Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Babel » Polemik Tambang Timah Ilegal Mencuat, Inisial Popo Disebut Pengendali di Balik Layar! 

Polemik Tambang Timah Ilegal Mencuat, Inisial Popo Disebut Pengendali di Balik Layar! 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BABEL, detak24com – Gelombang desakan publik semakin menggema untuk mengusut tuntas secara mendalam aktifitas tambang timah ilegal di Bangka Belitung.

Akhir akhir ini, nama seorang pengusaha asal Sungai Liat berinisial Popo mencuat ke permukaan. Ia dikaitkan dengan tudingan keterlibatan dalam operasi dugaan tambang timah ilegal skala besar.

Meskipun berulang kali membantah di beberapa media keterlibatannya, serangkaian temuan dan indikasi di lapangan justru memperkuat desakan masyarakat agar aparat penegak hukum tidak menunda pengusutan dan segera mengungkap peran sebenarnya dari Popo sosok yang disebut-sebut sebagai pemain di belakang layar.

Pasca-razia besar-besaran terhadap aktivitas dugaan tambang ilegal di Lubuk Besar, wacana tentang keberadaan seorang pengusaha yang mengendalikan operasi dari balik layar kembali mencuat.

Di tengah hiruk-pikuk penertiban, publik semakin mengerucut pada satu nama yang terus disebut-sebut diduga “Popo”. Siapakah sebenarnya sosok ini, dan benarkah ia memiliki peran sentral dalam jaringan tambang timah ilegal yang merugikan negara?

Tim awak media ini berhasil menemukan sebuah area luas yang digunakan sebagai gudang alat berat tersembunyi tepatnya di Sri Menanti, Sungai Liat, Kabupaten Bangka.

Foto-foto dan vidio yang diperoleh di lapangan menunjukkan deretan kendaraan mewah yang diduga terkait dengan operasional tambang ilegal. Unit-unit alat berat merek Hitachi berjejer rapi, siap digunakan untuk menggali bumi Bangka Belitung.

Seorang sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa gudang alat berat tersebut milik seorang pengusaha berinisial Popo.

“Itu lokasi tempat parkir alat-alat berat milik Popo. Kalau tidak ada aktivitas, alat berat disimpan di situ. Semua alat berat itu siap digunakan kapan saja.” ungkap sumber di lapangan, Selasa (09/12/25).

Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa Popo memiliki jalur operasional alat berat yang diduga kuat terhubung dengan dugaan aktivitas tambang ilegal di Lubuk Besar dan kawasan hutan lindung Merapen.

Dalam razia tambang ilegal yang berlangsung baru-baru ini, beberapa nama sempat mencuat dalam percakapan publik, termasuk nama Herman Fu.

Masyarakat dengan tegas menyatakan, jika ingin memberantas aktifitas tambang timah ilegal, jangan hanya sebatas merazia lokasi saja. Tapi, namun juga harus diusut pemilik atau pemain di belakang layar.

“Jangan hanya berhenti pada operator lapangan, cari pemiliknya nya,” harap seorang warga.

Meskipun belum pernah diumumkan secara resmi oleh aparat penegak hukum, temuan gudang dan alat berat semakin mempertegas dugaan keterlibatan Popo dalam aktifitas tambang timah ilegal di Bangka Belitung.

Dalam dua tahun terakhir, diduga nama Popo acap mencuat dalam laporan investigasi di lapangan yang mengungkap berbagai dugaan keterlibatannya dalam aktivitas tambang ilegal.

Publik dengan tegas meminta Satgas PKH, Kejati Babel, Polda Babel untuk mengusut secara menyeluruh dan tanpa tebang pilih semua pihak yang terlibat dalam dugaan jaringan tambang timah ilegal ini.

Tuntutan masyarakat sangat jelas meminta segera bertindak, jangan hanya berhenti pada operator lapangan. Bongkar aktor besar di balik jaringan ini dan berikan hukuman yang setimpal!

Dugaan temuan gudang tersembunyi, alat berat di Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, menguatnya narasi publik membawa penyelidikan ini ke fase yang lebih serius. Benang merah mulai terlihat, namun masih banyak yang perlu diungkap.

“Segera telusuri, periksa, dan ungkap siapa pengendali sesungguhnya di balik jaringan tambang timah ilegal ini. Jika dugaan mengarah ke Popo, proses hukum tidak boleh ditunda. Keadilan harus ditegakkan, dan para perusak lingkungan serta penghianat negara harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum,” harap warga lainnya.

Tim awak media mencoba konfirmasi kepada Popo pada Senin (08/12/25), namun tidak ada jawaban sama sekali hingga berita ini diturunkan. (*)

Reporter : Tama

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • DIBONGKAR Istri, Dirut PT Taspen Kelola Dana Pensiun PNS Rp 300 T untuk Pilpres

    DIBONGKAR Istri, Dirut PT Taspen Kelola Dana Pensiun PNS Rp 300 T untuk Pilpres

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    JAKARTA, detak24com – Juru bicara Komaruddin Simanjuntak, Irma Hutabarat menyebut ada indikasi pencucian uang yang dilakukan Direktur Utama PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih. Ia mengatakan uang sebesar Rp 300 triliun merupakan dana pensiun PNS dua tahun lalu. Dana pensiun PNS Rp 300 triliun disebut dikelola oleh Antonius Kosasih untuk menghasilkan cuan atau keuntungan dengan berbagai investasi. “Dana pensiun […]

  • Info Sawit : Harga TBS Riau Tembus Rp 2,9 Ribu per Kg, Berikut Rinciannya

    Info Sawit : Harga TBS Riau Tembus Rp 2,9 Ribu per Kg, Berikut Rinciannya

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Harga sawit Riau baik kemitraan plasma dan swadaya pekan ini naik. Kenaikan tertinggi tembus Rp 4,09 per kilogram. Kabid Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja mengatakan, pekan ini harga TBS Sawit Riau mitra plasma maupun mitra swadaya mengalami kenaikan. Untuk mitra plasma, kata Defris, Disbun bersama tim penetapan […]

  • VIRAL Rohul : Dua Pemuda Sakau di Kantin Polsek Kepenuhan, Bicara Ngelantur dengan Kapolsek

    VIRAL Rohul : Dua Pemuda Sakau di Kantin Polsek Kepenuhan, Bicara Ngelantur dengan Kapolsek

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    ROHUL, detak24com – Diduga tengah sakau atau dalam pengaruh narkoba, dua pemuda di Kecamatan Kepenuhan, Rohul inisial SD dan SA berurusan dengan pihak kepolisian. Keduanya ditangkap usai berbicara ngelantur dengan Kapolsek Kepenuhan Iptu Anra Nosa yang pada waktu itu tengah berada di Kantin Polsek Kepenuhan, Jumat (28/07/23) petang jelang malam. Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi […]

  • Apes, Petani Sayur di Pekanbaru  Ditangkap Gegara Bersihkan Kebun

    Apes, Petani Sayur di Pekanbaru  Ditangkap Gegara Bersihkan Kebun

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com -Satreskrim Polresta Pekanbaru menangkap seorang petani sayur Surya Sanjaya (28) usai bersihkan kebun di lahan milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Petani itu mengaku membersihkan lahan dengan cara membakar untuk ditanami sayur. Ia bermaksud memperluas kebun sayur miliknya. Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (25/07/24) sekitar […]

  • Berjalan Lancar, Ini Hasil Lengkap PSU Dua TPS di Dumai

    Berjalan Lancar, Ini Hasil Lengkap PSU Dua TPS di Dumai

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pemungutan Suara Ulang (PSU) 2024 di dua TPS Dumai, dari pencoblosan hingga penghitungan berlangsung aman dan lancar, Sabtu (29/06/24). PSU  digelar pasca putusan MK terkait Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) Legislatif 2024. Selama pelaksanaannya dapat pengawalan dan pengawasan ketat . Serta ditinjau langsung oleh Wako Dumai, H Paisal. Pelaksanaan pencoblosan di TPS 07 […]

  • Enam Rumah Ambruk, Longsor Tembilahan Telan Kerugian Rp 2,5 Miliar

    Enam Rumah Ambruk, Longsor Tembilahan Telan Kerugian Rp 2,5 Miliar

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TEMBILAHAN, detak24com – Peristiwa longsor Tembilahan menyebabkan belasan bangunan tergerus, dan enam rumah warga ambruk. Sementara, kerugian ditaksir Rp 2,5 miliar. Longsor Tembilahan terjadi di tepian Sungai Indragiri, jalan lintas provinsi Parit 05 Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil, Senin (08/07/24). Dalam peristiwa itu 6 rumah hancur total. Enam bangunan tersebut milik Tarmizi (53) […]

expand_less