Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Deolipa Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Soal Pelecehan Putri

Deolipa Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Soal Pelecehan Putri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Mantan pengacara Bharada Richard Eliezer, Deolipa Yumara, akan melayangkan gugatan kepada Komnas HAM dan Komnas Perempuan ke PTUN.

Gugatan tersebut terkait pernyataan Komnas HAM dan Komnas Perempuan soal pernyataan ‘dugaan pelecehan Brigadir J kepada Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo’.

“Besok saya akan menggugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan dalam gugatan perdata berupa gugatan perbuatan melawan hukum di PTUN,” kata Deolipa kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Deolipa mengatakan pernyataan dugaan pelecehan Brigadir Yosua kepada Putri Candrawathi menyalahi wewenang yang dimiliki oleh Komnas Perempuan dan Komnas HAM. Pernyataan itu dianggap hanya memperkeruh proses penanganan perkara tersebut.

Mereka menyampaikan dalam dugaannya Yosua melakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi. Ini harus digugat karena bukan porsi mereka menyampaikan ini. Ini adalah porsinya pengacara atau penegak hukum lain, yaitu kepolisan dalam hal ini Bareskrim karena mereka bukan lembaga pro justitia,” jelas Deolipa.

Nggak usah ngatur-ngatur atau memperkeruh suasana seolah-olah ini menjadi suatu petunjuk, ini yang berbahaya,” tambahnya.

Deolipa mengaku gugatan pihaknya kepada kedua lembaga itu penting dilakukan. Pasalnya, ia menyebut temuan Komnas Perempuan dan HAM itu akan dipakai tim pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo sebagai salah satu bukti pembelaan.

“Kenapa saya sampaikan ini karena kemarin saya dapat kabar saat Febri (Diansyah) menjadi pengacara Putri, mereka sempat mengatakan akan memakai dokumennya Komnas HAM dan Perempuan sebagai bagian dari pada barang bukti atau petunjuk di persidangan. Nah ini saya nggak mau,” ucap Deolipa.

Selain itu, Deolipa mengaku telah memberikan tenggat tiga pekan kepada kedua lembaga itu untuk memberikan klarifikasi. Namun, tidak ada respons yang diberikan hingga Minggu (2/10) kemarin.

“Kenapa saya mendaftarkan, karena beberapa minggu kemarin saya sudah mengajukan surat permintaan klarifikasi atau penarikan pernyataan dari Komnas HAM dan Perempuan, ternyata mereka tidak merespons. Jadi ya sudah besok kami gugat di PTUN,” tutur Deolipa.

Pernyataan Komnas Perempuan dan Komnas HAM

Komnas HAM menduga kuat peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua (Brigadir J) didahului oleh peristiwa kekerasan seksual. Kekerasan seksual itu diduga dilakukan oleh Yosua terhadap istri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, di Magelang, Jawa Tengah.

“Terdapat dugaan kuat terjadinya peristiwa kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Saudari PC (Putri Candrawathi) di Magelang, tanggal 7 Juli 2022,” kata komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, dalam jumpa pers di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9).

Kesimpulan paling mendasar adalah pembunuhan Yosua merupakan peristiwa extrajudicial killing atau pembunuhan di luar hukum. Extrajudicial killing itu juga diduga dipicu pelecehan.

“Terjadi peristiwa pembunuhan terhadap Brigadir J yang merupakan tindakan extrajudicial killing yang memiliki latar belakang adanya dugaan kekerasan seksual,” ujar Beka.

Selain itu, Komnas Perempuan yang ikut dalam pemeriksaan terhadap Putri menyebut ada dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi. Komnas Perempuan juga berbicara terkait relasi kuasa terkait dugaan pelecehan seksual dalam kasus pembunuhan Yosua.

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani awalnya menegaskan soal keengganan pelapor untuk melaporkan kasusnya. Putri Candrawathi disebut malu dan menyalahkan diri sendiri. Putri juga disebut takut akan ancaman dan dampak yang akan mempengaruhi hidupnya.

“Kami perlu menegaskan bahwa keengganan pelapor untuk melaporkan kasusnya sedari awal itu karena memang merasa malu dalam pernyataannya. Ya merasa malu menyalahkan diri sendiri takut pada ancaman pelaku dan dampak yang mungkin mempengaruhi seluruh kehidupannya dalam kasus ini posisi sebagai istri dari seorang petinggi kepolisian pada usia yang jelang 50 tahun memiliki anak perempuan,” kata Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani dalam konferensi pers di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9).

Dari sini, Andy mendorong perlunya memikirkan hubungan relasi kuasa dalam kasus ini. Relasi kuasa hubungan atasan dan bawahan dianggap tidak serta-merta menghilangkan kemungkinan kekerasan seksual.

“Dan oleh karena itu, kita perlu memikirkan ulang bahwa relasi kuasa atasan dan bawahan saya tidak cukup untuk serta-merta menghilangkan kemungkinan kekerasan seksual,” tuturnya.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih btelah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil dan Isteri Mohon Doa Masyarakat Indonesia, Untuk Keselamatan Eril

    Ridwan Kamil dan Isteri Mohon Doa Masyarakat Indonesia, Untuk Keselamatan Eril

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Jakarta, detak24.com – Pencarian putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz (Eril) yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss masih terus dilakukan. Ridwan Kamil dan istrinya Atalia memohon doa agar Eril segera ditemukan dalam keadaan selamat. “Mohon doanya agar putra kami, Emmeril Kahn Mumtadz, dapat segera ditemukan dalam keadaan baik dan selamat. Sampai saat […]

  • KABUPATEN Inhil Terbesar, Meranti Tak Dapat DBH Sawit

    KABUPATEN Inhil Terbesar, Meranti Tak Dapat DBH Sawit

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RIAU, detak24com – Dana Bagi Hasil (DBH) sawit yang selama ini diperjuangkan pemerintah daerah akhirnya terwujud. Dana yang berasal dari industri kelapa sawit itu akan segera dicairkan ke daerah. Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani juga telah menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 91 tahun 2023 tentang DBH kelapa sawit tersebut. Ada 351 daerah penghasil sawit […]

  • Dua Warga Kuansing Ditangkap Polisi Gegara Bawa Solar Pakai Jerigen

    Dua Warga Kuansing Ditangkap Polisi Gegara Bawa Solar Pakai Jerigen

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    KUANSING, detak24.com –  Dua pria inisial IM (37) dan FI (27) ditangkap aparat Polres Kuansing. Mereka kedapatan membawa solar pakai jerigen. Kasat Reskrim AKP Polres Kuansing, AKPLinter Sihaloho, Jumat (02/09/22) mengatakan, kedua tersangka ditangkap di depan kantor Satlantas Polres Kuansing. Mereka diduga terlibat kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. “Para tersangka diamankan pada Rabu […]

  • Gubri Sampaikan Poin Ini kepada Ribuan Massa, Demo Tolak Relokasi TNTN Bubar 

    Gubri Sampaikan Poin Ini kepada Ribuan Massa, Demo Tolak Relokasi TNTN Bubar 

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Setelah audensi dengan perwakilan demonstran, Gubri Abdul Wahid menemui ribuan massa yang menolak relokasi di kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Rabu (18/06/25). Saat menemui ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP), Gubri Abdul Wahid didampingi langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Bupati Pelalawan Zukri dan […]

  • MENANGKAN Ganjar Pranowo, PDIP Akui Butuh Dukungan PPP Rebut Pemilih Muslim

    MENANGKAN Ganjar Pranowo, PDIP Akui Butuh Dukungan PPP Rebut Pemilih Muslim

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sekretaris DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengakui bahwa pihaknya membutuhkan dukungan partai koalisi, terutama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Hal ini dikatakan Hasto dalam lawatannya ke Riau, dikutip Jumat (18/08/23). Ia mengatakan, bahwa penting untuk PDI P dapat dukungan parta koalisi saat ini, […]

  • Ibunda Eril Mohon Terus Doakan Anaknya, Dampingi RK di Swiss

    Ibunda Eril Mohon Terus Doakan Anaknya, Dampingi RK di Swiss

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Bandung, detak24.com – Atalia Praratya istri dari Ridwan Kamil memohon terus doakan anak sulungnya Emmeril Khanz Mumtadz alias Eril yang hilang kontak saat berenang di sungai Aare, Bern, Swiss. Doa itu dipanjatkan Atalia melalui biografi Instagram pribadinya. Sebagaimana dilihat pada Senin (30/05/22), ada sebuah kalimat yang tertulis dalam bio IG itu. “Mohon keikhlasannya untuk terus mendoakan a […]

expand_less