Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPPU Minta Pemerintah Batasi HGU Perusahaan Sawit

KPPU Minta Pemerintah Batasi HGU Perusahaan Sawit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta pemerintah membatasi pemberian izin hak guna usaha (HGU) lahan sawit kepada sejumlah perusahaan skala besar.

Sebab, porsi kepemilikan lahan mereka sudah terlalu besar dan memicu potensi kartel di industri hilir seperti pengaturan harga minyak goreng.
Ketua KPPU Ukay Karyadi mengatakan porsi lahan yang terlalu besar membuat para perusahaan sawit besar bisa menaikkan harga minyak goreng kemasan seperti yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

“Sampai kapan pun, struktur industri minyak goreng tidak berubah jika hulunya tidak dibenahi. Kartel bisa dimulai dari hulunya, itu kenapa perlu ditata lagi industrinya,” ungkap Ukay saat konferensi pers online, Selasa (31/05/22).

“Perizinan agar tidak dikuasai oleh pihak tertentu saja. Jadi perlu dorongan politik yang besar, dukungan masyarakat, untuk benahi industri sawit dari hulu ke bawah,” lanjutnya.

Direktur Kebijakan Persaingan KPPU Marcellina Nuring mencatat ada lima perusahaan besar penghasil minyak goreng di Indonesia yang memiliki luasan lahan sawit terbesar di dalam negeri pada 2019.

Bahkan, luasan lahan mereka melebihi izin usaha perkebunan kelapa sawit dari Kementerian Pertanian, yaitu batas maksimal 100 ribu hektar per perusahaan atau grup perusahaan.

“Hal ini berpotensi membawa permasalahan persaingan usaha terkait penguasaan lahan dan kontrol di sisi hilir produk. Selain itu, ketimpangan semakin tinggi,” kata Marcellina pada kesempatan yang sama.

Catatan lain darinya, perusahaan swasta rata-rata menguasai lahan sawit seluas 4.247 ha pada 2019. Padahal, rata-rata penguasaan lahan sawit perusahaan negara hanya 3.320 ha dan rakyat 2,21 ha.

Tak hanya itu, catatan lain menyatakan bahwa jumlah perusahaan sawit swasta sebenarnya hanya 0,07 persen dari total pelaku sawit nasional. Sementara perusahaan negara 0,01 persen dan perkebunan rakyat 99,92 persen.

Tapi, penguasaan lahan oleh perusahaan swasta mencapai 54,42 persen. Sedangkan perusahaan negara hanya 4,23 persen dan perkebunan rakyat 41,35 persen.

Di sisi lain, Marcellina mempertanyakan sikap pemerintah yang kini tak lagi membatasi izin HGU. Ketentuan ini tertuang di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.

Ini merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Padahal, sebelumnya pemerintah membatasi izin HGU.

Hal ini tertuang di UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Dasar Pokok-pokok Agraria dan UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

“Di UU Pokok Agraria dan UU Perkebunan sebenarnya diamanatkan ada pembatasan kepemilikan tanah, tapi di UU Cipta Kerja tidak ada pembatasan termasuk HGU,” pungkasnya.(cnn)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metrojaya Tangkap Mahasiswa Unri, Gubri Janji Turun Tangan 

    Polda Metrojaya Tangkap Mahasiswa Unri, Gubri Janji Turun Tangan 

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengaku belum menerima informasi resmi terkait penangkapan mahasiswa Universitas Riau (Unri) atas nama Khariq Anhar. “Belum ada dapat info,” kata Gubri Abdul Wahid, Sabtu (30/08/25). Namun, ia menyatakan akan segera berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Rektor Unri untuk mengupayakan pembebasan mahasiswa tersebut. Meskipun demikian, Abdul Wahid menegaskan akan […]

  • ALAMAK! Laki Bini Warga Marpoyan Pekanbaru Jualan Sabu di Rumah

    ALAMAK! Laki Bini Warga Marpoyan Pekanbaru Jualan Sabu di Rumah

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satresnarkoba menciduk pasangan suami istri di Jalan Kartama, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Keduanya terlibat penyalahgunaan narkotika, yakni sebagai pengedar. Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang mengatakan, pasangan suami istri tersebut diketahui bernama Susan dan Antoni. “Mereka berdua ditangkap di rumahnya yang berada di Jalan Kartama, Marpoyan Damai, Pekanbaru,” kata Manapar, Senin (29/05/23). […]

  • Sita 3,23 Gram, Polisi Gerebek Rumah Residivis di Pekan Tebih Rohul

    Sita 3,23 Gram, Polisi Gerebek Rumah Residivis di Pekan Tebih Rohul

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Seorang pemuda berinisial YP alias YD (25), warga Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rohul terciduk polisi dalam kasus narkoba. Informasi dirangkum Jumat (17/01/25), penangkapan berawal dari adanya informasi masyarakat setempat pada Sabtu (11/01/25) terkait adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Kepenuhan segera melakukan penyelidikan. […]

  • INFO BMKG : Sejumlah Wilayah Riau Berpotensi Hujan di Awal 2023

    INFO BMKG : Sejumlah Wilayah Riau Berpotensi Hujan di Awal 2023

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Prakiraan cuaca awal tahun 2023,  hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi mengguyur Riau di awal tahun ini, Ahad (1/1/23). Menurut Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna mengatakan hujan sudah mengguyur Riau sejak pagi hari dan akan kembali mengguyur Riau pada sore hingga dini hari. […]

  • SRI ASTARI Rasjid, Seniman serta Diplomat Meninggal Dunia di Singapura

    SRI ASTARI Rasjid, Seniman serta Diplomat Meninggal Dunia di Singapura

    • calendar_month Minggu, 11 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    SENIMAN dan mantan Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia periode 2016-2020, Sri Astari Rasjid meninggal pada Minggu, 11 Desember 2022 pukul 19.48 waktu Singapura. Astari Rasjid mengembuskan napas terakhir dalam usia 69 tahun di Farrer Park Hospital, Singapura. “Telah berpulang ke rahmatullah Ibu Sri Astari Rasjid binti Soegiyanto pada hari Minggu, 11 Desember 2022 […]

  • Pelindo Dumai Gelar Simulasi Keamanan di Areal Terminal Penumpang Internasional

    Pelindo Dumai Gelar Simulasi Keamanan di Areal Terminal Penumpang Internasional

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – PT Pelindo Regional 1 Dumai kembali melaksanakan Drill ISPS Code secara berkala, Kamis (10/07/25). Hal tersebut bagian dari kewajiban rutin tiga bulanan untuk memastikan kesiapan sistem keamanan pelabuhan sesuai standar internasional. Kegiatan simulasi keamanan ini dilaksanakan di area Ponton Terminal Penumpang Internasional, yang menjadi salah satu bagian penting dari uji coba prosedur […]

expand_less