami kerusakan parah seperti pengalaman pahit di masa lalu.

Baca juga : Polisi Gerebek Wisma 55 Tembilahan, Pria Ini Diseret ke Penjara 

Penolakan ini bukan sekadar aspirasi segelintir penduduk. Sekitar 400 orang yang merupakan representasi dari 14 desa dan 1 kelurahan secara tegas menyatakan keberatan mereka melalui surat yang ditujukan langsung kepada Bupati Inhil.

Mereka berasal dari berbagai wilayah, meliputi Kecamatan Keritang (Desa Petalongan, Sincalang Pancur Pengalihan Keritang, Teluk Kelasa), Kecamatan Kempas (Desa Harapan Tani, Rumbai Jaya, Danau Pulau Indah, Sungai Gantang, Sungai Ara, Kelurahan Kempas, Pekan Tua, Bayas Jaya), dan Kecamatan Enok (Desa Bagan Jaya).

Masyarakat menilai bahwa lalu lintas kendaraan berat bermuatan batu bara di jalan utama tersebut akan membawa dampak negatif yang jauh lebih besar dibandingkan potensi manfaatnya.

Trauma akibat kerusakan jalan parah yang terjadi sekitar 15 tahun lalu akibat aktivitas mobil-mobil tambang milik PT RBH masih membekas di benak warga.

“Kami trauma. Dulu, 15 tahun lalu jalan ini rusak berat akibat mobil-mobil tambang milik PT RBH. Tak hanya infrastruktur yang hancur, perekonomian kami juga lumpuh,” ungkap A, salah seorang warga dalam pertemuan kesepakatan bersama di KM 8 Kempas, Kamis (18/4/2025).

Jalan Lintas Samudra bukan hanya sekadar jalur transportasi biasa bagi warga di 14 desa dan 1 kelurahan tersebut. Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian, menghubungkan wilayah pertanian dan perikanan, serta menjadi akses vital bagi anak-anak sekolah dan layanan kesehatan.

Warga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada jaminan atau kesepakatan yang jelas dari pihak perusahaan batu bara terkait perbaikan jalan atau kompensasi jika kerusakan kembali terjadi.

Pengalaman buruk di masa lalu menjadi alasan kuat bagi penolakan ini. “Karena jalan rusak parah, jangan sampai sejarah kelam itu terulang,” tegas warga.

Harapan besar warga kini tertumpu pada Pemerintah Daerah agar berpihak pada kepentingan rakyat dengan tidak memberikan izin penggunaan jalan Lintas Samudra kepada kendaraan berat milik perusahaan tambang.

Sebagai bentuk keseriusan penolakan ini, surat pernyataan yang telah ditandatangani oleh perwakilan dari masing-masing desa akan segera disampaikan secara resmi ke Kantor Bupati Inhil.

Isu ini telah menjadi perbincangan hangat di berbagai forum warga dan media sosial, mencerminkan betapa besar kekhawatiran masyarakat terhadap kelangsungan infrastruktur dan kualitas hidup di desa mereka.

Kini, warga hanya bisa berharap suara mereka didengar dan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan oleh pemerintah daerah, dikutip detak24com dari halloriau. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANJIR dan Longsor Korsel Telan 35 Nyawa, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

    BANJIR dan Longsor Korsel Telan 35 Nyawa, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    KORSEL, detak24com – Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan longsor di Korea Selatan bertambah jadi 35 orang. Sementara 10 orang dinyatakan masih hilang. Terbaru delapan orang ditemukan dari bawah terowongan underpass pada Ahad  (16/07/23). Kepala stasiun pemadam kebakaran Cheongju barat, Seo Jeong-il menyebut sekitar 15 kendaraan, termasuk sebuah bus, diperkirakan terendam di underpass di kota itu. Dikutip […]

  • JEMAAH Haji Pekanbaru Wafat Dimakamkan di Perkuburan Syaraya’ Mekkah

    JEMAAH Haji Pekanbaru Wafat Dimakamkan di Perkuburan Syaraya’ Mekkah

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    MEKKAH, detak24com – Kakanwil Kemenag Riau, Mahyudin menyatakan, jemaah haji Pekanbaru, Subani Firdaus Samad Thaha yang wafat disalatkan di Masjidil Haram, Jumat (16/06/23). Subani memiliki catatan riwayat penyakit jantung dan meninggal dunia di usianya yang ke-62 tahun. “Almarhum Subani Firdaus Samad Thaha disalatkan ba’da salat Jumat di Masjidil Haram dan dimakamkan di Pekuburan Syaraya’,” ucap […]

  • Harga Bahan Olahan Karet di Riau Naik

    Harga Bahan Olahan Karet di Riau Naik

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Harga bahan olahan karet rakyat (Bokar) baik tingkat petani maupun di beberapa unit pengolahan dan pemasaran bokar (UPPB) di Provinsi Riau, secara umum mengalami kenaikan untuk periode akhir Maret 2022. “Harga bokar secara umum naik, dan ada yang stagnan. Artinya, ada yang harga tidak naik tapi mampu bertahan di harga pekan lalu. […]

  • GILA BAH! Perempuan Ini Tenteng Sabu 1 Kg dekat Loket PMH Pelalawan

    GILA BAH! Perempuan Ini Tenteng Sabu 1 Kg dekat Loket PMH Pelalawan

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Seorang kurir perempuan berinisial N dibekuk tim Dakjar BNNP Riau dekat loket PMH Pelalawan. Saat ditangkap, ia sedang membawa sabu 1 Kg. Selain perempuan tersebut, petugas juga menangkap 5 orang pria pelaku lainnya yang juga mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah Pelalawan. Dari penangkapan tersebut, barang bukti 1.141,43 gram sabu berhasil diamankan […]

  • Tuai Kritikan, Perda Kawasan Tanpa Rokok Ancam Bunuh Ekonomi Masyarakat 

    Tuai Kritikan, Perda Kawasan Tanpa Rokok Ancam Bunuh Ekonomi Masyarakat 

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang tengah dibahas oleh DPRD Pekanbaru, tuai kritik dari berbagai kalangan masyarakat. Tetutama dari para pelaku usaha yakni terkait pelarangan mempromosikan, mengiklankan, menjual dan/atau membeli rokok yang dipandang melebihi aturan KTR pada umumnya. Sejumlah tempat seperti kafe, restoran, hotel, tempat wisata atau rekreasi dan tempat hiburan termasuk […]

  • Rusuh Lahan Sawit Sitaan Satgas PKH di Bathin Solapan, Polsek Mandau Tangkap 3 Pekerja PT SIS

    Rusuh Lahan Sawit Sitaan Satgas PKH di Bathin Solapan, Polsek Mandau Tangkap 3 Pekerja PT SIS

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24com – Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau menangkap tiga pekerja PT SIS (Sinar Inti Sawit) atas dugaan penganiayaan berat yang dilakukan terhadap Kasmin Cs dari tim KSO Agrinas PT Palma Agung Bertuah (PAB) di Desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Senin (22/12/25) sekira pukul 11. 00 WIB. “Ketiga terduga pelaku yang kita amankan […]

expand_less