POLISI PENGAMAN KTT G20 Tewas Ditusuk PSK, Ternyata Ini Sebabnya!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALI, detak24.com – Suasana gembira perhelatan KTT G20 terhenyak, setelah salah seorang anggota polisi pengamanan kegiatan tewas.
Aparat pengaman KTT G20 di Nusa Dua Bali tiba-tiba dikabarkan tewas bersimbah darah setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Polisi diketahui bernama Bripda FNS asal Sulawesi Selatan (Sulsel).
Yang mengagetkan, tewasnya korban ternyata karena memesan cewek via aplikasi Michat dan setelah melihat faktanya tak sesuai di foto dibatalkan.
Untuk diketahui, kejadian bermula ketika FNS yang diketahui bertugas di Bali dan mengamankan Hotel Aston Nusa Dua Bali ini iseng-iseng membuka aplikasi dewasa (Michat). Lalu, menemukan cewek dengan jarak terdekat.
Ia kemudian chattingan dengan wanita orderan atau PSK via aplikasi berinisial Luh KDS usia 22 Tahun. Setelah cocok harga, keduanya menyepakati bertemu di Hotel Permata Dana, Ubung, Denpasar, Jalan Pidada V, Rabu 16 November 2022 sekitar pukul 01.00.
Sampainya di sana, wanita tersebut mengarahkan anggota polisi kelahiran Barru, Makassar, Sulsel ini masuk ke kamar No. 37. Dalam keadaan gelap, anggota tersebut memberikan uang lebih kepadanya.
Ketika disuruh nyalakan lampu, ternyata FBS mengurungkan niatnya untuk kencan. Sebab, profil dalam aplikasi dewasa itu beda dengan penampilan asli. “Ya, cewek ini marah dan tidak mau mengembalikan uangnya. KDS justru teriak-teriak,” sebut sumber petugas, kemarin.
Mendengar teriakan itu, datang beberapa pria diduga teman dari PSK ini Salah satunya pria bernama sapaan Alvin (pelaku). Ada juga beberapa tamu hotel. “Alvin marah-mara saat itu. Secara tiba-tiba, Alvin menusuk leher kanan,” ujar sumber itu
“Gegara cancel cewek Michat, Oknum anggota Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri berinisial FNS berusia 22 tahun ditusuk oleh seorang pria bernama sapaan Alvin FBS,” timpal sumber sembari meminta namanya di rahasianya.
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com













