Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Life Style » Pernah Rasakan Kue Kontol Kejepit? Begini Cara Bikinnya 

Pernah Rasakan Kue Kontol Kejepit? Begini Cara Bikinnya 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 1
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Tak hanya sate klathak yang menjadi kuliner khas Kabupaten Bantul. Bagi masyarakat setempat, kue kontol kejepit atau adrem biasa dijadikan kudapan pendamping kopi atau teh panas.

Dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Bantul, cara membuat kontol kejepit cukup dengan menggabungkan tepung beras dan gula jawa merah sebagai bahan baku utama. Sayangnya, jajanan yang juga disebut sebagai tolpit ini mulai jarang ditemui.

Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

Meski demikian, kontol kejepit masih bisa dijumpai di pasar-pasar tradisional dan acara-acara tahunan seperti Pasar Kangen. Lantas, bagaimana cara membuat kontol kejepit yang terus diturunkan dari generasi ke generasi? Berikut uraiannya.

Kenapa Diberi Nama Kontol Kejepit?

Belum diketahui secara pasti asal-usul penamaan kue adrem sebagai kontol kejepit. Meski demikian, dikutip dari catatan detikJateng, salah satu penjual kontol kejepit di Pasar Niten bernama Mardinem menjelaskan bahwa nama kontol kejepit mungkin berasal dari teknik pencepitan saat mengangkatnya dari penggorengan.

“Mungkin itu karena seperti dijepit itu mas, dijepit pakai sumpit tiga buah, lalu diangkat. Nah, kalau sudah dicur (adonan dituang ke dalam penggorengan) mlembung terus dijepit. Karena itulah namanya tolpit, jadi tidak karena itu (bentuknya menyerupai alat vital),” kata Mardinem.

Mardinem juga menambahkan, kontol kejepit adalah nama yang disematkan oleh penjual kuno, dan kue adrem adalah nama yang disematkan pada kue yang sama oleh penjual modern.

“Saya juga kurang begitu tahu karena itu jenis makanan Bantul ya, dan orang kuno kasih nama gitu. Tapi nama sekarang diberi nama kue adrem,” jelas Mardinem.

Sementara itu, pembuat kue kontol kejepit lainnya, Kisminah, menjelaskan bahwa penamaan kontol kejepit memang muncul dari proses pembuatannya. Pada zaman dahulu, masyarakat sengaja membuat kontol kejepit dengan bentuk unik untuk menarik perhatian pembeli agar tidak terlihat biasa seperti kue apem.

“Jadi harus dijepit kalau tidak dijepit kan kurang menarik cuman kayak kue apem itu. Nah, ini kan cara menariknya harus dijepit dulu terus kelihatan menarik ada bentuknya,” kata Kisminah.

Bagaimana dengan rasa kontol kejepit? Kembali mengutip laman Pemkab Bantul, kontol kejepit rasanya manis dan sedikit gurih. Saat digigit, rasanya hampir serupa dengan kue cucur dengan citarasa sedikit pahit.

Wujud kontol kejepit pun berwarna cokelat mengkilap, mirip seperti warna kue cucur. Bedanya, jika kue cucur berbentuk bundar pipih seperti kue pie, kontol kejepit justru berbentuk seperti kuncup bunga yang belum mekar dengan tiga bekas jepitan yang menjadi ciri khasnya.

Bagaimana Cara Membuat Kontol Kejepit?

Menurut Mardinem, ada dua cara yang biasa digunakan dalam membuat kontol kejepit. Caranya adalah dengan membuat adonan cair dan adonan padat.

“Sebenarnya ada dua jenis pembuatan. Pertama cair, gula sekilo, tepung sekilo campur gandum dan kelapa satu. Kalau yang padat, itu tepung sekilo, gula 8 ons dan kelapa cuma seperempat,” katanya.

Meskipun ada dua metode, hasil yang didapatkan akan sama jika bahan bakunya sama-sama menggunakan gula jawa. Lain halnya jika menggunakan gula pasir, karena bisa dikreasikan menjadi kontol kejepit warna-warni.

“Hasilnya sama tapi kalau orang kuno dulu buatnya padat semua. Untuk yang cair karena ada pelatihan itu. Pokoknya kalau adrem yang warna-warni itu pakai gula pasir dan yang warna cokelat pakai gula jawa,” imbuhnya.

Di sisi lain, laman Portal Pemerintah DIY merinci bahan baku yang biasa digunakan dalam proses pembuatan kontol kejepit atau kue adrem. Bahan yang diperlukan yaitu:

  • Tepung beras
  • Tepung terigu
  • Gula jawa
  • Gula pasir
  • Garam
  • Parutan kelapa

Cara membuat kontol kejepit yang pertama dimulai dengan mencampur semua adonan dengan parutan kelapa. Kemudian, goreng adonan kontol kejepit di dalam minyak panas.

Tunggu adonan naik sampai ke permukaan minyak kemudian tekan menggunakan sudip. Balik gorengan kontol kejepit dan jepit menggunakan sumpit yang berjumlah tiga tangkai hingga berbentuk seperti kuncup bunga yang belum mekar.

Apa Makna Filosofi Kontol Kejepit?

Masih dikutip dari laman Portal Pemda DIY, kue adrem atau kontol kejepit sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia dalam Domain Ketrampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional yang diresmikan oleh Kementerian Kebudayaan RI pada Apresiasi Warisan Budaya Indonesia (AWBI) 2024.

Kontol kejepit atau kue adrem disebut memiliki makna filosofi yang mendalam. Kue ini diyakini merupakan simbol pengampunan dan pengayoman agar hidup yang dijalani manusia lebih adhem atau anyep. Kue ini juga dimaknai sebagai pengharapan akan ketenangan hidup di dunia dan akhirat.

Di zaman dulu, kue kontol kejepit biasanya hadir saat waktu panen padi tiba sebagai bahan barter dengan hasil panenan (gabah). Penjual kontol kejepit biasanya berkeliling sawah untuk menjual kue ini.

Tak hanya itu, kontol kejepit atau kue adrem juga merupakan simbol penghormatan kepada Dewi Sri sang Dewi Kesuburan. Masyarakat menjadikan kue adrem sebagai wujud syukur atas hasil panen yang mereka peroleh saat musim panen padi tiba.

Seiring berjalannya waktu, kue kontol kejepit tidak hanya dijadikan sebagai makanan simbol dalam tradisi tetapi juga sebagai cemilan sehari-hari, kudapan saat hajatan, hingga sebagai oleh-oleh khas Bantul.

Harga yang dipatok atas seporsi kontol kejepit pun terbilang murah. Mulai dari Rp 7 ribuan, pembeli bisa mendapatkan satu porsi kontol kejepit yang terdiri dari enam pcs per kemasan.

Itulah filosofi kontol kejepit atau yang lebih dikenal sebagai kue adrem di masa kini. Setelah mengetahui cara membuat kontol kejepit, apakah kamu tertarik untuk mencobanya. Semoga informasi ini bermanfaat, seperti dikutip dari detikcom. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sah, Abah Anies Gandeng Si Doel Anak Betawi di Pilgub DKI Jakarta 2024

    Sah, Abah Anies Gandeng Si Doel Anak Betawi di Pilgub DKI Jakarta 2024

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Anies Baswedan dipasangkan dengan Rano Karno sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) untuk Pilkada DKI Jakarta 2024. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri yang mengumumkan pasangan tersebut Senin (26/08/24) siang di Markas Pusat Banteng Moncong Putih di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). Sebelum diumumkan, Anies dan Rano terlebih dahulu […]

  • Tangkapan foto mahasiswi Riau demo di gedung DPRD setempat. F : CAKAPLAH

    Demonstran: Jika BBM Tak Turun-Jokowi harus Lengser, Ribuan Massa Demo BBM Naik

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Ribuan mahasiswa Universitas Riau menggelar unjukrasa di depan gedung DPRD Riau,Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (08/09/22). Meski sudah ditemui Ketua DPRD Yulisman, massa aksi masih meneruskan orasi.  Massa aksi terus meneriakkan agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Dalam orasi itu, massa menyebut jika BBM tidak diturunkan, maka Jokowi yang harus turun.  “Kenaikan BBM […]

  • HEBOH! Macan Tutul Berkeliaran dalam Kota Siak, Camat: Jangan Keluar Malam

    HEBOH! Macan Tutul Berkeliaran dalam Kota Siak, Camat: Jangan Keluar Malam

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 8Komentar

    SIAK, detak24.com – Warga Kecamatan Siak diihebohkan dengan penampakan jejak kaki macan tutul di pemukiman padat penduduk sekitaran kota. Hewan buas itu juga sempat terekam CCTV BKSDA Jejak kaki itu pertama kali ditemukan sejak Senin (16/01/23) oleh seorang warga yang tinggal di pinggiran Sungai Siak, tepatnya di RT 06/RW 02 Kampung Suak Lanjut, Kecamatan Siak, […]

  • Jawara Seri A, Napoli Raih Scudetto Keempat Kali 

    Jawara Seri A, Napoli Raih Scudetto Keempat Kali 

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Napoli berhasil menjadi juara Liga Italia 2024/2025. Itu menjadi gelar Scudetto keempat Partenopei sepanjang sejarah. Kemenangan diraih Napoli pada pekan penutupan Serie A musim ini. Pasukan Antonio Conte menang 2-0 saat menjamu Cagliari di Stadion Diego Armando Maradona, Sabtu (24/05/25) dini hari WIB. Scott McTominay membawa Napoli unggul 1-0 di babak pertama. Gol […]

  • BURSA Sawit Meluncur Juni, Harga Tak Lagi Diatur Malaysia

    BURSA Sawit Meluncur Juni, Harga Tak Lagi Diatur Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24com – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memastikan bursa komoditas sawit (crude palm oil/CPO) bakal diluncurkan pada Juni 2023. Bursa tersebut jadi acuan harga ekspor CPO,  Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko, mengatakan bursa CPO yang akan dibentuk ini khusus untuk ekspor saja. Dasar hukum pembentukan bursa sawit akan dituangkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) […]

  • TKW Asal Karawang Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi

    TKW Asal Karawang Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    KARAWANG, detak24com – Seorang TKW asal Karawang bernama Susanti (29), terancam hukuman mati di Arab Saudi, karena tersangkut kasus pembunuhan. Namun, pihak keluarga sangat meyakini Susanti tidak bersalah. Mereka minta bantuan pemerintah untuk memulangkan PMI tersebut. Ayah Susanti, Mahfud mengatakan pihak keluarga tidak percaya Susanti membunuh orang di negara tempat kerjanya. Dia pun berharap pemerintah […]

expand_less