Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Modus Program Undian, Kepala Bank BRI Gasak Uang Nasabah Rp 1,1 Miliar di Siak

Modus Program Undian, Kepala Bank BRI Gasak Uang Nasabah Rp 1,1 Miliar di Siak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Pasutri Suhar dan Marmi, warga Kampung Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak tak menyangka hadiah cinderamata dari seorang pejabat bank justru menjadi awal hilangnya tabungan mereka senilai lebih dari Rp 1,1 miliar.

Pelaku berinisial R, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kecamatan Lubuk Dalam, diduga menjalankan aksi penipuan dengan modus silaturahmi dan program undian nasabah prioritas.

Kapolres Siak Sepuh Ade Irsyam Siregar menjelaskan aksi tersebut bermula pada 5 Juni 2025 lalu. R mendatangi rumah korban yang merupakan nasabah prioritas. Ia datang membawa nasi tumpeng serta sejumlah cinderamata seperti tumbler, payung, kalender, dan dompet khusus penyimpanan kartu ATM.

Dengan sikap meyakinkan, pelaku menyarankan korban menyimpan kartu ATM dalam dompet kartu tersebut agar tidak tercecer.

“Tengok, pas kan buk, kalau di dompet ini jadi rapi, tidak tercecer,” ujar Kapolres menirukan ucapan pelaku, Senin (02/03/26).

Korban yang merasa percaya karena pelaku adalah pejabat bank, menyerahkan empat kartu ATM miliknya. Tanpa disadari, dari empat kartu tersebut, hanya tiga yang dimasukkan ke dalam dompet. Satu kartu lainnya disembunyikan pelaku di balik telapak tangan saat memegang telepon genggam, lalu dimasukkan ke saku celana.

Sebelum berpamitan, pelaku juga mengiming-imingi korban dengan program undian berhadiah bagi nasabah dengan saldo besar. Saat itu, saldo rekening korban tercatat sekitar Rp 1,6 miliar.

Korban bahkan sempat mengatakan bahwa selama ini kartu ATM disimpan rapi dalam lemari dan jarang digunakan karena khawatir diretas. PIN pun masih menggunakan PIN standar dari bank.

Saldo Terkuras Bertahap Lewat BRILink

Kasus ini baru terungkap pada 30 Juli 2025. Saat itu korban bersama suaminya mendatangi BRI Unit Lubuk Dalam untuk menyetorkan uang hasil panen sawit sebesar Rp 50 juta.

Betapa terkejutnya mereka ketika melihat saldo yang sebelumnya sekitar Rp 1,6 miliar hanya tersisa sekitar Rp 599 juta.

Setelah ditelusuri, ditemukan transaksi penarikan tunai secara bertahap sejak 21 Juni hingga 29 Juli 2025 dengan total lebih dari Rp 1 miliar. Penarikan dilakukan menggunakan kartu ATM melalui sejumlah agen BRILink di wilayah Pekanbaru.

Pihak bank kemudian menanyakan keberadaan seluruh kartu ATM korban. Saat diperiksa, satu kartu ATM yang terhubung ke rekening utama tidak ditemukan. Kecurigaan pun mengarah kepada R, yang diketahui sebagai orang terakhir yang memegang kartu tersebut.

Usai melancarkan aksinya, ternyata R tidak lagi bertugas di BRI sejak 10 Juni 2025 setelah dimutasi. Tak lama kemudian ia mengundurkan diri menyusul hasil audit internal atas perkara lain.

Pihak internal bank sempat melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan sebelum laporan resmi dilayangkan ke kepolisian. Namun saat itu pelaku berkelit dan membantah semua tuduhan.

Diduga, dalam rentang waktu hampir dua bulan sejak saldo korban terkuras, pelaku merasa aksinya tak akan terdeteksi. Namun situasi berubah setelah korban resmi melapor ke polisi.

Sempat Minta Cabut Laporan

Setelah laporan diterima, penyelidik dan penyidik Polres Siak melakukan pemeriksaan intensif. Sejumlah saksi dimintai keterangan, mulai dari mantan rekan kerja hingga pihak-pihak yang diduga mengetahui alur transaksi.

Langkah penyidik yang semakin mengerucut membuat pelaku terdesak.

Sebelum dipanggil secara resmi, R sempat mendatangi korban dan mengakui perbuatannya. Ia membujuk agar laporan dicabut dengan janji akan mengembalikan seluruh kerugian. Namun proses hukum tetap berjalan.

Pada 2 Desember 2025, saat dipanggil penyidik, pelaku tak lagi bisa mengelak setelah polisi mengantongi sejumlah alat bukti. Ia akhirnya mengakui perbuatannya dan langsung ditahan. Berkas perkara kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Siak untuk proses persidangan.

Foya-Foya di Hiburan Malam

Kepada penyidik, pelaku mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena kesal terhadap manajemen internal bank terkait hasil audit kinerjanya. Ia bahkan mengaku sengaja ingin mencoreng nama baik bank di mata masyarakat.

Uang hasil kejahatan tersebut dihabiskan untuk hiburan malam, membeli narkoba jenis ekstasi, serta membayar pekerja seks komersial.

Bank Ganti Kerugian Nasabah

Di sisi lain, setelah dipastikan kerugian terjadi akibat perbuatan disengaja oleh oknum pegawai, pihak BRI melakukan pemulihan saldo korban sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku berdasarkan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kapolres Siak menegaskan, pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian juncto Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang baru.

“Modus ini tergolong dengan perencanaan matang. Pelaku memahami sistem perbankan serta cara mengaburkan jejak transaksi. Karena itu kami beri perhatian khusus hingga perkara ini tuntas,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Siak, Fredrick C Simamora mengatakan kasus tersebut saat ini tengah dipersidangkan di Pengadilan Negeri Siak.

“Perkara masih tahap sidang, agendanya sudah pemeriksaan saksi-saksi,” pungkas dia, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasihan! Balita di Meranti Riau Derita Jantung Bocor, Butuh Uluran Tangan

    Kasihan! Balita di Meranti Riau Derita Jantung Bocor, Butuh Uluran Tangan

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    Meranti, detak24.com –  Muhammad Aidil Fikri Ahnan (2), balita yang menderita jantung bocor membutuhkan bantuan untuk berobat. Warga Jalan Utama, Desa Bagan Melibur, Meranti Riau itu menderita kelainan jantung sejak setahun belakangan. Dikutip Ahad (05/06/22), Kapolsek Merbau, Iptu Aguslan SH bersama sejumlah personil, Sabtu (04/06/22) pagi, menyalurkan donasi dana. Donasi dana itu diserahkan Kapolsek dengan […]

  • AKHIRI Beban Mental, Arsenal Juara Community Shield 2023 

    AKHIRI Beban Mental, Arsenal Juara Community Shield 2023 

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    MERIAM London berhasil menyegel gelar pertamanya di musim ini. Tim berjulukan Gunners itu akhiri beban mental setelah memenangkan Community Shield 2023. Arsenal mengalahkan Manchester City 4-1 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit dalam edisi ke-101 Community Shield di Wembley Stadium, London, pada Minggu (6/8/2023) malam WIB. Manchester City menguasai pertandingan sejak […]

  • LINK Video Syur Rebecca Klopper 11 dan 4 Menit Viral, Ini yang Dilakukan Sang Artis!

    LINK Video Syur Rebecca Klopper 11 dan 4 Menit Viral, Ini yang Dilakukan Sang Artis!

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ARTIS Rebecca Klopper kembali diterpa isu tak sedap setelah heboh link video syur Rebecca Klopper dengan sang mantan kekasih viral Twitter. Rumor itu bermula dari salah satu pengguna X (dahulu Twitter) membagikan link video syur Rebecca Klopper berjudul ‘Rebecca Klopper 11 Menit‘. Kicauan warganet itu pun langsung viral dan menjadi perbincangan di dunia maya. Dalam […]

  • FERDY Sambo Diklaim Masih Bisa Bebas, Sosok Ini Penentu Nasibnya!

    FERDY Sambo Diklaim Masih Bisa Bebas, Sosok Ini Penentu Nasibnya!

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Jakarta, detak24com – Keputusan Mahkamah Agung menganulir vonis  Ferdy Sambo menuai pro kontra, karena dianggap tidak konsisten dengan perbuatannya. Pengurangan hukuman bagi Ferdy Sambo juga menyebabkan masyarakat merasa bahwa kasus ini memiliki perlakuan istimewa. Dengan pengurangan hukuman sebanyak 50 persen atau bahkan lebih. Bersamaan dengan vonis hukuman mati bagi Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), […]

  • Korban Tewas Gempa Afghanistan Bertambah Jadi 300 Orang

    Korban Tewas Gempa Afghanistan Bertambah Jadi 300 Orang

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    Afghanistan, detak24. com – Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang Afghanistan pada Rabu (22/06/22) pagi bertambah menjadi 300 orang. Pemimpin Tertinggi Afghanistan di tangan Taliban, Haibatullah Akhunzada, mengatakan korban tewas akibat gempa diperkirakan masih akan terus bertambah lantaran tim SAR masih mencari orang hilang dan menggali bangunan-bangunan yang runtuh. Ratusan rumah telah […]

  • Kubah Masjid Bundar Al-Murtaja Pekanbaru Roboh, Diterpa Angin Puting Beliung

    Kubah Masjid Bundar Al-Murtaja Pekanbaru Roboh, Diterpa Angin Puting Beliung

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

      PEKANBARU, detak24.com- Akibat diterpa angin kencang pada Kamis (3/3/22) lalu, menyebabkan salah satu kubah masjid di Kota Pekanbaru terlepas hingga sekitar 50 meter. Selain kubah masjid, dari kejadian tersebut juga menyebabkan beberapa bagian masjid lainnya juga mengalami kerusakan. Mendapat kabar tersebut, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar langsung meninjau kondisi masjid yang rusak akibat terjadinya angin […]

expand_less