Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kompolnas Cek Alibi Ferdy Sambo Tes PCR, Saat Brigadir J Tewas

Kompolnas Cek Alibi Ferdy Sambo Tes PCR, Saat Brigadir J Tewas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) akan mengusut keberadaan Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo saat insiden baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7).

   

Tempat kejadian perkara (TKP) penembakan Brigadir J yang dilaporkan itu diketahui sebagai rumah Sambo. Dalam perkara yang semula diusut Polrestro Jakarta Selatan, saat kejadian itu Sambo disebut tengah berada di luar untuk tes PCR.

Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto mengatakan akan memeriksa alibi tes PCR yang disampaikan Ferdy Sambo kepada tim penyidik.

Akan dicek alibinya, akan dicek bagaimana, saksi-saksinya siapa dan sebagainya, petugas yang menangani siapa dan sebagainya,” ujar Benny kepada wartawan usai mengikuti gelar perkara laporan keluarga Brigadir J di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (20/7) malam.

Pendalaman itu akan dilakukan melalui pemeriksaan terhadap saksi dan petugas kesehatan yang melalukan tes PCR terhadap Sambo.

Lebih lanjut, Benny menyampaikan Kompolnas juga akan mencari tahu lokasi persis jenderal bintang dua tersebut saat penembakan Brigadir J.

“Akan dicari tahu keberadaannya,” ucapnya.

Diketahui, saat peristiwa baku tembak terjadi, Irjen Ferdy Sambo sedang tidak berada di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Sambo mengaku saat itu sedang keluar rumah untuk menjalani tes Covid-19.

Sebelumnya, Kapolres Jaksel Kombes Budhi Herdi mengatakan Bharada E maupun istri Ferdy Sambo saat itu ada di rumah untuk karantina. Sementara Ferdy Sambo keluar dari rumah untuk tes Covid-19.

“Maka sama dengan keluarga yang lain, yang bersangkutan juga melakukan isolasi terlebih dahulu sambil menunggu hasil tes PCR yang dia lakukan bersama keluarga yang lain,” ujar Budhi saat memaparkan kasus tersebut pekan lalu.

Kapolri telah membentuk tim khusus untuk mengusut insiden penembakan Brigadir J. Selain itu, Komnas HAM juga melakukan penyelidikan secara independen terhadap kasus itu.

Saat ini Sambo telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri. Kapolri mengatakan penonaktifan Sambo agar penyidikan kasus penembakan Brigadir J terlaksana dengan baik dan menghindari berbagai spekulasi publik.(cnn)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (22)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Nahas, Pemancing Tua Diterkam Buaya di Sungai Rokan Bangko

      Nahas, Pemancing Tua Diterkam Buaya di Sungai Rokan Bangko

      • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHIL, detak24com – Seorang pemancing tua diterkam buaya di kuala Sungai Rokan, Kecamatan Bangko, Rohil. Korban hilang  diseret ke dalam sungai, Ahad (28/07/24) pagi. Tim Basarnas Pekanbaru mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa satu orang hilang diterkam buaya di kuala aliran Sungai Rokan, (28/07/24). Korban yang bernama Ruslan (53), saat ini masih dalam pencarian […]

    • KOMPLOTAN Maling Gasak Ruko Sudirman Ujungbatu, Brankas Rp 50 Juta Raib

      KOMPLOTAN Maling Gasak Ruko Sudirman Ujungbatu, Brankas Rp 50 Juta Raib

      • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      ROHUL, detak24com – Aparat kepolisian menciduk dua pemuda inisial TH dan BR di kamar Hotel Parma Pekanbaru. Keduanya terlibat dalam aksi maling di ruko Jalan Jenderal Sudirman, Ujungbatu Rohul. Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono melalui Kapolsek Ujung Batu AKP Sohermansyah, Sabtu ( 29/07/23) membenarkan adanya penangkapan dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian […]

    • Update Korban Musala Ambruk di Ponpes Sidoarjo : 65 Santri Meninggal, 10 Teridentifikasi 

      Update Korban Musala Ambruk di Ponpes Sidoarjo : 65 Santri Meninggal, 10 Teridentifikasi 

      • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      SIDOARJO, detak24com – Basarnas menyampaikan perkembangan terkini terkait ambruknya Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Hingga kini, tercatat 65 orang meninggal dunia. “Korban meninggal dunia 65 orang (6 body part),” kata Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo dalam keterangannya, Senin (06/10/25). Basarnas berhasil mengevakuasi 12 orang korban pada hari ini. Bramantyo menambahkan, total korban dalam […]

    • Kebakaran Hebat, 15 Rumah Warga Ludes Jadi Abu di Tanah Merah Inhil

      Kebakaran Hebat, 15 Rumah Warga Ludes Jadi Abu di Tanah Merah Inhil

      • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHIL, detak24com – Sebanyak 15 unit rumah warga Desa Tanah Merah, Kabupaten Inhil hangus jadi abu dilalap api, Kamis (01/08/24) petang. Kebakaran yang diduga akibat arus pendek dari salah sebuah rumah kosong ini, terjadi pada pukul 14.00 WIB. Api dapat dipadamkan pukul 16.40 WIB oleh tim kebakaran dan dibantu oleh warga. Kepala Desa Tanah Merah, […]

    • EMPAT Koruptor Bangunan Masjid Pekanbaru Terduduk di Kursi Pesakitan, Rasakan! 

      EMPAT Koruptor Bangunan Masjid Pekanbaru Terduduk di Kursi Pesakitan, Rasakan! 

      • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Empat koruptor bangunan Masjid Raya Pekanbaru atau Masjid Senapelan diadili di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Rabu (05/07/23) petang. Agenda sidang pembacaan dakwaan JPU. Terdakwa adalah Syafri selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Anggun Bestarivo Ernesia selaku Direktur PT Riau Multi Cipta Dimensi, Ajira Miazawa Direktur CV Watashiwa Miazawa […]

    • RUSLI DAN SUCIPTO Bakal Dilaporkan ke Satgas Mafia Tanah Kejagung – Kasus Lahan HPK 920 Hektar

      RUSLI DAN SUCIPTO Bakal Dilaporkan ke Satgas Mafia Tanah Kejagung – Kasus Lahan HPK 920 Hektar

      • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 21Komentar

      DUMAI, detak24.com – Dua warga Dumai tergugat legal standing penguasaan HPK 920 hektar, bakal dilaporkan ke Satgas Mafia Tanah Kejaksaan Agung ( Kejagung). Yakni, Sucipto Andra warga Jalan Syehc Umar Pangkalans Sesai serta Rusli Rahim, alamat Jalan Sultan Hasanuddin Simpang Tetap. Keduanya  saat ini tengah menghadapi gugatan legal standing, yang diajukan Yayasan Pradata Anugerah Negeri […]

    expand_less