Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Tersangka, 10 ABK Kapal Sabu 20 Kg Bebas

Dua Tersangka, 10 ABK Kapal Sabu 20 Kg Bebas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24.com – Penyidik Bareskrim menetapkan dua ABK KLM Cahaya Indah pembawa sabu 20 Kg sebagai tersangka. Sementara, 10 orang lainnya dibebaskan.

Dua orang tersangka tersebut, yakni S langsung dibawa ke Mabes Polri Jakarta. Kemudian MI yakni ABK yang terjun ke sungai saat diperiksa namun kemudian ia dinyatakan meninggal.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka termasuk usai dilakukan pemeriksaan oleh Tim Gabungan dari Bea dan Cukai Bengkalis dan Bareskrim Mabes Polri, Senin (26/9/2022) lalu.

Sementara itu, terhadap 10 ABK Kapal Cahaya Indah dikabarkan dilepas dari keterlibatan aktivitas penyeludupan 20 kilogram sabu dari negara tetangga (Malaysia) yang masuk ke Perairan Kepulauan Meranti beredar di media sosial.

Selain gambar juga terlihat tulisan yang menyebutkan keterangan terima kasih kepada jajaran BC yang telah melayani mereka dengan baik.

“Iya, betul itu gambar mereka,” ujar petugas Pos Bea Cukai Selatpanjang, Wachid Aryanto kepada wartawan, Jumat (30/09/22).

Dari hasil pemeriksaan penyidik, Wachid menjelaskan jika 10 orang ABK KLM Cahaya Indah, tidak terlibat dalam upaya penyeludupan barang bukti 20 Kg sabu yang telah diamankan sebelumnya.

Posisi mereka masih di Pakning, Bengkalis, masih proses. Nanti akan diserahkan atau dipulangkan ke keluarga,” ujar 

Selanjutnya, dijelaskan Wachid sampai saat ini belum ada informasi dari Mabes Polri terhadap hasil penyelidikan dan penyidikan. 

“Untuk ABK berinisial S keberadaannya bersama barang bukti masih diamankan oleh tim penyidik. Bahkan saat ini ia telah dibawa ke Mabes Polri untuk memenuhi tahapan pemeriksaan. Sementara tersangka lain Inisial MI dinyatakan telah meninggal dunia, terangnya.

Ditambahkan dia, kalau jenazah MI 
ditemukan oleh Tim Gabungan SAR, di Perairan desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, Kamis (29/9/2022) lalu.

“Begitu pula dengan KLM Cahaya Indah, akan dijadikan barang-bukti oleh penyidik,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sepekan pascapenindakan 3 orang tersangka bersama 2 kilogram sabu di jalan Tebingtinggi, Selatpanjang. 

Tim Gabungan dari Bea dan Cukai Bengkalis dan Bareskrim Mabes Polri juga berhasil membongkar aktivitas serupa, dengan hasil yang lebih besar. 

Mulai dari jumlah penyeludup, hingga nominal berat barang bukti pada Senin (26/9/2022) lalu. 11 orang ABK yang diduga terkait atas penyeludupan 20 kilogram sabu yang disita tim gabungan.

Seorang ABK lainnya melarikan diri, terjun ke laut tepat di Perairan Sungai Tohor, Tebingtinggi Timur Kepulauan Meranti, dan dilakukan pencarian hingga ditemukan meninggal dunia.(RIAULINK)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti Berdampak Buruk ke Partai, Pengamat: Bahan Bagi Rival untuk Propaganda

    PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti Berdampak Buruk ke Partai, Pengamat: Bahan Bagi Rival untuk Propaganda

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tertangkapnya Bupati Kepulauan Meranti M Adil oleh KPK dinilai berdampak buruk bagi partai. Situasi ini mudah dimanfaatkan oleh lawan politik untuk propaganda. “Penangkapan Bupati Kepulauan Meranti, saya kira secara politik pastilah ada dampak negatif bagi partainya. Setidaknya bahan bagi rival politik untuk melakukan propaganda,” kata Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Islam Riau […]

  • DAFTAR Nama 29 Pendaki Riau Korban Erupsi Gunung Marapi, 6 Belum Turun

    DAFTAR Nama 29 Pendaki Riau Korban Erupsi Gunung Marapi, 6 Belum Turun

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 29 pendaki Riau jadi korban erupsi Gunung Marapi pada Ahad (03/12/23) sekitar pukul 14.54 WIB. Enam orang diantaranya masih tertahan di puncak gunung. Kabid Rehabilitasi BPBD Riau Rozita mengatakan dari 75 pendaki Marapi, ada 29 orang pendaki Riau korban erupsi Gunung Marapi. Sebagian dari mereka sudah turun, dan sisanya 6 orang […]

  • RAMPOK Bersenpi Gasak Gerai BRI Link Pekanbaru, Larikan Duit Belasan Juta

    RAMPOK Bersenpi Gasak Gerai BRI Link Pekanbaru, Larikan Duit Belasan Juta

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Perampok bersenpi menggasak agen BRI Link di Kelurahan Sidomulyo Barat, Tampan Pekanbaru. Belasan juta uang korban berhasil dibawa kabur. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan, Senin (20/02/23) mengatakan, kejadian tersebut pada Ahad (19/02/23) sekitar pukul 08.36 WIB. Aksi pelaku tersebut juga tampak terekam CCTV. “Saat itu saksi korban sedang menjaga gerai […]

  • Pakar Sebut Aparat Bisa Selidiki Kasus Pencucian Uang Ferdy Sambo

    Pakar Sebut Aparat Bisa Selidiki Kasus Pencucian Uang Ferdy Sambo

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Jakarta, detak24.com – Pakar hukum pidana Yenti Ganarsih mengatakan, aparat semestinya telah menyelidiki kekayaan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Ferdy Sambo. Hal ini untuk menjawab dugaan adanya tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Ferdy Sambo setelah muncul pengakuan bahwa istri Ferdy Sambo, Putri Candra Watching membuatkan rekening untuk menampung uang mereka dalam rekening ajudannya seperti Brigadir […]

  • Emak emak Warga Gunung Sahilan Babak Belur Dianiaya Pelakor, Suami hanya Menonton 

    Emak emak Warga Gunung Sahilan Babak Belur Dianiaya Pelakor, Suami hanya Menonton 

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Emak emak bernama Nopita (30), warga Desa Gunung Mulya, Kecamatan Sahilan, Kampar babak belur dianiaya pelakor. Sementara, si suami hanya menonton aksi kekerasan tersebut. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kampar mencokok seorang pelakor berinisial TI (25), warga Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir, Kuansing dalam kasus penganiayaan. Tersangka TI […]

  • Soal Jokowi dan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Whoosh, Ini Jawaban KPK!

    Soal Jokowi dan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Whoosh, Ini Jawaban KPK!

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Meski banyak narasi bermunculan di medsos perihal Jokowi dan Luhut tersangka korupsi proyek Kereta Cepat Whoosh, hingga kini KPK belum memberi keterangan resmi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan lembaga anti rasuah itu kini masih fokus untuk merampungkan penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Whoosh. “Kita fokus dulu, ini penyelidikan masih progres, […]

expand_less