Bupati Rohil Serahkan 981 SK PPPK, Didominasi Pengajar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 27 Jun 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Rohil, detak24.com – Bupati Rohil Afrizal Sintong secara simbolis menyerahkan 981 SK pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap l dan ll Formasi 2021 di lingkungan Pemda Rohil. SK tersebut didominasi oleh guru yakni sebanyak 978 orang.
Penyerahan SK PPPK dipusatkang di gedung sekolah milik Yayasan Wahidin, Senin (27/06/22). Selain Bupati Rohil, acara tersebut turut dihadiri juga oleh ketua DPRD Rohil Maston, Sekda Rohil Fery H Parya, Kajari Rohil Yuliarni Appy SH MH, Wadanramil 01 Bangko Kapten Arh Simson Regar, Plh Kapolsek Bangko AKP Evi Hermanto, Kakan Kemenag Rohil H Naini, beberapa kepala OPD, tokoh Masyarakat Nasrudin Hasan serta berbagai unsur lainnya.
Bupati Rohil Afrizal Sintong dalam kesempatan tersebut menyampaian ucapan selamat kepada seluruh penerima SK PPPK guru oleh Badan Kepegawaian Negara tahap I dan ll Formasi Tahun 2021.
“Baru saja kita menyerahkan SK secara simbolis PPPK guru yang telah memperoleh penetapan nomor induk pegawai (NIP) oleh Badan Kepegawaian Negara tahap l dan ll formasi 2021. Tentunya kami mengucapkan selamat kepada seluruh penerima SK, ” kata Bupati.
Bupati menerangkan, bahwa penerima SK PPPK terdiri dari tahap l sebanyak 630 formasi serta di tahap ll sebanyak 351 formasi. Namun katanya, dari jumlah yang lulus pada tahap ll terdapat 3 orang yang mengundurkan diri. Dari jumlah seluruhnya, total yang menerima nomor induk PPPK guru sebanyak 978 formasi. Dengan demikian, masih ada 1.108 formasi lagi yang belum terisi di lingkungan Pemda Rohil.
Menurutnya, kesempatan menjadi PPPK tidak datang dengan sendirinya, tetapi melalui ikhtiar, kerja keras dan doa. Sebagai PPPK diikat dengan kode etik peraturan perundangan yang berlaku.
“Maka harus menghindari hal-hal yang dapat menggugurkan status ASN. sebagai ASN harus menjaga cara komunikasi, menghindari hal yang menimbulkan punishment dari pembina kepegawaian dan meningkatkan kinerja,” paparnya.
Bupati juga meminta agar para penerima SK PPPK untuk menjaga integritas dalam mengajar dan loyalitas dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. Sehingga, pondasi pendidikan dapat dikuatkan sehingga bisa mencetak kader penerus yang berkualitas.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga berpesan kepada para guru untuk tidak hanya mengajarkan atau mentransfer ilmu saja. Namun harus dibarengi dengan pengajaran atau transfer adab maupun akhlak agar selalu berada di dalam jalan kebaikan.
“Dengan pengangkatan guru PPPK ini kami harap bisa memberikan yang terbaik untuk muridnya. Mulai dari mengajarkan tingkah lakunya, lisannya, sifatnya dan lainnyal,” pungkasnya.
Adapun jumlah PPPK formasi 2021 berdasarkan jabatan yakni, ahli pertama guru bahasa Indonesia 39 orang, guru bahasa Inggris 34 orang, guru bimbingan konseling 14 orang, guru IPA 33 orang, guru IPS 32 orang, guru kelas 617 orang, guru matematika 56 orang, guru PPKN 22 orang, guru prakarya dan kewirausahaan 37 orang, guru seni budaya 8 orang, guru TIK 8 orang serta guru Penjasorkes 78 orang.(riaulink)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












soothing relaxation
30 Oktober 2023 16:35