Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » International » INNALILAHI! Banjir Libya Tewaskan 11.300 Jiwa, 10.000 Masih Hilang 

INNALILAHI! Banjir Libya Tewaskan 11.300 Jiwa, 10.000 Masih Hilang 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Libya, detak24com – Bulan Sabit Merah Libya mengatakan, korban tewas akibat banjir bandang yang melanda negara tersebut mencapai 11.300 jiwa. Sementara itu lebih dari 10 ribu orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Sekretaris Jenderal Bulan Sabit Merah Libya Marie el-Drese mengungkapkan, saat ini upaya pencarian korban masih terus dilakukan. Jumlah korban jiwa diprediksi masih akan bertambah dan jauh melampaui dari yang sudah tercatat sekarang. Wali Kota Derna Abdel-Moneim al-Ghaithi mengatakan jumlah korban tewas bisa meningkat menjadi 20 ribu jiwa.

Apa yang Terjadi?

Pada Ahad (10/9/2023) lalu, badai Daniel yang menerjang Libya menyebabkan banjir besar di wilayah timur negara tersebut. Namun daerah yang paling parah terkena dampaknya adalah Derna.

Saat badai menghantam kota pesisir itu pada Ahad malam, warga mengatakan mereka mendengar ledakan keras. Ledakan tersebut berasal dari dua bendungan yang jebol dan dan ambrol.

Air banjir mengalir ke Wadi Derna, sebuah lembah yang membelah Derna. Tak hanya menghancurkan bangunan-bangunan, banjir juga menghanyutkan orang-orang ke laut. Menurut Ketua Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) Petteri Taalas, sebagian besar korban jiwa sebenarnya bisa dihindari.

“Jika layanan meteorologi beroperasi normal, mereka bisa saja mengeluarkan peringatan. Otoritas manajemen darurat akan mampu melakukan evakuasi,” ucapnya kepada awak media di Jenewa, Swiss, dikutip Ahad (17/09/23).

Awal pekan ini WMO mengungkapkan bahwa Pusat Meteorologi Nasional Libya mengeluarkan peringatan 72 jam sebelum banjir. Mereka memberitahukan semua otoritas pemerintah melalui email dan media.

Para pejabat di Libya timur juga memperingatkan masyarakat tentang badai yang akan datang. Sehari sebelum badai menerjang, para pejabat Libya telah memerintahkan penduduk untuk mengungsi dari daerah pesisir. Namun tidak ada peringatan mengenai runtuhnya bendungan tersebut.

Dua bendungan yang runtuh di luar Derna dibangun pada tahun 1970-an. Sebuah laporan oleh badan audit yang dikelola negara pada tahun 2021 mengatakan kedua bendungan itu tidak dipelihara. Padahal ada alokasi lebih dari 2 juta euro untuk tujuan tersebut pada 2012 dan 2013.

Perdana menteri Libya yang berbasis di Tripoli, Abdul-Hamid Dbeibah, mengakui masalah pemeliharaan tersebut dalam rapat kabinet pada Kamis lalu. Dia meminta Jaksa Penuntut Umum untuk segera membuka penyelidikan atas runtuhnya bendungan tersebut.

Dampak Konflik di Libya Terhadap Bencana

Dampak yang sangat menghancurkan dari badai Daniel mengejutkan banyak pihak. Hal itu turut memperlihatkan kerentanan Libya yang didera konflik sejak jatuhnya rezim Muammar Qaddafi pada 2011. Sejak saat itu, Libya terlibat perang saudara. Terdapat dua pemerintahan yang bersaing: satu berbasis di Tripoli dan dan satu lainnya berbasis di Tobruk.

Salah satu dampak dari terpecahnya pemerintahan di Libya adalah meluasnya pengabaian infrastruktur. Bencana badai Daniel menghadirkan momen persatuan yang jarang terjadi. Lembaga-lembaga pemerintah di seluruh Libya bergegas membantu daerah-daerah yang terkena dampak.

Pemerintahan yang berbasis di Tobruk memimpin upaya bantuan. Sementara yang berbasis di Tripoli mengalokasikan dana setara dengan 412 juta dolar AS untuk rekonstruksi di Derna dan kota-kota timur lainnya. Kelompok bersenjata di Tripoli juga mengirimkan konvoi bantuan kemanusiaan.

Perkembangan Saat Ini

Proses penguburan jenazah di Derna mulai dilakukan. Penguburan dilakukan secara massal. Menurut Menteri Kesehatan Libya Timur Othman Abduljaleel, lebih dari 3.000 jenazah sudah dikuburkan hingga Kamis pagi waktu setempat. Sementara 2.000 jasad lainnya masih diproses. Abduljaleel mengatakan, sebagian besar korban dikuburkan di luar Derna. Sementara yang lain dipindahkan ke kota-kota terdekat.

Abduljaleel mengatakan tim penyelamat masih mencari korban di reruntuhan bangunan di pusat kota. Terdapat pula tim penyelam yang menyisir laut di dekat Derna untuk mencari jasad korban.

Korban yang terkubur di bawah lumpur dan puing-puing serta tumpukan mobil belum dapat diperkirakan jumlahnya. Tim penyelamat kesulitan membawa peralatan berat ketika banjir menghanyutkan atau memblokir jalan menuju daerah tersebut.

Parlemen Libya yang berbasis di wilayah timur, pada Kamis lalu, menyetujui anggaran darurat sebesar 10 miliar dinar Libya atau sekitar 2 miliar dolar AS untuk mengatasi banjir dan membantu mereka yang terkena dampak. (CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • SATU Korban Kapal Tenggelam di Selat Melaka Ditemukan, Dua Lainnya Masih Dicari

    SATU Korban Kapal Tenggelam di Selat Melaka Ditemukan, Dua Lainnya Masih Dicari

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 1 dari 3 orang korban kapal tenggelam di Selat Malaka. Korban ditemukan dengan kondisi telah meninggal dunia, Jumat (18/08/23) pukul 11.30 WIB. Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan korban ditemukan oleh Crew RB 218 Dumai pada titik Koordinat 2⁰ 2′ 110” N […]

  • Nunggak Kredit Dua Tahun, PN Sita Truk Molen BUMD PT Pembangunan Dumai

    Nunggak Kredit Dua Tahun, PN Sita Truk Molen BUMD PT Pembangunan Dumai

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Dua unit mobil cor mixer atau truk molen milik BUMD PT Pembangunan Dumai disita PN Dumai, lantaran menunggak cicilan kredit selama 2 tahun, Rabu (04/09/24). Penyitaan ini langsung mendapat sorotan bahkan menjadi perbincangan hangat masyarakat Dumai serta di medsos. Oleh karena, truk molen tersebut selama ini aktif dan banyak dapat job. Di […]

  • DOR! Spesialis Jambret Hp Terkapar di Jalan HM Thamrin Dumai, Beraksi Belasan Kali

    DOR! Spesialis Jambret Hp Terkapar di Jalan HM Thamrin Dumai, Beraksi Belasan Kali

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24com – Polres Dumai menangkap spesial jambret Hp di kawasan Jalan HM Thamrin Dumai. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas,  karena berusaha kabur. Dikutip detak24com dari sekilasriau.com, Sabtu (03/06/23), pengungkapan kasus tersebut berdasarkan laporan korban pada tanggal 12 Mei 2023 lalu. Pelaku berinisial Wy (23), warga Jalan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan. Ia diciduk […]

  • MELANGKAH ke Senayan, HM Wardan Mundur dari Bupati Inhil

    MELANGKAH ke Senayan, HM Wardan Mundur dari Bupati Inhil

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Bupati Inhil HM Wardan mengajukan surat pengunduran diri untuk mengikuti Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI. Surat pengunduran diri tersebut ditujukan kepada pimpinan DPRD Inhil tertanggal 14 September 2023 lalu. Seperti diketahui, HM Wardan sudah tercatat sebagai Daftar Pemilihan Sementara (DCS) dari Partai Golkar melalui Daerah Pemilihan (Dapil) II. Di Dapil II ini […]

  • Terkepung Massa, Komplotan Maling Sapi di Sri Pulau Dumai Kabur Masuk Semak 

    Terkepung Massa, Komplotan Maling Sapi di Sri Pulau Dumai Kabur Masuk Semak 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Komplotan maling sapi terpergok warga saat beraksi di Sri Pulau RT 12, Kelurahan Tanjung Palas, Dumai. Namun, mereka lolos dari kepungan massa dan kabur masuk semak. Sebenarnya, saat pelaku hendak kabur dengan mobilnya, massa telah menutup jalan menggunakan kerangkeng alat berat. Akibatnya mobil menabrak pembatas jalan. Baca juga : BBKSDA Pastikan Harimau […]

  • SUPRIADI TERKULAI, Rumahnya di Bathin Solapan Bengkalis Ludes Terbakar

    SUPRIADI TERKULAI, Rumahnya di Bathin Solapan Bengkalis Ludes Terbakar

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    BATHINSOLAPAN, detak24.com – Supriadi, warga Bathin Solapan, Bengkalis terkulai lemas mendapati rumahnya rata dengan tanah. Beberapa tetangga berusaha menceritakan kejadian tersebut, namun ia hanya bisa nanar. Kamis (12/01/23) pagi, Supriadi baru saja pulang berjualan. Ia tidak dapat berbuat apa-apa begitu sampai di rumah. Tak satupun yang bisa dilihatnya selain tumpukan serta onggokan arang sisa kebakaran. […]

expand_less