Hilang Tiga Hari, Riki Rikardo Meregang Nyawa di Batang Kuantan
Tim SAR evakuasi jenazah Riki Rikardo yang tenggelam di Batang Kuantan, Pangean. f : ist
KUANSING, detak24com – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Batang Kuantan, Desa Pulau Kumpai Teluk Pauh, Kecamatan Pangean, Kuansing.
Korban diketahui bernama Riki Rikardo (26), warga Desa Pulau Kumpai Telukpauh, Pangean. Korban ditemukan Rabu (13/05/26) pagi.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi kejadian tersebut dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuantan Singingi pada Senin (12/05/26) pukul 20.50 WIB.
“Berdasarkan informasi yang diterima, korban sebelumnya mandi di pinggir Sungai Kuantan. Namun, korban kemudian hanyut terbawa arus sungai,” katanya.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Sungai Batang Kuantan, Desa Pulau Kumpai Teluk Pauh, Kecamatan Pangean.
Setelah menerima laporan, sebanyak delapan personel Rescue Kantor SAR Pekanbaru langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 105 kilometer dari Pekanbaru.
“Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru tiba di lokasi pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.45 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan serta melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian,” ujar dia.
Pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan melakukan penyisiran sejauh kurang lebih tiga kilometer ke arah hilir sungai dari lokasi kejadian.
Sekitar pukul 07.40 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian awal, tepatnya di titik koordinat 0°26’55″S – 101°42’18″E.
“Korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju rumah duka,” jelasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan ditutup pada pukul 08.05 WIB. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke instansi masing-masing.
Budi juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama pada kondisi arus yang deras.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (*)
Editor : Kar
