Dampak Kabut Asap Karhutla Terhadap Kesehatan Masyarakat, dr Anggraini Ritonga SpP: Gunakan APD Saat Beraktifitas di Luar
Dokter spesialis paru RS Permata Hati Duri, dr Anggraini Ritonga M Ked. f : ist
DURI, detak24.com – Tingginya intensitas kabut asap yang melanda Provinsi Riau akhir-akhir ini disebabkan karhutla, dr Anggraini Ritonga MKed (Paru) SpP FISR menyarankan kepada masyarakat untuk menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) seperti masker saat beraktifitas di luar rumah.
“Juga bisa membatasi diri untuk tidak keluar rumah sementara waktu apabila kondisi kabut asap makin parah dan membahayakan kesehatan saluran pernafasan dan paru,” ujar Anggraini didampingi Humas RS Permata Hati Duri, Maspal Yoni SKM, Sabtu (26/07/25).
Dokter spesialis paru, RS Permata Hati ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan terutama yang sudah punya riwayat penyakit saluran pernafasan. “Mengkonsumsi makanan sehat sangat dianjurkan untuk meningkatkan imun tubuh, di saat kualitas udara sedang tidak baik,” paparnya.
Anggraini melihat sebagian besar masyarakat masih abai terhadap kesehatannya terutama yang berusia lanjut, dan sering tanpa menggunakan APD ketika berada di luar rumah. Meskipun sekilas udara tampak biasa saja, namun jika pada saat waktu bersamaan terjadi karhutla disertai kabut asap, berarti sudah harus waspada. “Memakai masker adalah tindakan yang tepat, apalagi saat pagi menjelang siang. Itu saat-saat kabut asap turun lebih dekat ke permukaan, dengan mudah partikel debu bekas kebakaran terhirup masuk ke saluran pernafasan,” imbuhnya.
Apabila ada masyarakat yang mengalami nyeri tenggorokan, batuk dan sesak, dicurigai penyebabnya kabut asap, ditambahkan Maspal Yoni, dapat segera dilarikan ke UGD RS Permata Hati, Jalan Jenderal Sudirman no 37, Duri
“Kita memiliki dua dokter spesialis paru yang On Call 24 jam. Kita akan berikan pelayanan terbaik, untuk kesembuhan pasien. Di sini pasien langsung konsultasi ke dokter. Besoknya dokter akan visit ke kamar untuk memastikan kondisi pasien” tutupnya.(*)
